"Maaf sepertinya stok makananku habis. Aku akan membelinya sebentar"
Saat mereka hendak memasak untuk sarapan. Jaemin lupa ternyata pasokan makanan di kulkas ga telah habis Jadi lah dia meminta izin pada Jeno untun membeli kebutuhan masakan.
"Baiklah, hati hati di jalan"
"Tolong jaga Haechan hingga aku pulang"
"Aku akan menjaganya untukmu"
Setelah mengatakan itu Jaemin pun bergegas pergi untuk berbelanja kebutuhan rumah yang telah habis.
Jeno pun memanfaatkan waktu nya hingga Jaemin pulang untuk berkeliling di apartemen itu, terlihat tidak banyak barang di sana. Hanya beberapa barang yang terlihat penting. Tidak ada yang spesial.
Saat masih fokus melihat lihat kegiatannya pun terhenti Lantara ponselnya berbunyi, terlihat nama kontak yang bertuliskan Papa di sana.
"Hallo, ada apa pa?"
"Tuan Johnny berhasil"
"HAHHH APAAA!!!"
"YAKK KECILKAN SUARAMU!! PAPA BILANG TUAN JOHNNY BERHASIL MENGALAHKAN MEREKA"
Jeno meringis karena telinganya berdenging akibat ulang Jaehyun.
"Iyaa aku tau, tapi papa serius?"
"Kau tidak mempercayai papamu?"
"Eyy eyy bukan begitu maksudku"
"Jadi kapan tuan Johnny akan bertemu si kembar?"
"Minggu ini"
"Okeyyy!! Minggu ini aku akan menjaga Jaemin dan Haechan dengan tenaga ekstra! Tapi jangan lupa mobilku"
"Dasar anak ini, persiapkan dirimu melihat si merah di garasi tapi bila kau menepati janjimu, jangan sampai mereka lecet sedikitpun sebelum tuan Johnny bertemu dengan mereka"
"Siap Bos"
Walaupun tidak di lihat oleh Jaehyun di sebrang sana tetapi Jeno tetap memperagakan gerakan hormat dengan sempurna.
"Jaem"
Suara Haechan mengejutkan Jeno, dia pun menutup telfon dari papanya secara sepihak.
"Ehh chann"
"Jen.. di mana Jaemin?"
"Itu dia sedang berbelanja"
Haechan pun mengangguk, dia mulai mendudukan dirinya pada sofa ruang tamu. Kepalanya masih pusing saat ini.
"Kau tidak papa Chan?"
Jeno khawatir karena Haechan terus memijat kepalanya.
"Tidak papa hanya sedikit pusing"
Jeno pun mengangguk dan mendudukan dirinya di samping Haechan untuk menunggu Jaemin pulang.
Sudah tiga jam berlalu tetapi Jaemin belum pulang juga membuat kedua orang yang sedari tadi menunggu nya merasa khawatir.
"Jen kenapa Jaemin belum pulang juga. Sudah tiga jam kita menunggu, aku takut terjadi apa apa padanya"
Jeno yang juga khawatir takut terjadi apa apa pada Jaemin pun terus mencoba menghubungi anak itu.
"Ponsel ya tidak aktif"
Pernyataan Jeno itu pun semakin membuat Haechan khawatir.
"Jen, ayo cari Jaemin"
Haechan mengajak Jeno untuk mencari Jaemin dan Jeno pun menyanggupi itu. Dia takut juga terjadi apa apa pada Jaemin. Baru saja dia berjanji pada papa nya masa langsung mengingkarinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Wait us | Jaemin & Haechan
Short StoryRead description!! Menceritakan tentang Sepasang saudara kembar yang mengalami berbagai masalah hidup. Mereka tak tau siapa dan di mana orang tua mereka. Mereka hanya ingat saat di mana mereka tiba tiba berada pada panti asuhan lalu di culik, mengal...
