ga ada judul

2K 112 13
                                        

eyooo gessss!!balik lagi bersama gw author yang cantik jelita ini wkwkwk,btw Jan panggil gw Thor dong🗿.

panggil aja kyara atau apalah asal jangan thor,gw bukan superhero 😭🙏

karena banyak yang minta up yaudah gw up nih demi reader tercinta 💋.

dan kayak nya bakal double up tapi bab 2 nya nanti malem yeee

oke lanjottt.

-----------------------------------------------------------

setelah selesai makan marven mengantarkan nio ke mansion keluarga Amethysta tapi tentu saja hanya sampai gerbang kalo sampai masuk yang ada di gebukin keluarga Amethysta🙏🗿

"sampai jumpa lagi om" celetuk nio sembari tersenyum manis lalu memasuki mansion Amethysta tanpa tau ada kekacauan di mansion

"ya sampai jumpa..."marven sedikit terdiam melihat senyum manis nio lalu melajukan mobil nya menjauh dari mansion Amethysta

sementara itu nio

nio yang tak tau apa-apa dengan polos memasuki mansion Amethysta dan di situlah semua pandangan para pelayan mengarah pada nio.

nio yang tak tau apa-apa hanya memiringkan wajah nya dengan bingung

'kenapa mereka menatapku seperti aku mencuri sesuatu?'batin nio

saat nio asik dengan pikirannya terdengar suara teriakan dari suara yang sangat nio kenal

"Nio!!!"yap!dia Aretha, Aretha berada di lantai dua bergegas berlari kearah nio dan memeluk nya tanpa aba-aba.

nio yang tak tau apa-apa hanya membalas pelukan itu dan bertanya

"kenapa mom?"tanya nio dengan bingung

"kau dari mana saja sayang? mommy menelfon mu tapi kau tak mengangkat nya"jelas Aretha sembari melepaskan pelukan

nio menyeringit bingung perasaan dari tadi ga ada notif orang nelfon,dan akhirnya nio mengecek ponsel nya dan yap terdapat banyak panggilan tak terjawab dari Damian,Aretha,Felix,dan calix.

"ah?maaf mommy kayak nya tadi nio ga sengaja silent hp nio"ujar nio dengan pikiran bingung karena saat di sekolah ia sama sekali tak mengsilent hp nya.

"tidak apa-apa sayang asalkan kau baik-baik saja"ucap Aretha dengan senyuman lembut sembari menepuk hangat kepala nio

"Abang sama Daddy mana mom?"tanya nio karena hanya melihat sang mommy

"mereka sedang ke suatu tempat"ucap Aretha agak gugup tapi nio tak menyadarinya sama sekali

author: gak peka emang🗿

"ohh begitu" nio hanya ber oh ria

"baiklah sayang pergilah mandi sudah sore" ucap Aretha mengalihkan topik

"baik mom!"nio pun hanya menurut dan bergegas ke kamar nya

setelah nio pergi Aretha menelfon suami dan kedua putranya yang sibuk mencari nio di seluruh kota🙏🗿

ok,kita kembali ke nio yang berada di kamar nya entah ngapain

(tuan) panggil Sumbul tiba-tiba

nio yang asik melamun pun tersentak saat mendengar panggilan Sumbul

"astaghfirullah"latah nio

(anda non-muslim tuan)ucap Sumbul sembari menatap datar layar yang menampilkan nio

"oh iya lupa hehe,btw kenapa manggil?"tanya nio yang masih asik menatap langit-langit kamarnya

(engga sih manggil doang)ucap Sumbul dan hanya di balas oh oleh nio

"mbul,kamu punya tubuh fisik ga sih?"tanya nio tiba-tiba

(punya kenapa?)jawab sumbul biasa saja

"mana coba liat"ucap nio yang tiba-tiba antusias mendengar jawaban sumbul

(tidak mau nanti tuan tersepona oleh ketampanan saya)ucap Sumbul dengan pd nya

"liat sini cepet"paksa nio sembari mengguncang-guncang layar sistem membuat sumbul pusing sendiri

(iya iya tuan sabar!) akhirnya dengan paksaan nio Sumbul mau menunjukkan wujud manusianya

mendengar jawaban sumbul nio pun berhenti mengguncang layar sistem membuat sumbul menghela nafas lega

"mana cepett sini aku mau liat"ucap nio dengan kesabaran setipis tisu di bagi dua terus di masukin ke dalem air

sumbul hanya menghela nafas sabar karena tingkah tuan nya

'sabar,untung sayang- eh'batin Sumbul

segera setelah itu muncul cahaya yang sedikit menyilaukan mata dan secara refleks nio menutup mata nya

begitu nio membuka mata nya lagi terlihat seorang pria tampan berdiri tepat di hadapannya (foto ada di ilustrasi bab 1)

"puas sekarang?"ucap Sumbul dengan suara serak basah 💋💅

nio yang melihat wujud Sumbul menganga di tempat dengan raut wajah tak percaya

ternyata sistem yang menyebalkan+minus akhlak punya wajah setampan ini, begitulah kira-kira batin nio sekarang

melihat nio yang melamun sumbul mendapatkan ide jahil.

dengan segera Sumbul mendorong tubuh nio ke tempat tidur dan menindihnya

"kenapa tuan? terpesona?"ucap Sumbul dengan senyuman yang menggoda

"kenapa tuan? terpesona?"ucap Sumbul dengan senyuman yang menggoda

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

author bilek: kokop ga nih?💋

-----------------------------------------------------------
selesai dehhh bab ini💋

mau tau kelanjutannya?baca terus donggg wkwkwk

anyway makasih Yang udah ngasih support dan sorry ga bisa balesin komen kalian satu-satu.

banyak komen ya soalnya komen kalian tuh bisa support aku lohh walaupun cuman tulisan hehe🤗

see youu later 🙌

Our Cute Boy [BL]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang