GAK BISA TIDUR

47 28 3
                                        

"Yang gue inginin itu punya keluarga yang utuh, bahagia terus dan gak pernah main kasar ke anak"

-GALANG BRAGATAMA-
***
☘️☘️☘️

Malam ini 01;21, mona merasa seluruh tubuhnya kaku kedinginan, meskipun sekujur tubuhnya sudah di selimuti kain tebal nan lembut itu tapi tetap saja. Dari jendela samping nya cahaya bulan begitu indah, ia ingin segera terlelap dalam tidurnya, namun ia tidak bisa.

Lihatlah burung-burung kecil itu tengah menari diatas.

Mona merasa sangat kesal ia segera bangkit dari tidurnya dan pergi ke bawah untuk membuat minuman hangat.

Saat tengah turun ia menghirup udara parfum yang sangat pekat dan agak membuatnya tidak bisa bernafas lega. Ia melihat seseorang yang tengah sibuk memasak sesuatu di dapur.

Apa yang tengah dia lakukan?.

Sesosok lelaki itu memakai celana pendek serta memakai kalung yang bergambarkan tengkorak dengan khas wangi yang sangat-sangatlah menyengat.

"Galang?" Batin mona

"Lagi ngapain tu anak?" Batinnya nya lagi bertanya-tanya

"Ngapain sih malem-malem pake parfum segala?" sindir mona sembari melewati galang dari belakang, ia memonyongkan bibirnya ke atas tak kuat dengan aroma yang berkeliaran di ruangan tersebut

Lelaki itu hanya diam, tak ada jawaban.

"Mau pamer parfum yah?" Sindir mona lagi

Galang lalu menoleh kearah mona yang tengah membawa gelas itu.

"Tumben lo ngomong, biasanya engga apalagi tu cowo" ujarnya, membuka suara beratnya padahal kan mona tidak pernah mengatakan apapun pada galang apalagi dejan

"Dejan?" Tanya mona, ia sedikit terkekeh-kekeh atas ucapan galang barusan

"Dia gak suka sama lo, makanya sinis mulu ngeliat lo, apalagi mau ngomong sama lo" jawab mona

"Kenapa? Gue kan gak punya salah sama dia" ucap galang

"Gue juga gak peduli dia mau ngomong atau engga" lanjut nya

Mona hanya diam tak bersuara ia menarik kursi meja makan itu dan duduk dengan menghirup aroma kopi dan mulai menyeruputnya.

"Apa alasan lo pilih jurusan IPS?" Tanya mona, membuka percakapan kembali, ia sangat tidak menyukainya sama sekali serumah satu kelas pula

"Gue dari dulu anak IPS" jawab galang

"Oh" balas mona singkat, sebenarnya ia tidak ingin banyak bicara namun memang rasa penasaran nya lebih besar

galang yang tengah memasak mie nya itu melihat diri nya di pantulan kaca yang tak jauh dari sana.

"Gue ganteng ternyata" batin galang terpesona dengan dirinya sendiri

"Papah lo gak akan marah kan gue masak mie?" Tanya galang kepada mona

"Ngapain marah, yang ada entar bokap lo marah keluarga gue gak ngasih lo makan" jawab mona tidak percaya apa katanya tadi, mie doang padahal

"Ngapain marah? Emang gue anak nya" ujarnya, enteng banget ngomongnya

"Hah?" Sontak dengan perkataan itu mona menoleh ke arah galang, galang bahkan tidak melihatnya

Apa yang tadi ia bicarakan?.

Galang menyajikan mie nya dalam mangkuk berukuran sedang itu dan mulai membawa nya ada meja makan.

"Gue izin duduk di sini, lo mau?" Tawarnya sekaligus meminta izin pada mona supaya ia bisa menyantap makanan nya, bahkan sekarang mereka berhadapan

"Mau banget pake ngomong segala lo ah" batin nya, meneguk kasar-kasar salivanya

"Ngiler banget liatnya makan mie tapi gue gak mau masak" batin nya lagi, padahal masak mie tinggal rebus doang aelah mon mon

"Mau gak?" Tawarnya lagi namun mona hanya diam dan melanjutkan kembali meneguk teh hangatnya

Galang merasa tubuhnya hangat kembali sekarang, mie saja membuatnya kenyang. Setelah dirasa selesai, ia membersihkan terlebih dahulu mangkuk nya padahal ia tidak pandai melakukan itu, ayolah ini rumah orang lain dan galang menyimpan kembali mangkuk nya pada tempatnya. Setelah itu kembali ke atas untuk tidur.

"Kenapa gue kangen rumah yah?" batin nya

***
Qyanjjyi8

DUNIA LADYBUG'S [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang