Pagi yang benar-benar berat untuk seorang shevara Indira Arnanda. Leader 4star yang begitu di agung-agungkan dan memiliki fans yang begitu banyak dan royal. Mungkin sudah biasa namanya menjadi trending topik, tapi kali ini trending dengan topik yang tidak mengenakan.
Selama 2 hari berturut-turut namanya menjadi penguasa di aplikasi X, banyak fans yang mulai mempertanyakan tentang kebenaran foto yang menampilkan wajahnya begitu jelas.
Banyak juga yang mulai meragukan peraturan yang di buat management pada member dan fans. karena itu juga, shevara menjadi sangat kepikiran dan berakhir dengan mata yang membengkak karena menangis lagi dan lagi, dia bahkan tidak bisa tidur dan hanya membaca komentar penggemar yang benar-benar memojokkannya.
"Kamu tidak tidur?" mata yang bengkak dan menghitam itu terlihat begitu jelas.
Shevara menunduk, dia tidak menjawab apapun atas pertanyaan dari sang kakak, hal itu membuat ko hendrik menghela nafasnya lalu menyimpan alat makannya.
"Kamu bisa sakit kalau kamu seperti ini terus, dek! Sekarang kamu makan lalu tidur, biar kamu tidak jatuh sakit"
Shevara hanya bisa mengangguk lalu tersenyum kearah hendrik dengan wajah yang sedikit pucat, lalu mulai melanjutkan makannya yang di tatap sedih oleh sang ibu dan ko hendrik.
Tapi baru 5 suap, shevara terlihat menutup mulutnya lalu berlari ke wastafel untuk memuntahkan apa yang ada didalam perutnya.
Hueeek
Huekk
Dan benar saja, semua yang masuk kedalam perut shevara kini keluar begitu saja, air matanya kembali jatuh saat merasakan tangan lembut sang ibu mengusap punggungnya.
"Istirahat yah dek!" Shevara berbalik lalu menghambur masuk kedalam pelukan sang ibu.
"Ma?" Usapan lembut pada kepalanya membuat shevara memejamkan matanya.
"Ayo koko antar ke kamar kamu, biar kamu istirahat dulu!!" Shevara hanya menurut saja saat ko hendrik mulai menggendongnya menaiki tangga.
Bukannya lebay, tapi memang setelah muntah shevara berasa tidak memiliki tenaga lagi sehingga ko hendrik harus menggendongnya. shevara menatap kearah ko hendrik yang terlihat menahan amarahnya, sangat terlihat jelas jika laki-laki itu tidak ingin menatap sheva yang ada di dalam gendongannya.
"maaf ko"
ko hendrik menghela nafas lalu menurunkan sheva diatas tempat tidur gadis itu dengan hati-hati, menatap gadis yang entah sejak kapan terlihat begitu lemah di matanya.
"tidur, sheva!" perintannya yang hanya diangguki oleh sheva.
ko hendrik keluar begitu saja, meninggalkan sheva yang hanya menatap sendu kearah pintu yang telah tertutup rapat.
"maaf buat kalian khawatir" gumamnya lalu mulai melirik kearah ponselnya yang sejak subuh tadi di matikannya.
diraihnya benda persegi empat itu, menghidupkannya lalu. senyuman kecut terlihat begitu jelas saat lagi-lagi ponselnya menampilkan banyak notifikasi dari fans yang men tag atau bahkan dari teman-temannya yang menanyakan kabarnya.
tapi tidak ada balasan dari vadellion, hal itu yang membuatnya sedikit sedih.
***
"Thanks gito"
Gito mengangguk lalu menepuk bahu Vadellion dengan pelan.
"walaupun kathrina akan marah besar sama gue karena sebelumnya sudah melarang gue untuk beritahu semuanya ke lo tapi gue pikir lo harus tau ini, el! Shevara butuh lo sekarang" vadellion hanya terdiam mendengarkan "kathrina khawatir sama sheva, el! Lo harus selesaikan masalah ini"
KAMU SEDANG MEMBACA
POSESIF (DELSHAN) [TERBIT]
Fanfictionkatanya cinta harus memiliki feedback, tapi bagaimana jika mereka memiliki perasaan yang sama kuat tapi tetap saja terlihat toxic karena satu hal. posesif ketika dia mulai menyatakan kepemilikan terhadap sesuatu, maka tidak ada seorang pun yang bol...
![POSESIF (DELSHAN) [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/374173714-64-k249119.jpg)