Chapter 6: Windmill

3.6K 285 35
                                        

Don't Like Don't Read

.

.

.

Warning! Penulisan PUEBI Kurang Tepat dan Typo Bertebaran⚠️

.

.

.

-Happy Reading-

🤍🤍🤍🤍

"Awa ni" ucap Bintang ketika Kayra ingin memasukkan tubuhnya ke dalam bathub

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Awa ni" ucap Bintang ketika Kayra ingin memasukkan tubuhnya ke dalam bathub. Si kecil ingin meraih mainan kincir anginnya yang berada di atas wastafel.

"Nanti basah baby, bahannya terbuat dari kertas dan bisa sobek jika terkena air" ucap Kayra dan hal itu membuat sudut bibir si kecil melengkung. Hal itu, mau tidak mau Kayra mengalah dan membiarkan si kecil membawa kincir angin tersebut masuk ke dalam bathtub.

Biarkanlah, dengan ini mungkin si kecil akan tahu sebab akibatnya nanti.

"Nah.. nahh..!" Bintang terkejut ketika kincir anginya perlahan berubah bentuk dan tidak bisa seperti sedia kala ketika si kecil meredam kincir angin tersebut.

Kayra hanya diam untuk memberikan waktu si kecil untuk memahami apa yang terjadi saat ini, dan benar saja tidak lama kemudian Bintang menatap Kayra dengan wajah sedihnya.

"Kenapa sayang?" Tanya Kayra yang pura-pura tidak tahu dengan apa yang terjadi. Sedangkan Bintang tidak menjawab pertanyaan sang ibu, ia hanya mengangkat batang kincir angin tersebut seakan menunjukkan apa yang membuatnya sedih.

"Hah.." Kayra menghela napasnya kemudian membantu si kecil membersihkan badannya dengan segala tetek bengek dunia mandi.

"Mommy kan sudah bilang, kalau kincir anginnya bisa rusak karena kertas ini jika terkena air akan hancur, coba lihat mudah sobek bukan?" Bintang menganggukkan kepalanya dengan lesu dan mulai mengerti kenapa hal tersebut bisa terjadi.

Ya, kadangkala ada saatnya orang tua memberikan kesempatan agar si kecil mengerti sebab akibat dan bisa menjadi sebuah pembelajaran di masa depan.

"Lain kali, baby Bintang mau mengajak mainan kincir anginnya mandi bersama lagi?" Tanya Kayra dan langsung di balas gelengan Bintang dengan lucu. Sedangkan sang ibu tersenyum manis seraya mengangkat tubuh mungil Bintang karena ritual mandinya telah selesai.

"It's oke, karena ini pertama kalinya baby Bintang melakukan sesuatu yang tidak benar, kedepannya putra kesayangannya mommy ini bisa lebih berhati-hati merawat mainannya" ucap Kayra dengan tutur lembut sehingga membuat perasa sedih Bintang berkurang.

Star (Slow Update)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang