DIA ATHALA #16

1.2K 87 1
                                        


EPS 16

>>>

HAPPY READING
...

"Luka apa yang paling menyakitkan??"

•••

"Bawa putramu dikediaman ku. Aku tunggu sampai petang ini."

Kalimat yang berhasil Arthur layangkan begitu saja kepada putra tunggalnya, Artha.

Masih ingat dengan hukuman yang diterima Athala?

Pemuda itu masih berada diruang kerja pria tua itu sampai detik ini, bahkan pria tua itu tidak memberikan makan dan minum dari kemarin.

Perlakuan seperti itu tidak hanya terjadi satu atau dua kali saja. Namun sudah sering kali terjadi dengan alasan yang sama.

Tanggung jawab, karena nama Wheeler yang masih tersemat dalam nama Athala akan terus ada beban tak kasat mata yang menikam pemuda itu habis-habisan.

Pelaku utama, tentu saja dia Arthur Wheeler.

Selama masih ada Arthur, semua akan terkendali sesuai keinginan pria tua itu. Mau Artha sekalipun yang berkuasa, namun kendali masih lah pada pria tua itu selagi dia masih hidup.

"Pah, apa papah menghukum dia lagi?"

Pertanyaan itu berasal dari Artha, yang telah tiba dikediaman Arthur, ayahnya. Dengan santai dan gelas kecil berisikan alkohol itu dia putar dengan perlahan.

"Hm? Aku memberinya sedikit pelajaran, bahwa nama Wheeler bukanlah hal yang patut dia remehkan."

Jelas di kalimat itu Arthur meremehkan Athala sebagai penerus. Artha tidak bodoh untuk membedakan maksud-maksud tertentu.

"Dia berhasil membuatku malu Artha, dia keturunan Wheeler yang paling gagal diantara lainnya." Arthur menjeda kalimatnya.

"Kau tahu? Melindungi adiknya saja dia tidak becus. Bagaimana dia akan menjadi pemimpin Wheeler?"

"Maafkan aku karena tidak bisa--

"Ya ya ya. Bawa dia pulang. Pastikan kau mendidiknya dengan benar."

"Baik."

Selepas kepergian Artha, pria tua lupa umur itu kembali berdecak kesal dengan jalan yang mengalir dan tidak sesuai rencananya.

"Bayangkan jika anak tak berguna itu tewas, sudah dari lama rencanaku berjalan dengan sempurna."

.
.
.

Sedangkan itu, Athala atau lebih tepatnya jiwa Clary Danuarta tengah berada dialam lain yang hanya ada sunyi dan ketenangan di dalamnya.

Berjalan tak tentu arah, menikmati ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Rasa tenang dan nyaman yang benar-benar tidak bisa Clary deskripsikan.

"Clary Danuarta."

Panggilan itu berhasil membuat Clary menghentikan langkahnya begitu saja. Merasa ada makhluk lain selain dirinya gadis itu menjadi waspada.

DIA ATHALA [BxB]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang