DIA ATHALA #12

1.5K 106 3
                                        


EPS #12

Happy reading
....

"Anjing! Bener ternyata bukan mimpi!" Rusuh seorang pria yang kini hanya terbalut selimut pada tubuh yang--dipenuhi bercak tanda.

Saat akan beranjak dari baringnya, orang itu tersadar ternyata, ada pemuda yang tengah merengkuh pinggang miliknya. Terlelap seakan tak terganggu dengan teriakan nya.

"Lepas! bajingan!!" Umpat nya dibarengi memukul wajah tampan yang sedang terlelap sambil merengkuh dirinya itu.

"Calm down baby~"

Mendengar suara serak dan berat itu seketika dirinya merinding. Mata yang semula terpejam kini terbuka menampakan manik hitam legam.

"Bajingan lo tha, harus banget hubungan sex kayak gini??! Gue belum sepenuhnya percaya sama lo! Bahkan gue belum terlalu mengenal siapa lo! Gue benci sama lo--

"Maaf, maaf membuat kamu kecewa. Saya dijebak, saya tidak sepenuhnya sadar dengan apa yang saya lakukan semalam--

"Terus lo ngga mau tanggung jawab??! Karena lo dijebak dan ngga sadar sepenuhnya lo mau lari dari kesalahan yang telah lo perbuat??!"

"Tidak. Tidak ada yang mengatakan seperti itu, saya tidak akan pernah lari dari tanggung jawab. Apalagi orang yang telah saya rusak adalah orang yang saya suka."

"Dengar Natha, saya memang tidak terlalu ingat dengan kejadian tadi malam yang dengan kejinya merenggut masa depan mu. Namun apakah saya akan pergi begitu saja setelah memakai mu?? Tidak, maaf beribu-ribu maaf saya ucapkan untuk mu."

Tanpa Elang sadari, dirinya sudah berada dalam pangkuan Athala. Pemuda itu bahkan mendekap Elang dari jarak sedekat ini. Mata Elang masih Athala tatap sedari tadi.

"Pulang dari Villa saya akan membawa mu menemui orangtua saya. Kita akan menikah, persetan dengan persetujuan mereka."

Elang tidak bisa berkutik. Dia diam termangu dengan setiap kata yang terucap dari si pemuda. Walaupun Athala berucap dengan kesungguhan, tapi Elang tidak percaya sepenuhnya begitu saja. Rasa ingin teriak, namun suaranya tercekat.

"Tepati janji mu, Athala."

"Tentu."

.
.
.

Flashback

🕠Putar waktu disaat sore menjelang malam.

Semua para sahabat Athala dan beberapa kawan yang mereka bawa tengah bersantai dihalaman villa. Disana juga terdapat beberapa gazebo yang nyaman untuk menjadi tempat nongkrong sore ini.

Ditemani view yang indah, sunset berwarna jingga merona dan angin sepoi-sepoi yang sangat menenangkan bagi mereka nikmati. Suasana villa yang cukup dingin karena memang berada disekitaran bukit, maka mereka juga menyediakan minuman berdosis bertujuan menghangatkan tubuh.

Kedua adik kembar Athala yaitu Altar dan Altair mereka sibuk dengan Jupiter dan Alpha yang sedang bermain uno. Athala sendiri tengah berbincang ringan dengan Kairi, ringan menurut mereka.

Diantara perbincangan ringan itu, diselipi dengan sesapan alkohol yang sebenarnya berdosis rendah. Athala dan Kairi juga mengapit sebatang rokok dijari mereka yang telah mengepulkan asap.

DIA ATHALA [BxB]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang