Sudah seharian Jaemin belum sadar dari pingsannya. Kata dokter Jaemin akan bangun besok hari. Ngomong ngomong Haechan sudah menggantikan Donghyuck alter ego nya. Setelah sadar tadi Haechan terus menangis menyalahkan dirinya sendiri karena melukai Jaemin.
Jeno terus berada di samping Haechan untuk menenangkan bocah itu.
Sebenarnya Jeno sedikit was was dia yakin pasti tuan Johnny dan nyonya Joy sudah tau peristiwa yang menimpa Jaemin dan Haechan dan sudah di pastikan Papanya akan terkena amukan dari tuan Johnny.
"Hufttt"
Ini adalah hembusan ke sekian dari Jeno. Dia sedang duduk menunggu di ruangan Jaemin dan Haechan.
Keduanya sedang menutup matanya. Jaemin yang belum sadar dan Haechan yang lelah menangis seharian.
Jeno baru saja mendapatkan kabar dari papa nya. Dia bilang tuan Johnny akan memajukan pertemuan mereka. Saat setelah mereka tau kedua anak mereka terluka dan berada di rumah sakit. Mereka langsung mengutus Jaehyun untuk mengambil penerbangan malam ini juga dan di pastikan mereka akan sampai di Korea pagi ini.
Seharusnya Jeno senang karena sebentar lagi misinya telah selesai dan mobil merah kebanggaannya akan segera berada di tangannya. Tetapi anehnya tidak ada rasa senang sama sekali di sana.
Dia sudah sangat dekat dan nyaman berteman dengan Jaemin dan Haechan saat ini apakah setelah ini mereka tidak akan bertemu dan berteman lagi?
Arghhh Jeno ingin sekali menangis rasanya. Ini baru pertama kalinya dia menerima misi yang dianya jatuh pada perasaan nyaman di sana membuatnya selalu ingin bersama mereka.
Kepala Jeno terlalu pusing memikirkan itu. Biarlah Jeno tidur sejenak mengistirahatkan pikirannya membiarkan waktu yang menjawab.
🐣
Pagi itu Jaemin sudah siuman dari pingsannya. Setelah mengetahui Jaemin telah sadar Haechan pun langsung menghampiri ranjang Jaemin dan memeluk pemuda itu. Haechan menangis di pelukan Jaemin dan meminta maaf atas kesalahannya.
Padahal itu bukan kesalahan Haechan tetapi anak itu tetap kekeh menyalahkan dirinya yang membuat Jaemin terkena masalah oleh sunwoo. Hingga Haechan pun diam karena Jaemin mengancam akan meninggalkannya. Jelas Haechan tidak mau dan ucapan itu berhasil membungkam mulut Haechan yang terus menyalahkan dirinya sendiri.
Crittt
Suara decitan pintu membuat orang yang ada dalam ruangan itu mengalihkan pandangannya ke arah pintu.
Terlihat dua orang laki laki dan juga satu orang perempuan memasuki ruangan Jaemin dan Haechan. Membuat mereka bertanya tanya siapa orang ini.
Jeno yang saat itu sedang duduk pada sofa ruangan Jaemin segera berdiri dan menghampiri ayahnya yang ada di pintu.
"Jaemin Haechan"
Wanita itu memanggil nama mereka berdua dengan air mata mengisi wajahnya.
Saat hendak menghampiri kedua nya untuk memeluk mereka. Jaemin segera merentangkan tangannya dan membawa Haechan di belakangnya.
"Siapa kalian"
Jaemin bertanya dengan was was. Jaemin masih ingat betul kejadian di mana mereka di culik. Persisi seperti ini lelaki dan perempuan yang mengaku ngaku sebagai orang tua mereka.
"Kami orang tua mu"
Joy sangat bersemangat saat memperkenalkan dirinya sebagai orang tua Jaemin dan Haechan.
"Kami tidak akan percaya lagi dengan orang orang seperti kalian!!!"
Joy dan Johnny kaget mendengar perkataan Jaemin
"Jaemmm" Jeno memanggil Jaemin lantaran dia mengetahui harus bersikap bagaimana.
"Jenoo, usirrr mereka!! Mereka pasti akan menculik kita seperti saat itu!!"
Seisi ruangan itu di buat kaget mendengar perkataan Haechan. Apa yang telah mereka alami hingga seperti ini. Johnny amat sangat merasa bersalah karena terlalu lama mengasingkan mereka.
"Maaf tuan, saya meminta izin untuk menjelaskan kepada Tuan muda Jaemin dan Tuan Muda Haechan" Jeno meminta izin terlebih dahulu pada Johnny supaya di izinkan mengobrol dengan Jaemin dan Haechan.
"Lakukanlah Jeno" Jeno mengangguk dan menghampiri Jeamin dan Haechan.
"Jaemin Haechan, aku tau kalian telah melalui banyak hal hingga kalian tidak mengenali orang tua kalian sendiri"
Semua orang yang ada di ruangan itu sentiasa memperhatikan Jeno yang memberikan pengertian pada Jaemin dan Haechan. Jaehyun melihatnya dia sangat bangga dengan Jeno, sepertinya dia akan menambahkan bonus pada anak nya.
"Jaem mereka ini pasti orang jahat" Bisik Haechan di telinga Jeno dan di setujui oleh Jaemin karena Jaemin juga mendengar bisikan Haechan.
"Bagai mana bisa kalian menyebut orang tua kalian sendiri sebagai orang jahat"
"Ishhh!! Aku tidak akan tertipu untuk kedua kali nya" Jaemin berteriak pada Jeno.
"Percayalah pada ku, aku punya buktinya bila mereka adalah orang tua mu" Jeno memberikan hasil tes DNA yang tadi di berikan pada Jaehyun.
Jeno sudah mengetahui ini akan terjadi, jadilah dia mengusulkan pada Johnny dan Joy untuk melakukan tes DNA pada Jaemin dan Haechan.
"Bagai mana kau mendapatkan ini!! Kau penipu juga Yaa!" Jaemin dah Haechan mulai waspada pada Jeno.
"Heyy mana ada, sangat mudah mendapatkan Sempel DNA dari kalian"
"Jadi benar kalian orang tua kami?"
Haechan bertanya pada Johnny dan Joy membuat secercah harapan pada mereka.
•TBC.
Okeyy cut!
Wahh aku ngantuk banget tapi lagi pengen update hehe..
Semoga suka ya!
See u lusa, btw kayak bisa jangan lupa vote sama komen!!
Bhayy-😘🐻
KAMU SEDANG MEMBACA
Wait us | Jaemin & Haechan
NouvellesRead description!! Menceritakan tentang Sepasang saudara kembar yang mengalami berbagai masalah hidup. Mereka tak tau siapa dan di mana orang tua mereka. Mereka hanya ingat saat di mana mereka tiba tiba berada pada panti asuhan lalu di culik, mengal...
