30

1.2K 142 7
                                        

Plakkk

Wajah cantik yang begitu tegas itu seketika menoleh dengan begitu kencang ke samping. Merasakan bagaimana panas dan sakitnya pipinya saat bertemu dengan telapak tangan yang seharusnya begitu lembut.

"Cleo, L-Lo?" Cleo menoleh dengan tangan yang masih memegang pipinya "sheva salah apa sih sama lo anjing? Dia teman lo juga, Sialan!"

"L-lo nampar gue, Ly?" bukannya merasa bersalah, cleo malah menatap tidak percaya kearah emily.

Cleo menatap emily dengan begitu terluka, hubungan emily dan cleo begitu dekat. Berbeda dengan cleo dan sheva yang selalu bersaing untuk menjadi yang terbaik, nyatanya cleo dan emily adalah dua member yang berbeda tim tapi memiliki hubungan begitu dekat, persahabatan mereka begitu terkenal dikalangan member dan penggemar.

Air mata emily jatuh tapi tatapannya tidak melembut sedikit pun.

"Gue bisa lakuin lebih dari nampar lo, Cleo"

Tangan ikut terkepal bersamaan dengan perasaan sedihnya karena emily, tapi tatapan dari semua member membuatnya tidak bisa melakukan apapun selain menatap Sang sahabat dengan begitu terluka.

"Kenapa tega?"

Cleo menatap kearah ameera yang kini berdiri disamping azea. Tatapan kesal bercampur tidak percaya. mereka tau, jika saat ini adalah masa persaingan tapi mereka tidak pernah menyangka akan tiba hari dimana mereka merasa di khianati oleh orang terdekat mereka.

"Kak, gue kira lo bakalan bersaing dengan sehat, tapi ini benar-benar licik" ujar angel dengan begitu sarkas "skandal? Tim high benar-benar di luar prediksi"

Cleo menatap kearah emily yang masih saja menatapnya dengan tatapan tajam, sedih dan juga tidak percaya bercampur disana.

"Ly, gu-"

emily menggeleng saat cleo ingin meraih tangannya, rasa sakit karena di khianati seorang teman benar-benar menyesakkan. 

"cleo udah melakukan hal yang benar kak mel" semua mata menatap kearah saras yang kini berdiri disamping cleo, merangkul gadis itu dengan tatapan menatap lurus ke arah melody yang masih memegang ponsel berisi foto sheva dan sosok laki-laki yang mereka ketahui kekasih sheva.

"maksud lo apa?"

saras menatap kearah azea yang kini ikut terpancing karena ucapan saras yang ambigu.

"cleo sudah benar, member yang melakukan pelanggaran harus di laporkan bukan? dan leader kita sudah melanggar aturan yang seharusnya tidak dia langgar" saras menatap emily dan juga angel yang menatpnya kesal "tim S+ biang kehancuran 4Star, kenapa masih di pertahankan member yang bermasalah dan malah menyalahkan member yang sudah melakukan hal yang benar?"

"sialan saras! lo tidak berpikir kalau masalah ini tercium media karena kebodohan dari teman lo ini?" ujar azea begitu kesal sambil menunjuk kearah cleo yang hanya terdiam "lo benar soal aturan, tapi kelakuan teman lo ini sama saja menghancurkan grup!"

saras tertawa sinis lalu menatap kearah staff inti "masalah sheva juga berawal karena tindakan mr. gracio, lalu apakah ada yang mau menyalahkannya?" saras menatap kearah member lalu ke arah meoldy "anda hanya memperkeruh suasana diantara member, anda mau melimpahkan semua masalah yang di perbuat oleh mr. gracio kepada member yang bersangkutan, bukan? anda berhasil, tapi saya pribadi setuju dengan Cleo, anda tidak bisa memberikan hukuman kepada cleo"

melody menghela nafas lalu menatap kearah saras yang terlihat begitu melindungi cleo, sedangkan cleo hanya diam saja tidak ingin membela dirinya. dia sesekali melirik kearah emily yang membuang muka darinya.

"saras benar, saya hanya ingin mengetahui siapa yang berani menyebar foto sheva, dan saya sudah menemukan jawabannya! saya mungkin tidak bisa memberikan hukuman, cleo" cleo menoleh kearah melody yang menatapnya serius "tapi saya juga tidak bisa melepaskanmu begitu saja!"

POSESIF (DELSHAN) [TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang