25

1.4K 90 21
                                        

Di satu sisi ricky tengah asik memasak makan malam sedangkan di sisi lain ada seorang pria jangkung tengah mencambuk seorang wanita, teriakan tangisan dan ampun menggelar di ruangan itu, ruangan di mana hesa menyiksa korban nya. Ruangan itu penuh dengan alat siksaan.

Tanpa ampun dan rasa kasihan sedikit pun hesa terus mencambuk punggung yang sudah berlumuran darah itu. Sedangkan si korban menahan sakit yang bukan main itu.

Bosan dengan kegiatannya kini hesa mengambil semprotan berisi air sabun dan menyemprotkannya di punggung wanita itu, spontan wanita itu berjinjit dan berteriak.

Luka yang masih basah dan terbuka itu di siram menggunakan air sabun, ngilu euyyyy.

"H-hesa maaf sa, gue janji ga deket deket lo lagi.. Hikss..maafin gue.."

"Basi."

Hesa kembali mencambuk punggung wanita itu, sekalian bersenang-senang sudah lama sekali ia tak menyiksa orang, terakhir kali tahun lalu mungkin, entah lah.

"Perkataan lo semua itu basi, udah berapa kali lo ngomong gitu sama gua, berkali-kali tapi masih di ulang." Ucap nya yang terus mencambuk punggung itu.

Ricky menata rapih makanan yang sudah ia masak, kemudian ia hanya perlu memanggil hesa.

"Kak hesa mana?"

"Kak hesa!! Ayo makan!" Panggilnya.

Hesa mendengar dari bawah menoleh ke atas, sepertinya sudah waktu makan malam, ia menyudahi mencambuk punggung itu dan pergi keatas untuk mengisi perut.

Ia memeluk ricky dari belakang sampai sang empu reflek memukul 'adik' nya.

Hesa menutupi adik nya dengan kedua tangan dan perlahan merosot ke bawah sambil meringis.

"Eh-ehh?! Kak maaf kak ga sengaja!" Ucapnya.

Ia membantu hesa untuk berdiri kembali.

"Maaf kak, ga sengaja..!"

"Hati hati lain kali astaga" Ujar hesa.

Ricky mengangguk, kemudian menuntun nya ke meja makan, seharus nya ricky di depan hesa namun hesa meminta untuk ricky duduk si sebelah nya.

Tanpa sepatah kata apapun mereka mulai acara makan malam, hesa memakan nya dengan lahap sementara ricky memakannya perlahan.

"Hesa kenyang.. Abisin" Ucap ricky kemudian mendorong piringnya ke hesa kemudian minum air.

Tanpa menjawab pun hesa akan menghabisinya.

"Aduh! Shhtt dede jangan nendang..!"

"Kenapa?" Tanya hesa sambil mengunyah.

"Dede nendang.. Sakit.. Hikss.."

Reflek hesa mengelus lembut perut buncit ricky, ricky meringis menahan sakitnya saat anak yang ia kandung menendang perutnya. Rasanya sangat sakit seperti ingin meledak.

Hesa tidak bisa apa apa selain mengelus perut ricky.



































"makanya kalo belum siap jadi suami gausa nanam benih ke orang lu"
- author

"bacot dekil" - hesa

"૮꒰◞ ˕ ◟ ྀི꒱ა" - author



























Malam harinya ricky gelisah terus terusan karena rasa tak nyaman pada perutnya, kadang hesa kebangun karena istrinya kesakitan. Namun hesa harus menerimanya karena ini juga karena dirinya.

"hiks.. hesa sakit.." ringisnya

"aku cuma mau tidur tenang ricky"

"hiks.. ini juga gara-gara kamu hesa!! karena aku bilang ke guru karena kamu bolos dan ngeroko kamu sampe segini nya sama aku?!! aku cuma ngejalanin perintah guru hesa.. kamu juga ngga seharusnya sampe begini.. hikss..! kamu buat masa depan aku hancur.. usaha aku mau kuliah di ual terbuang sia-sia karena kamu!! aku belajar mati matian demi masuk universitas impian aku tapi kamu hancurin semuanya! kamu ngga bisa pikir ini sepele karena ini impian mama aku juga!! kamu jahat, sa.."

Ucap ricky panjang lebar dan keluar untuk tidur sendiri di kamar tamu.

Hesa? Ahh dia hanya diam dengan ucapan ricky barusan, ia langsung sadar apa yang ia lakukan kepada ricky hanya karena hal sepele.

Hesa bangun dan menuju balkon, sambil menatap langit gelap dan sedikit bergradasi biru gelap ia memikirkan ucapan ricky sekali lagi.

Hanya karena hal sepele ia membuat mimpi seseorang, ia sudah membuat orang gagal mencapai keinginan ibu nya.





























"Brengsek!"


























"I hate you hesa..."





































nah yang minta update, mwhhhhhh

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 12, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

IS MINE! || [ HEEKI ] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang