Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ishfara membawa buku itu kemanapun Ishfara pergi, termasuk ke sekolah juga. Ia akan membuka buku itu saat istirahat dan menghafal nya di perpustakaan, agar tidak ada gangguan.
Baru saja Ishfara akan menghafal satu huruf , ada seseorang yang langsung menyodorkan pertanyaan perihal Aksara Jawa jawa.
"Ini huruf apa?" Tanya Nakula.
"Astaga , baru juga mau hafalin" jawab Ishfara.
"Kamu di rumah nggak ngehafalin?" Tanya Nakula lagi.
"Banyak tugas, nggak sempet"
"Nggak sempet , atau kamu malas?"
"Udah sono, mau ngehafalin susah ini, lo ganggu aja , baru juga satu hari udah di tagih aja"
"Saya kira kamu cepet ngehafalin nya"
"Ya udah saya tinggal dulu"
"Ya udah sono , ganggu aja "
Belum juga satu menit Ishfara membaca buku itu , Nakula sudah kembali dengan membawa blangkon dan juga properti lain nya.
Ishfara tidak peduli ia lanjut membaca dan menghafal kan hingga hafal, baru 3 huruf yang Ishfara ingat bentuk nya.
Hanya Ra,ha dan Ma, itu yang baru Ishfara ingat. Yang lain nya masih dalam proses masuk ke dalam sel memori Ishfara.
Ishfara tidak bisa membayangkan, ternyata sesusah itu menghafal Aksara Jawa dari pada kosa kata bahasa inggris, tetapi Ishfara lemah dalam dua hal tersebut.
"Kenapa susah banget si?! Ini mah lebih susah dari bahasa inggris" keluh Ishfara.
"Gimana? Udah hafal?" Tanya Nakula.
"Udah , tapi baru tiga huruf , ini kenapa susah banget si?!" Rengek Ishfara.
"Ini nggak susah kok, kalo kamu rajin buat ngehafalin saya yakin, kurang dari dua minggu kamu sudah hafal, satu hari menghafal saja , kamu sudah dapat 3" jelas Nakula dengan lembut.
Tapi setelah di pikir , apa kata Nakula memang benar , jika Ishfara rajin menghafal semua Aksara nya ia akan lebih fasih lagi dalam Aksara Jawa, tetapi tingkat malas Ishfara sangat tinggi.
Tapi demi masalah yang datang di diri Ishfara ia akan berusaha lagi untuk menghafal kan nya.
"Iya juga si, ya udah deh bakal lebih usaha lagi" kata Ishfara.
"Oke tekad kamu bagus , saya akan tes seberapa kamu hafal dengan aksara nya" jelas Nakula.
"Heh, nggak bisa gitu dong , kok sekarang?!" Tanya Ishfara dengan kesal.
"Jawab saja yang kamu bisa"
"Huruf pertama"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.