7

2.2K 113 16
                                        

Ricky sedang dikelas menyimak pelajaran yang paling ia benci, Matematika yang di ajarkan oleh Bu Jennie, cantik sih tapi sekalinya marah pada langsung ciut.

"Oke anak anak, ibu akan memberikan tugas untuk kalian, berkelompok masing masing dua orang ya."

"Mau ibu pilihin atau kalian pilih sendiri?" Tanya Jennie pada anak muridnya, dan kebanyakan yang teriak dipilihkan olehnya.

"Oke kalo maunya di pilihin sama ibu, jadi.. Jungwon sama Sakuya, Jay sama Jeno.."

"Yah, gak sekelompok sama pacar gue.." Kata Jay yang duduk si sebelah temannya.

"Yeuu! Pacaran mulu lo"
"Serah gue lah, dari pada lo? Pacaran tapi gak di anggep." Jawab Jay ketus pada teman sebelahnya, Park Sunghoon kekasih dari Shim Jaeyun.

Memilih untuk diam, Sunghoon memutar bola matanya malas.

"Ricky sama Jaehyun, gak ada yang protes ya!" Kata Jennie dan meninggalkan kelas. Semuanya menjawab iya dan langsung menghampiri teman sekelompoknya.

Jaehyun menghampiri Ricky yang tengah menggambar di buku lalu duduk si sebelahnya.

"Rik, nanti kerkomnya di rumah gua ya."

"Oh? Iya.. Mana alamat rumah lo?"

"Catet ya, jalan Nagarisan nomor 7." Kata Jaehyun menyuruh Ricky untuk mencatat alamat rumahnya.

"Udah, yaudah nanti gua kerumah lo. Jam berapa maunya?" Tanya Ricky.

Jaehyun tersenyum licik tapi tak diketahui oleh Ricky sendiri padahal Riki sedang menatap wajah bening Jaehyun.

"Malem aja gimana? Jam tujuh?"
"Em? Jam tujuh ya? Yaudah gapapa"

Jaehyun tersenyum penuh kebanggaan lalu meninggalkan Ricky. sendiri.

***

Sudah tujuh lewat lima menit, waktunya ia pergi kerumah Jaehyun, oke, sudah rapih waktunya jalan. Ia keluar kamar membawa buku yang diperlukan untuk kerkom, saat melewati ruang tamu Ricky berpapasan dengan Hesa.

"Loh? Mau kemana kamu?" Tanya Hesa dengan penuh intens.

"Ee, mau pergi kerkom kak, dirumah Sakuya, gapapakan?" Jawab Ricky sedikit ketakutan.

"Ohh, yaudah sana, awas aja bohong."
"Hihi, iya kak aku jalan ya dadahh.."

*Cup~

Sebelum jalan, Ricky menyempatkan mencium pipi Hesa lalu pergi dengan semangat.

Hesa terkejut karna baru pertama kalinya ia mendapatkan kecupan manis dari Ricky.

*Tumben?* Batinnya

Ricky sudah sampai dirumah Jaehyun ia melihat sekeliling rumah agak mewah itu.

"Bener gak sih ini rumahnya? Gua takut salah.."

Dengan ragu ragu, Ricky menekan bell rumah Jaehyun dan keluarlah seorang maid.

"E-eh? Hai, mau nanya ada Jaehyunnya gak?" Tanya Riki gugup.

"Oh, Ricky ya? Iya tuan Jaehyun ada di kamar, nanti Ricky naik tangga disitu ada empat kamar, kamar ke tiga itu kamar tuan Jaehyun." Jelas maid tersebut. Ricky membungkuk Terima kasih pada maid tersebut, dan segera ia menaiki tangga lalu menuju kamar Jaehyun.

*Tok tok tok!

Ricky mengetuk pintu putih, siapa lagi kalo bukan kamar Jaehyun? Tiga kali mengetuk pintunya, akhirnya orang yang ia tunggu tunggu keluar.

"Oh? Ricky ya? Ayo masuk." Kata Jaehyun mempersilahkan Riki masuk.

//8:44 pm

Mereka berdua sudah selesai kerkom dan saatnya Ricky pulang.

"Udah selesai, gua pulang ya Jae."
"Yaudah sana, hati hati, kalo ada begal telpon gue." Jawab Jaehyun pede, Riki yang mendapatkan kalimat tersebut merasa jijik.

Ricky tersenyum canggung lalu keluar dari rumah agak mewah milik Jaehyun.

Ia sudah sampai di depan rumahnya sekarang, untung di jalan tak ada begal atau apa, saat membuka pintu ia dikejutkan dengan Hesa yang sudah menunggu sambil melipat kedua tangannya.

"K-kak?"
"Kamu bohong ya? Katanya sama Sakuya?"

"Apa sih! Emang bener kok aku sama Sakuya."
"Tadi kakak tanya Sakuya lewat chat, katanya enggak, malahan dia bilang kamu sekelompok sama.."

Jantung Ricky berdetak hebat keringat dingin bercucuran dan tubuhnya gemetaran.

"Jung Jaehyun."

*Deg!

TBC

Maaf yaa aku gantung :V

Jangan marah pliss 🤭🤭
Nanti aku kasih gope deh ✌🏻😢😢

IS MINE! || [ HEEKI ] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang