ketika dokter magang menyelamatkan tentara yang bersimbah darah di unit gawat darurat, betapa terkejutnya melihat wajah lelaki tampan terbujur kaku di bangsal adalah seseorang yang ia kagumi sewaktu masa Sekolah
Apakah cinta lama dokter cantik ini t...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
⚠️guys!! kejadian cerita ini murni adalah fiksi karangan saya semata jadi mohon maaf jika ada kesalahan dan tidak masuk di akal
. . . .
-kantor medika utama hospital-
brak!!
pintu kantor dibanting keras, seorang wanita berambut pendek berjalan masuk dari ambang pintu menyodorkan sebuah rekaman, nampaknya video tersebut sedang viral
"banjingan! Siapa yang berani mengambil video ini haa ngaku kalian, Siapaaaaa!! Dora berkacak pinggang mengalihkan atensi semua orang.
sontak para rekan beranjak dari duduk melihat video yang disodorkan dora, Maxel yang penasaran mengambil posisi depan dia membaca lantang caption yang tertulis dibawah video "Seorang dokter senior berkelahi dan berunjung melakukan tindak kekerasan kepada rekan juniornya diduga karena adanya senioritas"
"hmm sudah ku duga, ini berlebihan, orang itu menyudutkan ku" Timpal dora senang maxel memahami keluhanya.
"Hahaha.. caption yang benar harusnya seorang dokter senior melakukan penganiayan terhadap junior diduga karena rasa iri dengki" sambil menarik sudut bibirnya maxel mengcansel ucapan yang tadi
"wwkkw.. bener lu Xel, jelas-jelas mbak dora duluan ngejambak Ahli di divideo tu, sadar mba" ejek samuel sontak mendapat tatapan nyalang dora
"ohh si culun udah mulai berani ya sekarang ha?" dora mendekat kearah meja muel menarik keras kupluk yg dipakai diatas kepala muel hingga hampir tercabut.
"Aa.A-duhh! maaf mbak ga bermaksud, ttt..tapi ini fakta" muel terbata-bata menahan jambakan dora
"kau tahu rasanya selain Ahli, aku juga ingin menjambakmu! kupluk ini membuat padanganku terasa panas terik uhh!" Dora makin mengeratkan jambakanya
"aw..sshh..perih Ampun mba!"
"nona dora! "panggil Maxel menarik antesi dora
jika muel membuatmu merasa panas terik, maka kebalikanya wajahmu seperti hujan bagiku" ujar Maxel ala gombalan maut membuat jambakan dora lepas.
"ha..?hujan?"
"mendung dan suram" sahut maxel menyunging senyuman dan mengedikan bahu tanpa dosa
"bwahuahhh...huahh" sontak seluruh rekan kantor tertawa mendengar penuturan Maxel.
Dora mengepalkan tanganya kesal, rasa malu kini meraup pasokan oksigen di ruang kantor.Dora tak berani membully balik Maxel karena dia menaruh hati pada pria itu namun Maxel selalu menaruh perhatian pada Ahli itulah membuat rasa benci dora terhadap Ahli sangat besar.