gtw

552 32 9
                                        

hiii guys, sebenarnya aku lagii gamood bangett tapii aku memutuskan buat up novel aja dari pada gabutt

so yahh, enjoyyy

-----------------------------------------------

"nio" panggil Grace sembari m
berjalan menghampiri nio, dan tentu saja diikuti oleh Kyle dan Ella

nampak nio masih asik ribut dengan batin nya sampai tidak menyadari panggilan grace

karna kesal akhirnya Kyle memutuskan untuk....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"NIO!!!!" teriak kyle di telinga nio membuat pemuda manis itu tersentak kaget

Ella yang melihat itu memukul kepala Kyle karna ia juga kaget karna tiba-tiba saja Kyle berteriak

Nio tersadar dari lamunannya dan menatap trio kwek-kwek yang menatap nya dengan tatapan bingung

"apa yang kau pikirkan?" tanya grace sembari duduk di samping nio

"ya, kau bahkan sampai tidak mendengar Grace memanggil mu" angguk kyle sembari mengelus kepala nya yg kena tamparan sayang dari Ella

"ohh benarkah?maaf kalau begitu, aku terlalu sibuk memikirkan sesuatu" ucap nio sembari cengengesan karna merasa bersalah

"kau tertarik dengan basket?"tanya Ella tiba-tiba membuat Kyle, Grace, dan nio menatapnya

"anjayyy, Ella ngomong lebih dari 2 kata" ucap Kyle sembari bersorak layak nya org gila dan tentu mendapatkan geplakan sayang dari Ella

"ngga sih, aku kesini karna ingin melihat kakak kembar ku bertanding" ucap nio sembari tersenyum kecil

"si kembar x?" tanya grace yang menatap kedua teman nya dengan tatapan seolah berkata 'malu-maluin lu berdua'

melihat tatapan Grace Ella dan kyle langsung duduk diam di tempatnya

"yup!"angguk nio setuju dengan ucapan Grace

"eh nio, lu kenal cowo itu?dari tadi dia natap kesini mulu, horor anjir" celetuk Kyle saat menyadari tatapan yang mengarah ke nio

"ah ng-

"nio baru sekolah hari ini masa iya langsung kenal org kaya dia yg notabene ketua osis" sambung Grace memotong ucapan nio

dan mendengar ucapan Grace nio hanya mengangguk pertanda setuju dengan ucapan Grace

"kan bisa aja dia ga sengaja ketemu kan" ucap Kyle sembari menyambar ciki yang di bawa Ella dan memakannya dengan tatapan tanpa dosa

Ella hanya menatap tangan Kyle yg terus terusan ngambil ciki nya dan

plak

suara yang penuh kasih sayang itu berasal dari tangan Ella yang menggaplok tangan Kyle yg asik mengambil ciki nya

"aduh duh" Kyle meringis dan mengelus tangan nya yang kena tabokan Ella

"beli sendiri, mskn" ucap Ella dingin

cleb

perkataan Ella membuat Kyle tertohok

"tega bet lu ama temen sendiri" ucap Kyle dengan nada sedih(lebay)

"lu liat muka gw, peduli kga?"ucap Ella dengan nada dan tatapan yang masih kesal

sementara nio dan Grace asik menonton drama pendek di hadapan mereka tanpa ada niatan untuk memisahkan mereka

"mereka kaya gini tiap hari..?"celetuk nio pelan

"hmm, gitulah" jawab Grace yang sudah terbiasa dengan tingkah teman-temannya yang bikin malu

saat mereka ber-4 sedang asik, tanpa mereka sadari pertandingan basket nya sudah selesai (ga ngerti basket pls jadi skip aja)

twins x menghampiri nio dan Grace dkk yang masih asik dengan dunia mereka

tanpa aba-aba calix menggendong nio membuat pemuda manis itu terkejut untuk kedua kalinya

'bisa gasih aba-aba dulu, gw gamau mati kedua kali nya karna serangan jantung' batin nio kesal

"nio, kamu udah makan siang?"tanya calix sembari mendusel-dusel kan wajah nya pada ceruk leher nio

"udah, ihh geli Abang" ucap nio yang geli dengan tingkah calix

sementara itu ketiga calon Harem nio hanya menatap pemandangan itu dengan tatapan yg sulit di tebak

"tiba-tiba dingin jir" celetuk septian dan mendapatkan anggukan setuju dari Alvian

"bayi gw balikin woy!" ucap Kyle setelah selesai berdebat dengan Ella

"bayi ku ini" balas calix sembari tersenyum penuh kemenangan

saat mereka berdua ribut ada tamu tak di undang yang kehadirannya bisa membuat nio merinding

"boleh kah aku ikut bergabung?" tanya seorang pria tiba-tiba membuat mereka semua menoleh kearahnya

menyadari tatapan itu pria yang bernama 'Nathaniel Rothschild' yang adalah protagonis di novel ini, tersenyum lembut (?)

beberapa dari mereka mungkin akan menganggap nya sebagai senyuman lembut biasa namun tidak dengan Felix, Tristan, dan Samuel, yang menyadari bahwa senyuman itu memiliki arti berbeda

Bersambung.....

Name: Nathaniel Rothschild

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Name: Nathaniel Rothschild

Our Cute Boy [BL]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang