suami

475 16 0
                                        

‎ ‎

cast: takata mashiho × you
happy reading!

.

.

.

"Y/n sayang, kok semua sayurannya kamu dipinggirkan begitu?"

Mendengar suami mu menanyakan hal tersebut membuat mu langsung beralih menatap suami mu dan menunjukkan ekspresi memelas padanya. "Gak enak mas, pait, aku gak suka!"

Mashiho─ selaku suami kamu yang mendengarnya hanya bisa terkekeh gemas oleh ucapan yang dilontarkan persis sekali dengan suara anak kucing yang sedang mengais makanan, benar benar menggemaskan!

"Mau rasanya pait atau bagaimanapun kamu harus tetap makan semua sayurannya. Emangnya kamu mau anak kita gak sehat nantinya pas lahir nanti?" Tanyanya yang langsung membuat mu menggeleng ribut dan membuat suami mu tambah gemas sekali dengan makhluk hidup yang berada dihadapannya ini.

"Ya nggak mau lah mas!"

Dengan segera Mashiho mengambil piring putih yang sepat kamu singkirkan tadi dan berniat untuk menyuapi kamu. "Kalau kamu gak mau, sekarang dimakan ya sayurnya? Emangnya kamu gak kasian sama mas yang udah berusaha buat makanan ini tapi malah gak dimakan sama kamu?"

"Kasian sih... Tapi mau gimana lagi? Orang itu jelas jelas pait banget!"

Helaan nafas langsung terdengar jelas dari bibir cherry milik suami mu itu, sepertinya dia lelah, tetapi dia tidak boleh menyerah meskipun sebenarnya dirinya sendiri sudah kehabisan ide.

Setelah berfikir berulang kali akhirnya ia menemukan sebuah ide cemerlang yang sudah pasti akan membuat kamu langsung menurut padanya.

"Sayangnya Mashiho, Takata y/n ayo dong dimakan sayuran nya! Mas janji deh setelah kamu makan sayur ini mas akan turuti semua kemauan kamu!"

Seketika mata kamu langsung berbinar tak kala mendengarnya. "Tanpa terkecuali?"

Sebuah anggukan kamu terima dari suami mu itu. "Tapi dimakan dulu sayurnya, okey?" Kamu mengangguk dan setelahnya kamu menerima suapan demi suapan dari Mashiho.

Mungkin kamu adalah wanita ter beruntung sekarang. Bagaimana tidak? Kamu berhasil memikat Mashiho dan membuatnya jatuh hati hingga sampai detik ini. Mashiho juga merupakan lelaki idaman sejuta umat.

Tidak hanya paras yang nyaris sempurna bak sebuah batu yang dipahat oleh seseorang yang profesional, memiliki kekayaan yang dihasilkan oleh jerih payahnya dan ia juga sangat pandai dalam hal yang berkaitan dengan urusan dapur.

Bahkan dirinya pun sudah sangat sangat mampu untuk membangun keluarga kecil bersamamu.

Benar benar paket komplit!

Meskipun dirinya terlahir dari keluarga yang bisa dibilang berkecukupan, tetapi dirinya sama sekali tak pernah mempamerkan apapun yang ia punya kepada seseorang dibawahnya.

Tak ayal, banyak sekali wanita yang memilih untuk melabuhkan hati pada nya. Tetapi mimpi apa kamu semalam? Sampai sampai kamu bisa mendapatkan laki laki yang sesempurna dirinya itu.

.

.

.

"Mas!"

"Mas!" Panggil kamu sekali lagi namun masih sama sekali tak digubris olehnya.

Karena kesal ucapan kamu tak kunjung mendapatkan balasan akhirnya kamu pun memutuskan untuk menyelusup saja pada kolong meja kerja suami mu agar dapat duduk di pangkuannya Mashiho.

Setelahnya kamu hanya menatap suami mu sinis sambil membenarkan posisi duduk lalu mulai mengalungkan kedua tangan mu pada leher seputih susu milik Mashiho itu.

Tatapan sinis itupun langsung dibalas dengan tatapan bingung oleh Mashiho. "Aigo ya y/n, kenapa kamu menatap mas dengan tatapan seperti itu, hm?"

"Bisa bisanya mas masih nanya kenapa, y/n kesini mau nagih janji lah!"

Seketika alisnya terangkat, bingung. "Emang mas pernah janji apa sama kamu? Perasaan mas gak pernah buat janji apapun ke kamu."

"Ih tau lah mas, kayak kakek kakek aja pake acara pelupa segala!" Kesal kamu sambil memasang ekspresi jengkel yang malah terlihat menggemaskan jika Mashiho yang melihatnya.

"Emang mas jan─ oh iya! Mas inget, emangnya kamu mau minta apa, hm?"

"Aku mas berhenti sibuk khusus hari ini, titik nggak pake koma!"

"Aduh... Maaf ya sayang hari ini mas banyak banget kerjaan yang belum diselesaikan, besok aja gimana? Mas janji deh besok bakalan free sehari khusus buat kamu," bujuknya sambil sesekali menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

Setelah mendengar ucapan suamimu barusan kepalamu reflek menggeleng cepat, tidak menyetujui apa yang dikatakan oleh Mashiho. "Nggak, nggak! Aku mau nya sekarang!"

"Gak bisa sekarang, besok aja ya sayang?"

"Terserah mas lah mau kayak gimana juga, aku ngambek!" Kamu berusaha untuk turun dari pangkuannya, tetapi dirinya lebih dulu mempererat pelukan yang membuatmu bisa bergerak se senti.

"Jangan ngambek dong sayang, aku juga kan kerja buat kamu."

"Nggak, nggak mau! Aku mau ngambek aja sama mas! Mas lebih sayang sama laptop mas ketimbang sama aku! Kenapa harus nikahnya sama aku coba kalau sayangnya cuma sama laptop mas?!" Cerocos kamu yang membuat Mashiho merasa gemas sendiri alih alih kesal terhadapmu.

"Ngapain pakai acara senyum senyum segala, emangnya a─"

"Kamu yang lucu makanya mas senyum senyum sendiri," menurut mu jawaban Mashiho emang gak masuk akal, tetapi berhasil membuat mu salah tingkah dibuatnya.

"Ih mas kok malah gombal si? Aku lagi kesel juga, mau gak aku izinin buat tidur dikamar hm? Tidur aja nih di laptop, secara kan lap─"

Ocehan mu terpotong akibat Mashiho yang membungkam nya dengan sebuah ciuman yang berhasil membuat mu terkejut setelahnya.

"Ih mas aku lagi ngomel juga malah main asal nyium aja!"

Sang empu hanya tertawa karena terlalu gemas dengan sikap istrinya yang sangat sangat mirip anak kecil, sangat childish, tapi Mashiho menyukainya.

Dirasa tenang, Mashiho mulai menangkup kedua pipi mu dan untungnya kamu tidak memprotes hal tersebut. "Sayang, dengerin mas ya─

mas tuh berani nikahin kamu karna mas sayang sama kamu, kalau gak sayang juga ngapain mas nikahin kamu, ada ada aja nih pertanyaannya."

"Dan kamu juga gak usah berfikiran kalau mas itu udah gak sayang lagi karna mau kayak gimanapun kamu nantinya mas bakalan tetep sayang kok dan maaf mas belum bisa membagi waktu buat kamu karna terlalu sibuk sama pekerjaan."

"Intinya mas janji setelah pekerjaan mas yang ini selesai, mas bakalan turutin semua apa yang kamu mau, asalkan kamu mau bersabar ya? Karna aku kerja juga buat kamu jadi aku minta pengertiannya ya cantik. Mas sayang kok sama kamu, sayang banget malahan."

end.


don't skip vote and comment after reading this stories, thank you!

ー‎ march 25, 2022.

[ii] treasure imagine Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang