Lebih dari seminggu mengabaikan Ricky, sekitar lebih tiga harian, Hesa berbaring disofa sambil memikirkan apa yang harus ia lakukan selain memperkosa dan mengabaikannya?
//Ting!
Notif handphone Hesa berbunyi, ada chat masuk di whatsappnya
:Soobin
P menurut lo, gua beli korset apa enggak?
Korset? Apaan tu?
Ck! Bego, korset itu tuh yang buat nge langsingin pinggang biar kek ramping gitu pinggangnya
Ohh, coba liat
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kayak gini
Menarik, gue nitip boleh ga? Nanti gue tf.
Ok, awas aje ga di tf
Meletakkan handphonenya dimeja sambil memikirkan bagaimana jika Ricky yang memakainya? Ah, pasti cantik. Tertawa meledek keluar dari mulut Hesa.
"Haha, liat aja, gimana langsingnya pinggang Ricky." Kata dirinya.
//Author: Kok ngeri sih :V
Ricky melihat Hesa berbaring disofa sambil menatap langit langit. Karna bingung Ricky menghampiri Hesa yang diam tak bergerak sedikit pun.
"Oh, gapapa, btw kamu beli apa? Enak kayaknya" Kata Hesa melihat belanjaan Ricky yang sedikit banyak.
"Oh, stok makanan, ada daging, ramen, sayuran, dan lain lain" Jawab Ricky sambil senyum. Hesa menganggukkan dan menyuruh Ricky menaruh stok makanannya dikulkas. Dengan senang hati Ricky jalan kearah dapur dengan hati gembira.
Flashback on Hesa memaafkan Ricky
Hesa memainkan handphonenya sambil bersenderan pada meja makan yang luas. Tanpa sadar bahwa Ricky sudah ada didepannya sambil menahan nangis.
"K-kak Hes.. Ricky minta maaf.. Iya Ricky salah, Ricky gak akan deket deket Jaehyun lagi kok.. Maafin Ricky yaa.." Bilang Ricky panjang lebar tapi tak ada tanggapan dari Hesa sama sekali.
"Kak.. Hiks.. Kak Hesa.." "Apa sih? Ganggu, sana sana gue sibuk."
Gue? Hesa berkata padanya seperti itu? Gak gak boleh terjadi ini, Ricky mulai memikirkan ide agar Hesa memaafkannya.
"Kak Hesa.." "Rik, ganggu- eh?" Baru bilang beberapa kata, Hesa dibuat terkejut karna Ricky memeluk dirinya erat, lebih erat bahkan.
"Huaaaa!! Maafin Ricky! Jangan kayak gini ke Ricky! Ricky.. Hiks.. Gak sukaa!" Tangis Ricky pecah dalam dekapan Hesa, sampai kaos Hesa basah dibuatnya.
"Iya iya! Coba lepas dulu" Bilangnya pada Ricky yang masih sesegukkan didalam dekapannya. Ricky melepas dekapannya pada Hesa dan memilih ujung kaos putihnya.
"Kakak maafin kamu, tapi kalo kamu ngulangin lagi, kakak gak segan segan siksa kamu langsung. Ngerti?"
Setelah menunggu beberapa hari, akhirnya korset yang ia titipkan sampai juga. Ia membuka paket itu dan melihat korset yang sama foto yang Soobin kasih waktu itu.
Segera Hesa ke kamar, menarik kursi dan meletakkannya di cermin besar yang terpajang di sebelah lemari.
Hesa duduk dan melihat lihat korset nya.
*Huhh, takut kelewatan gue, tapi bodoamat ah* Batin Hesa
"RICKY!! RICKY!! SINI DULU SEBENTAR!" Teriak Hesa dari dalam kamar.
Lima menit kemudian Ricky masuk ke kamar Hesa dan bertanya ada apa?
"Sini, depan kakak"
"Buat apa?"
"Sini dulu udah, pegangan tangan kursinya"
Hesa langsung memakaikan korset tersebut pada pinggang Ricky. Ricky merasa sesak nafas karna Hesa menariknya dengan kuat.
"Kak.. Enggh.. Sesekhh.." "Dikit lagi"
Benar, benar benar sangat menggoda baginya, pinggang yang ramping membuat dirinya terangsang. Sementara Ricky menahan sesak nafas pada perutnya.
Hesa menarik pinggang yang terpasang korset itu posesif. Wajahnya dengan wajah Ricky hampir bersentuhan.
"Sebentar ya?" Oh, apa lagi ini? Ia tidak melihat sama sekali bahwa wajahnya sedang menahan sesak sampai hampir keringat.
"Sesekhh, lepashh.." Kata Ricky sambil menahan sesak.