WARNING⁉️:YANG HOMOPHOBIA MOHON MENJAUH,DAN FISUAL NOVEL INI MENGGUNAKAN ANIME BUKAN FOTO ORANG ASLI KARENA KURANG NYAMAN,KALO KALIAN NGGA SUKA SILAKAN PERGI,SAYA TIDAK MEMAKSA UNTUK MEMBACA! JANGAN COPY!!
DESKRIPS:seorang bocah polos(?) bernama ars...
hii dear reader ♡ makasih sudah mampir di cerita ini… a place where feelings are louder than words ✧
di sini, mungkin kamu akan menemukan hangat yang sederhana… atau luka yang diam-diam terasa
꒰ ⚠️ warning ⚠️ ꒱ cerita ini mengandung: ↳ boy love (BL) ↳ system & transmigrasi ke dunia novel ↳ unsur harem ↳ konflik emosional & angst ↳ hubungan fiksi yang tidak selalu sempurna
• sedikit jokes yang garing… jadi kalau kamu nggak ketawa, itu normal kok 😔✋
• kalau nemu typo, feel free to kasih tau yaa 😭
please read at your own comfort ♡ kalau terasa berat, it’s okay to skip
୨୧ ──── ✦ 𝒆𝒏𝒋𝒐𝒚 ✦ ──── ୨୧
this isn’t just a story about love… but about choices, fate, and everything in between
maybe he’ll find his place… or maybe he’ll get lost in the story
but for now, stay a little longer and feel it with them ♡
with love, — author ♡
୨୧ ──── ✦ ──── ✦ ──── ୨୧
mereka masuk ke mall mereka langsung menuju tempat peralatan sekolah dan setelah selesai mereka memutuskan untuk makan siang di kafe terlebih dahulu
"Ingin pesan apa hm?"tanya Eric sembari memegang buku menu
Eric mengangguk dan memanggil pelayan dan setelah pelayan tersebut pergi untuk membuat pesanan mereka Eric memandang wajah nio yang sedang melamun(ngomong sama Sumbul)
'mbul!mana hadiah nya!'ucap nio namun tak ada sahutan
Namun tiba-tiba terdengar Suara
{Misi selesai!hadiah telah diberikan!}
Setelah mendengar itu nio senang m kenapa tidak sumbul saja
"Berhenti melamun, pesanan kita sudah datang"ucap Eric membuat nio tersadar dan segera menatap pesanan nya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Abaikan orangnya 🗿)
Nio sebenarnya eri dengan si Sumbul namun ia tak ambil pusing akan hal itu dan segera memakan nya dengan lahap
Nio menatap Eric yang ternyata tetap menatapnya dengan pandangan bingung
"Abang Eric mesen apa?"tanya nio dengan mulut belepotan membuat Eric tersenyum gemas