WARNING⁉️:YANG HOMOPHOBIA MOHON MENJAUH,DAN FISUAL NOVEL INI MENGGUNAKAN ANIME BUKAN FOTO ORANG ASLI KARENA KURANG NYAMAN,KALO KALIAN NGGA SUKA SILAKAN PERGI,SAYA TIDAK MEMAKSA UNTUK MEMBACA! JANGAN COPY!!
DESKRIPS:seorang bocah polos(?) bernama ars...
hii dear reader ♡ makasih sudah mampir di cerita ini... a place where feelings are louder than words ✧
di sini, mungkin kamu akan menemukan hangat yang sederhana... atau luka yang diam-diam terasa
꒰ ⚠️ warning ⚠️ ꒱ cerita ini mengandung: ↳ boy love (BL) ↳ system & transmigrasi ke dunia novel ↳ unsur harem ↳ konflik emosional & angst ↳ hubungan fiksi yang tidak selalu sempurna
• sedikit jokes yang garing... jadi kalau kamu nggak ketawa, itu normal kok 😔✋
• kalau nemu typo, feel free to kasih tau yaa 😭
please read at your own comfort ♡ kalau terasa berat, it's okay to skip
୨୧ ──── ✦ 𝒆𝒏𝒋𝒐𝒚 ✦ ──── ୨୧
this isn't just a story about love... but about choices, fate, and everything in between
maybe he'll find his place... or maybe he'll get lost in the story
but for now, stay a little longer and feel it with them ♡
with love, - author ♡
୨୧ ──── ✦ ──── ✦ ──── ୨୧
Di pagi hari yang yang cerah secerah masa depan para pembaca,yang Budiman awokwokwok.
Sinar matahari menyinari sela-sela gorden kamar nio hal itu membuat pemuda manis itu terbangun dari tidur nyenyak nya
"Udah pagi yah?"tanya nio dengan setengah sadar
(Pake nanya)Jawab Sumbul
"Iya lah gw nanya"Celetuk nio lagi sembari duduk di tempat tidur
(Anda buta atau bagaimana?sudah jelas ada cahaya matahari di jendela!!)Ucap Sumbul dengan nada kesal
"Iya santai ngab"ucap nio sembari berjalan menuju kamar mandi
(Sabar masih ku pantau)Gumam Sumbul
Karena kesadaran nio masih setengah, saat berjalan menuju kamar mandi nio tak sengaja menabrak dinding hingga terjatuh
"Adoy!"ucap nio sembari menringis dan mengelus jidat nya yang baru saja ciuman sama dinding
(Mampus,kena karma)Ucap Sumbul
"Sialan!lu yang naro dinding di sini ya!!?"tuduh nio sembari menunjuk hologram melayang itu dengan tatapan kesal
(Bukan saya tuan)Ucap Sumbul mencoba sabar
"Ngaku lu anj!"ucap nio yang masih ngotot kalo Sumbul yang salah
(Bukan saya tuan, dinding itu sudah ada dari dulu!)Ucap Sumbul dengan kesabaran yang hampir habis
"Alah ngaku aja"nio masih ngotot kalo Sumbul yang salah
(Alah pepek!!serah Lo dah anj!kesel gw)Ucap sumbul sebelum menghilang
"Loh, ngamuk gitu"ucap nio tanpa rasa bersalah sama sekali
Nio bangun dan kembali menuju kamar mandi dengan kesadaran sepenuhnya
Skippp
Setelah selesai mandi nio langsung memakai pakaian sekolah dan menatap rambutnya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.