cast: kanemoto yoshinori × you
happy reading!
.
.
.
"Yos jangan gitu, aku takut!"
"Kamu takut? Takut kalau aku kelepasan disini?" Sebuah anggukan lemah dapat Yoshi terima dari gadis yang ukuran tubuhnya jauh lebih kecil darinya tersebut.
Perlahan ia mulai kembali ke tempatnya, kembali fokus pada jalanan alih alih kembali mengungkung mu seperti tadi. "Kamu tenang aja, aku nggak mungkin kelepasan disini."
"Tetapi kamu harus ingat ya sayang, yang kayak gitu jangan diulangi lagi. Asal kamu tau ya, aku tuh gak suka kalau kamu tuh begitu!"
Meski tak sepenuhnya melirik kearah mu, namun sorot matanya yang tajam sudah sangat cukup untuk menafsirkan bahwa dirinya sangat kesal dengan apa yang kamu lakukan.
"I─iya yos," ucap mu terbata.
"Kenapa sih sayang? Biasa aja kali ngomongnya, gak usah kaku begitu."
"Ah iya yos, aku minta maaf."
Bersamaan dengan itu, kesayangannya langsung memberhentikan mobilnya secara tiba tiba yang membuat dahi mu terbentur akibat insiden tersebut.
Dalam sekejap, lebam biru keunguan langsung tercetak jelas dahi mu dengan bentuknya yang abstrak yang sangat amat jauh dari kata aesthetic.
"Udah sering aku bilang ke kamu, kalau aku itu nggak suka kalau sampai pacar aku berani ngucapin kata maaf, kenapa masih diucapkan juga?" Tanyanya tanpa melirik kearah mu sedikitpun.
"Iya yos, aku min─"
"Sekali lagi kamu ngucapin kata maaf ke aku, aku gak bakalan segan segan kasih hukuman ke kamu!"
Bukannya menjawab, kamu justru malah memikirkan seperti apa hukuman yang akan ia berikan jika kamu melanggarnya, maka dari itu kamu memutuskan untuk bertanya. "Hukuman? Hukuman apa?"
Bibirnya seketika langsung tertarik sempurna dengan manik yang tajamnya melebihi sebilah pisau, menatapmu dengan tatapan kelaparan. "Makan kamu lah, apalagi?"
Sekarang kamu lebih memilih untuk diam alih alih bertanya kembali dan mendapatkan jawaban dari kekasihmu yang semakin membuatmu bergidik ngeri di setiap kalimatnya.
Setelah beberapa saat, Yoshi kembali menatap ke samping kanannya dan mendapati kamu yang tengah terlelap dengan kepala yang condong ke samping.
Kini manik tajamnya menjadi menghangat seketika melihatmu dalam kondisi seperti itu. Tangannya terulur untuk menyingkapkan rambutmu yang sedikit berantakan tersebut untuk melihat seberapa parah dahi mu akibat benturan keras tadi.
Menghela nafas panjang setelahnya lalu memandang mu dengan tatapan penuh iba. "Dengan kondisi kamu yang kayak gini, aku jadi tak tega buat marahin kamu terus. Tapi mau gimana lagi? Kamu selalu buat aku cemburu dan aku sama sekali gak suka sama hal itu. Aku gak salah kan jika terus bersikap kayak ini gini ke kamu? Maafin aku, y/n."
.
.
.
Perlahan tapi pasti, kamu mulai membuka kedua belah matamu dan mendapati Yoshi yang sudah berada disekitar mu. Dan tunggu! Kamu baru saja menyadari kalau kamu bukan lagi di mobil, tetapiー
"Tenang aja, aku gak berbuat yang aneh aneh kok selama kamu tidur," ucapnya seakan tau apa yang tengah kamu pikirkan sekarang.
"Yosー"
KAMU SEDANG MEMBACA
[ii] treasure imagine
Fanfictionhanya hasil tulisan yang di pindahkan dan didaur ulang disini. hope u like it! ー slow update & random typing ! ー sorry for typo(s)! don't plagiarisme please!
![[ii] treasure imagine](https://img.wattpad.com/cover/353137793-64-k115872.jpg)