22; Mantan?

499 31 3
                                        

Pria mungil itu saat ini tengah sarapan sendiri, dia merasa bosan berada disini sendiri tapi kalau keluar rumah juga pasti bodyguard Hali itu akan melaporkannya pada boss mereka.

Setelah selesai ia membawa piring itu ke wastafel untuk dicucinya dan menaruhnya kembali ke rak piring.

Tok tok!

Suara ketukan pintu terdengar Solar mendekat ke arah pintu depan lalu memutar kunci itu dan menarik handlenya, tampak seorang pria cantik yang mengenakan kaus berlengan pendek dengan gaya crop top dan celana jeans pendek selutut, tak lupa dengan kecamata hitam yang bertengger dihidung mungilnya, pria itu menggeret kopernya masuk ke dalam.

"Eum excuse me, ini benar rumah Halilintar kan?" dia melepas kecamatanya, menampilkan soflens biru terang yang menutupi warna lensa aslinya.

"Iya benar, kamu siapa?" tanya Solar bingung.

Sementara para bodyguard itu tiba-tiba saja muncul dan menarik tangan pria itu tapi Solar menahannya, "Ini ada apa ya." salah satu bodyguard membuka suara menjawab.

"Tidak ada apa-apa, kami hanya disuruh boss untuk mengusir orang gila ini."

Bodyguard itu tadi mengirim pesan pada Hali setelah gagal mencoba menahan pria itu masuk.

"Ck, kalian lebih baik keluar, aku akan mengadukan kalian pada ayahku jika kalian menarikku kasar tadi!"

Ia lalu melirik ke arah Solar, "Dan kamu...tolong bawakan koperku ya juga siapkan kamar untukku, aku mau beristirahat, lelahnya...." Solar mencoba meredam amarahnya.

Ia mengangkat dua koper besar itu ke atas dan menunjukkan kamar tamu yang terletak paling ujung.

"Terimakasih, kamu pekerja disini kan?"  wanita itu langsung menghempaskan dirinya diatas kasur.

Solar tidak menjawab ia memilih keluar kamar dan langsung ke bawah.

"Huhh dasar sombong, padahal dia hanya pembantu disini...."

***

Keesokannya Hali kembali pulang padahal rencananya seminggu ia berada di kota malang tapi karena aduan dari bodyguardnya akhirnya ia memilih pulang dan melerai dua orang yang terus bertengkar sejak tiga hari yang lalu.

"Kenapa?" pria itu berucap dingin, pria asing itu tiba-tiba memeluk lengannya.

"Alin~ aku kangen...."

"Huh....tahu gak aku kabur dari rumah abisnya ayah selalu ngelarang ketemu sama kamu, padahal kitakan masih–" ucapannya terhenti ketika Hali memberikan tatapan tajam.

"Putus–kita sudah putus, jangan menghayal apapun dan cepat pergi dari sini sebelum aku mengusirmu dengan kasar." dia menghentakkan tangan pria itu kasar dan menariknya keluar.

"A–alin kok kasar?awh...." Hali mencengkeram tangan pria itu.

"Kita belum putus! Aku tidak bilang ya pada waktu itu, huh Alin....aku kangen~" Hali mencoba menjauhkan dirinya dari pria gila ini, dia memang mantannya dulu.

Dia Lucy mantan Halilintar dulu ketika masa SMA, hubungan mereka awalnya memang berjalan baik hanya saja restu dari keluarga Lucy tidak ia dapatkan, dulu Hali memang belum menjadi orang berada karena perusahan ayahnya yang sempat bangkrut membuat orang tua Lucy menyuruh untuk memutuskan kekasihnya pada waktu itu atau mereka mengancamnya akan membawa Lucy pergi jauh dari nya, tapi cinta mereka waktu itu masihlah kuat Lucy tetap meyakinkan Hali dan menemaninya, tapi suatu hari....kekasihnya itu mendatanginya dan mengucapkan akan pergi ke suatu negara lain untuk mengejar impiannya menjadi seorang selebriti, dia pun meyakinkan Hali kalau hubungan mereka akan baik-baik saja. Dengan terpaksa Hali melepas kekasihnya mengejar impiannya, sementara Hali mengejar studinya di kota london sampai berhasil dan lulus dengan predikit terbaik, ia juga mulai bekerja di perusahaan awalnya hanya sebagai karyawan biasa dan terus naik jabatan sampai sekarang menjadi CEO karena boss lamanya sudah lama tiada dan dia tidak memiliki keluarga ataupun anak jadi menitipkan perusahaannya pada Hali, Hali pun bisa membantu menaruh saham pada perusahaan keluarga nya.

Tapi sayang semua usaha yang ia lakukan itu berakhir kepahitan, saat ia menonton televisi channel tersebut menampilkan kehidupan selebriti dunia dan Hali yang merasa kenal dengan wajah tersebut terdiam ponsel yang dipegangnya ia remat kuat.

"Terciduk! Aktor muda ini ketahuan tengah kencan dengan seorang produser terkenal, inisial seleb ini yaitu L, diduga hubungan mereka sudah berjalan dua tahun."

Dia pun akhirnya mengirimkan pesan pada kekasihnya untuk putus Lucy mengiyakannya, tapi entah kenapa dia kembali mencoba mendekati Hali, apa karena pacar barunya itu sudah tidak lagi kaya?

Sejak saat itu Hali memilih menutup hatinya untuk siapapun, meski tanpa sadar hatinya sudah jatuh untuk seseorang.

Tanpa peduli, Hali langsung saja melangkah masuk dan naik ke kamarnya meninggalkan pria itu dengan Solar yang menatap mereka dengan raut bingung.


My Doll- Halisol {End}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang