12. Comeback

310 24 2
                                        

"Setelah ditinggal oleh sang Istri, CEO Park Jihoon memutuskan untuk mengulang kisahnya lagi dengan sang mantan istri, Choi Hyunsuk."

"Argh! Berita apa-apaan ini!"

Dia membanting semuanya di lantai untuk memuaskan kemarahannya. Assisten nya menghampiri kamarnya bersama kedua orang tuanya yang juga khawatir dengan anaknya.

"Sayang, kau kenapa?" Tanya sang ibu baik-baik.

"Aku ingin Choi Hyunsuk mati, mati, mati!" Teriaknya didalam ruangan yang membuat suaranya menggema.

Marriage Contract

Yoshi terus mondar-mandir setelah melihat berita yang ditampilkan di tv itu. Ternyata kak Hyunsuk menikah dengan si brengsek bajingan itu lagi. Sebenarnya, Yoshi sudah menduganya tapi dia mencoba menepis pikirannya. Tapi, jika Hyunsuk senang akan hal itu Yoshi tidak bisa menolak nya, karena kebahagiaan Hyunsuk kebahagiaannya juga.

Jeongwoo yang bermain di ruang tamu menatap Yoshi bingung, "Om Yoshi kenapa?"

Dia menatap Jeongwoo sekilas lalu menghela nafas, "Tidak ada apa-apa, Jeo."

"Bohong! Kata gulu aku kita tidak boleh belbohong, nanti kalau bohong santa tidak mau kasih kita hadiah lagi!"

Yoshi hanya tersenyum menanggapi, dia duduk disebelah Jeongwoo. "Iya, benar apa yang guru kamu bilang. Tapi, om Yoshi sama sekali tidak berbohong dan merahasiakan apapun."

Jeongwoo mengerucut lucu, "Terselah deh!"

"Tapi, kenapa mommy dan paman Jihoon belum pulang dali malam tadi? apa meleka diculik?" Pertanyaan Jeongwoo membuat Yoshi terkekeh pelan.

"Hahaha, kenapa mereka diculik?"

"Tidak tau, hanya kepikilan saja!"

Yoshi menggeleng kepalanya, "Yasudah, lebih baik Jeongwoo berangkat sekolah sekarang, okay?"

Jeongwoo mengangguk menanggapi, dia mengambil tasnya dan tidak lupa topi kecil yang selalu menghiasi kepalanya saat berangkat ke sekolah. Dia tidak bisa bahasa Korea, dia hanya bisa berbahasa Inggris karena dulunya tinggal di Australia. Tapi, disekolah dia ada tambahan belajar bahasa Korea karena Hyunsuk yang meminta kepada guru kindergarten untuk itu.

"Let's go!"

Saat keluar dari pekarangan rumah, dia melihat Junghwan yang baru saja berhenti didepan rumahnya.

"Hai kak!"

"Loh, Junghwan?"

"Hehe iya, mau mengantarkan Jeongwoo kesekolah ya? Bareng sama aku aja!"

"Memangnya tidak merepotkan?"

Junghwan menggeleng, "Tentu saja tidak! Didalam mobilku juga ada anak sahabat ku yang sekolah nya sama juga dengan Jeongwoo kok!"

Yoshi tersenyum, "Bagaimana, Jeongwoo?"

Jeongwoo melihat keduanya lalu melihat mobil, dia berpikir bahwa jika dia berjalan kaki lalu menaiki bus akan membuat kakinya capek, jadi dia mengangguk meng-iyakan ajakan Junghwan.

"Boleh."

Lalu mereka bertiga pun menaiki mobil Junghwan, tapi ada seseorang yang tidak asing di belakang mobil.

"Haluto?" Jeongwoo menyiritkan dahinya tidak suka.

Yang dipanggil 'Haluto' itu memandang malas Jeongwoo. "Apa!"

"Apasih, aku cuma menyapa! kenapa galak banget sih!" Jeongwoo kecil itu menyilangkan kedua tangannya didepan dada.

Haruto tampak tidak peduli dan asyik memainkan tabnya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 25, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Marriage ContractTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang