~41~

1.2K 79 9
                                        

Di sisi dunia lain, sangat jelas terlihat seorang gadis yang begitu serius dalam bergerak kesana kemari sambil mendengarkan music melalui speaker yang terpasang di ujung ruangan, keringat dengan sangat jelas tercetak di baju kaosnya sekarang tapi itu bukan alasan untuknya berhenti dalam bergerak.

"kenapa tidak bilang kalau kak flora ada di jepang? Jaraknya sudah begitu dekat tapi kenapa tidak pulang lagi ke Jakarta?"

"maafkan kakak, Ameera! Tapi pekerjaan ini tidak bisa kakak beritahukan sama kamu, soal Jakarta? Kakak masih harus memegang janji kakak sama mommy"

"kenapa selalu memikirkan mommy sih? Kenapa tidak bisa egois untuk aku, kak? Aku kangen kak flora"

"kakak minta maaf"

"kak"

"zean akan datang ke Jakarta, tolong sambut dia dengan baik yah!"*

Helaan nafas begitu jelas terhembus dari Ameera, gadis itu berjongkok lalu menjatuhkan tubuhnya untuk berbaring di lantai, dengan mata yang terpejam dan tangan terlentang. Gadis itu mulai mengatur detak jantungnya yang bergerak tidak normal.

"kenapa kamu Kembali, kak?" gumamnya lalu membuka matanya menatap langit-langit ruangan yang berwarna putih "aku belum siap untuk menyakiti kamu, kak!"

Isakan terdengar begitu saja saat Ameera mulai mengenang bagaimana sikap manis seorang zean kepadanya, tapi semua itu harus di enyahkannya saat Kembali mengingat fakta jika dia adalah seorang Idol.

Seorang idol yang tidak boleh berhubungan dengan seorang pria lebih dari seorang teman.

'aku cinta kamu, kak! Tapi aku tidak sekuat kak sheva' batinnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Dari luar ruangan, Emily terdiam melihat bagaimana rapuhnya seorang Ameera yang menangis didalam ruangan yang begitu besar itu. Selama beberapa menit, Emily hanya memantau gadis yang menjadi membernya itu, tapi setelahnya dia memutuskan untuk masuk dan menyapa sosok yang sudah dianggapnya adek itu.

Sedikit menghela nafas lalu mulai memutar kenop pintu, memasuki ruang Latihan khusus tim S+.

"kenapa? Terjadi sesuatu?" Ameera mendongak lalu berdiri dengan begitu terkejut saat melihat seorang Emily yang notabenenya adalah seniornya juga/

"kak?"

Emily menatap dengan begitu datar kearah Ameera yang terlihat takut "jangan lagi Ameera! Kakak berharap banyak untuk kamu" Ameera terkejut saat mendengar satu kalimat itu dari mulut seorang Emily "cukup azea dan sheva, kamu harus menjaga nama baik grup!"

"kak, aku_"

"aku hanya mengatakannya saja! Tapi jika kamu berpikir untuk memulainya, maka tinggalkan grup!"

Deg

Tangan cleo terkepal dengan begitu kuat, sedangkan shevara menatap kearah dinding yang memperlihatkan beberapa foto disana

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tangan cleo terkepal dengan begitu kuat, sedangkan shevara menatap kearah dinding yang memperlihatkan beberapa foto disana.

Pranggg

POSESIF (DELSHAN) [TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang