DIA ATHALA #10

2.3K 170 8
                                        


EPS #10

Happy reading
....

"Lah lo kenal athala? Ketua geng Calaveras generasi keempat," Pertanyaan itu berasal dari temannya yang bernama Danu.

Elang dan para sahabatnya duduk tidak jauh dari athala dan teman-temannya. Kini athala dan para sahabatnya pun sudah kembali pada aktivitas seperti tadi, sebelum elang muncul.

"Dia yang nolong gue pas pingsan. Sebenarnya kejadian itu buat harga diri gue anjlok, tapi entah kenapa disatu sisi gue ngerasa lega. Aneh, kan?" Ungkapnya, membuat teman-temannya terdiam.

"Setahu gue ya, athala itu sosok kaku yang ngga mudah untuk didekati. Tapi kenapa dia dengan enteng nolong lo, terus lo pernah ceritakan, kalau orang yang nolong lo bolehin nginep diapart pribadinya?"

Sontak ucapan dari Edgar membuat elang menganggukan kepalanya membenarkan ucapan edgar.

"Nah kalo gini gue yakin, ada sesuatu yang ngebuat dia tertarik sama lo. Mustahil Zayvan Athala si sosok kaku itu cuma-cuma nolong seseorang." Timpal Alden, memberitahu kan sesuatu yang ia tahu

"Gue setuju sama alden, setidaknya, kalaupun lo dijadiin target ngga mungkin respon tubuh dia pas berhadapan sama lo bisa se gugup itu. Gue cukup teliti perhatiin setiap gerik tubuh dia pas tadi lo sampe." Terang Danu

"Tapi kalaupun tertarik, tertarik dalam hal apa?" Tanya elang

"Ya seperti yang Danu bilang, kalaupun dia targetin lo, ngga mungkin respon dia bisa senatural itu nerima lo. Jadi bisa disimpulkan athala tertarik dengan lo dalam hal yang mungkin..tidak terduga?"

"Hm, karena pada hakikatnya, athala sosok misterius yang susah ditebak. Dia kayak sembunyiin sesuatu penting dalam dirinya. Kayak, nih orang bener-bener ngga bisa ditebak jalan pikirannya." Ungkap edgar menimpali.

"Susah sih kata gue mah. Sampai sekarang aja kita ngga taukan latar belakang athala? Semuanya rapat, dia seakan punya kendali. Lo harus hati-hati hadapin tuh anak, dia bukan orang sembarangan." Ujar alden tiba-tiba mengingat hal ini.

"Ya..gue rasa, banyak hal yang belum terpecahkan dari sosok athala, identitas nya rapat, gue pernah dulu kepo sama identitas ketua Calaveras baru, tapi komputer gue malah kena virus. Dan gue ngga nyerah begitu saja, gue nyuruh bawahan gue, dan hal sama terjadi."

"Sebentar, kenapa pembahasan kita malah kesana ya?"

"Eh tapi bener kan? Hidup athala terlalu menarik untuk kita bahas, bahkan diantara kita sampai ada yang cari tahu identitas pribadi nya, gue rasa hal besar memang sengaja ditutup rapat."

"Dahlah, gue ngantuk, pulang dulu ya guys.." elang yang sudah terkantuk pun memilih untuk pamit terlebih dahulu, ia lupa beberapa hari ini ia kurang tidur.

"Hati-hati, lo ngantuk, jangan sampai lengah kendarain motornya." Peringat Danu dan diangguki elang.

Elang sudah berada diatas motornya, tinggal tancap gas. Namun pergerakannya terhenti kala ada seorang pemuda mendekati dirinya. Elang mengernyitkan keningnya merasa bingung, masih dengan helm yang terpasang.

"Kenapa ta?" Tanya elang, yang rupanya pada sosok pemuda tampan yang dirinya bahas bersama para temannya.

"Biar saya yang nyetir, kamu pindah belakang." Ucapnya dengan muka flat namun nada yang tegas tidak ingin terbantah.

"Memangnya kenapa? Kamu mau numpang pulang?" Pertanyaan polos meluncur begitu saja tanpa sang empunya menyadari.

"Diam dan menurut lah." Tekan athala menatap datar pemuda yang beberapa tingkat diatasnya.

DIA ATHALA [BxB]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang