30. kediaman rumah Wriyono

3.3K 122 10
                                        

🌷🌷
"Aku melihatmu sempurna, jadi aku mencintaimu. kemudian aku melihatmu lagi tidak sempurna dan aku tetap mencintaimu, bahkan lebih"

-budayakan vote sebelum baca-

Sebuah mobil mewah terpakir di halaman kediaman wriyono hampir satu tahun semenjak menyelesaikan magang di jogya, Ahlia tidak pernah berkunjung kerumah keluarga ayahnya di surabaya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sebuah mobil mewah terpakir di halaman kediaman wriyono hampir satu tahun semenjak menyelesaikan magang di jogya, Ahlia tidak pernah berkunjung kerumah keluarga ayahnya di surabaya. beberapa bulan kembali ke indonesia dia berusaha mengubur semua kenangan di perbatasan.Ahlia melanjutkan spesialis bedah
di Kota kelahiranya, kini ia kembali menjadi Ahlia yang berbeda.

meski sang ikon rumah telah tiada hari ini dia akan berusaha menjadi cucu yang baik, dengan heels marron dan dress casual putih berbalut ditubuhnya. Ahia berjalan memasuki rumah mewah berdesain klasik tersebut.

Pintu Lift terbuka dapat Ahlia rasakan aroma kayu cendana begitu menyeruak penciuman, dejavu mengambarkan perasaan Ahlia saat ini mengingatkanya akan rumah masa kecil nya meski hanya beberapa tahun setelah itu greya membawanya pergi.tidak berubah semuanya tertata rapi dan sempurna, Ahlia mengedarkan pandanganya melihat beberapa pelayan sibuk menyambutnya dengan berbagai kudapan dan minuman.

"dimana Eyang putri, mbok?" tanya Ahlia sembari mengangkat santai cangkir teh dihadapanya.

"sedang di halaman belakang non, biasanya Eyang jam segini merawat bunga di green house, saya akan panggilkan"

"eh ga usah mbok, biar saya aja kesana" jawab Ahlia menahan wanita paruh baya itu.

Ahlia beranjak dari sofa berjalan ke halaman belakang rumah. baru ditengah jalan dia merasa nafasnya sudah ngos-ngosan karena luas area halaman berhektar-hektar dan green house eyangnya terletak di ujung harusnya ia pakai sepeda listrik yang terpakir di sana ia tak tahu jika sejauh ini, tapi sudahlah. Ahlia sempat terkagum melihat Area dibangun keluarga ayahnya dulu kecil ia tak begitu menanggapi. sungguh epick, ada pacu kuda, area tembak dan panjat tebing tak terpungkiri jika semua keturunan wriyono di arahkan ke dunia per militeran karena memang difasilitasi lengkap.

"Eyang" Panggil Ahlia menginterupsi wanita tua tersebut. di telitinya wajah gadis dihadapanya yang tampak lebih tirus dari sebelumnya netra gadis cantik itu lebih sayu seolah banyak beban dihatinya.

tangan keriput itu mengusap pipi Ahlia sembari tersenyum hangat tak terasa mata eyang meloloskan bulir bening membuat Ahlia tak bisa menahan gejolak dihatinya" gadis kecil sekarang tampak lebih dewasa" tutur eyang.

"Eyang sehat?" balas Ahlia meneliti wajah wanita lansia yang begitu tangguh meski di usia senja dia masih kharismatik.

Green house milik eyang putri kini menjadi saksi betapa pedih nya Ahlia menceritakan keluh kesahnya selama ini kepada sosok ibu dari ayahnya. kehilangan sosok ayah bagaikan setengah nyawa telah direnggut. dunia miliknya seakan telah runtuh

Usapan demi usapan eyang putri berikan pada gadis yang meringkuk dibawah pelukannya.
"jangan berlarut-larut dalam kesedihan sayang, Ahlia harus kuat tanpa Ayah-

Misi TerakhirCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang