3

4.3K 240 11
                                        

Hari ini Jakarta sedang di guyur hujan. Hujan yang begitu lebat dan juga berangin. Sehingga beberapa dari mereka harus berhati-hati saat keluar dari rumah.

Jadwal grup yang di pimpin sheva pun harus diundur beberapa jam karena beberapa member terjebak badai. Latihan yang seharusnya di jadwalkan jam 10 pagi, kini harus di mulai jam 1 siang.

Beberapa member sudah datang, begitu pun dengan sheva yang juga baru datang menggunakan mobil pribadinya. Beberapa member juga menyusul setelah kedatangan sang leader.

"Ameera?"

Gadis yang kini baru saja ingin memasuki lift pun berhenti, gadis dengan karakter anime itu menatap bingung ke arah pria yang kini berjalan mendekat kearahnya.

"Kamu baru datang?" Tanyanya yang diangguki sopan oleh ameera .

"Kejebak macet mr. Gracio" jawabnya dengan tersenyum "mr mau ke atas?" Tanyanya setelah melihat gerak gerik dari pria di hadapannya.

Gracio tersenyum lalu menggeleng "tidak, hanya saja aku butuh bantuan mu sedikit"

Ameera menatap bingung, kepala di miringkan pertanda dia menanti apa yang akan di katakan gracio kepadanya.

"Ada yang bisa saya bantu, Mr?"

Gracio lagi-lagi tersenyum,  senyuman manis yang mampu membuat wanita mana saja luluh kepadanya.

Siapa yang tidak menyukai gracio? Dia tampan, kaya dan juga murah senyum. Beberapa artis bahkan rela melakukan apapun hanya untuk dekat dengan pria berdarah Asia itu.

Tapi, tidak ada satu pun yang berhasil memikatnya, kecuali sang gadis yang kini ingin menjaga jarak darinya.

"Tolong berikan ini kepada sheva yah! Berikan secara diam-diam,  aku tidak mau dia merasa terganggu karena aku" ucapnya sambil memberikan sebuah paperbag ke pada Ameera.

Ameera melihat isi paperbag tersebut.

'Jaket?' Batinnya lalu menatap kearah gracio yang masih tersenyum di hadapannya.

"Aku tadi melihatnya datang dengan baju pendek, aku takut dia kedinginan saat pulang" jelas gracio yang membuat Ameera mengangguk mengerti.

Ameera menatap kearah gracio dengan tatapan yang entah apa artinya "mr dekat yah sama kak sheva? Kemarin aku liat, kalian berbicara cukup akrab"

Gracio mengangguk "kami berteman sejak kecil, kedua ayah kami memiliki hubungan yang baik sehingga kami juga saling mengenal satu sama lain" jelasnya yang membuat Ameera mulai mengangguk mengerti.

Ameera mulai menatap gracio lekat, tersenyum penuh arti yang membuat gracio mengerutkan dahinya.

"Jangan bilang mr suka dengan kak sheva, yah?" Tebak Ameera yang membuat gracio terdiam, Ameera yang melihat keterdiaman pria itu hanya tertawa kecil "Mr gracio sudah kenal kak sheva sejak lama, katakan saja kalau memang suka, mr! Jangan sampai Mr menyesal"

Gracio tertawa lalu mengangguk,  Ameera ikut tersenyum lalu undur diri dari hadapan atasannya itu untuk memasuki lift.

Didalam lift, ekspresi Ameera sedikit berubah, senyuman yang awalnya terlihat manis kini berubah menjadi sangat datar.

"Jaket? Cih" ujarnya menatap malas pada paper bag di tangannya.

Ingin sekali dia melepas paper bag itu, tapi dia sadar jika di dalam lift ada cctv yang bisa merekam semua tingkahnya.

Setelah sampai di lantai latihan, Ameera mulai memasuki ruangan dengan memasang wajah serius.

Ameera memang terkenal dengan image lucu, tapi itu jika di depan kamera. Aslinya, seorang Ameera adalah gadis yang begitu serius dan juga sangat dewasa, dia tidak menyukai hal buruk termasuk sikap tidak sopan juniornya.

POSESIF (DELSHAN) [TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang