Pepatah mengatakan kalau kehidupan seperti roda yang selalu berputar, kadang hidup berada di atas kadang berada di bawah. Lalu bagaimana ketika dunia yang di hadapi selalu menekan hidup anak kecil untuk selalu berada di bawah, tidak ada sedikitpun k...
Warning! Penulisan PUEBI Kurang Tepat dan Typo Bertebaran⚠️
.
.
.
-Happy Reading-
🤍🤍🤍🤍
08.00 AM, At Hospital
Begitu ramai para pasien yang berlalu lalang membuat Bintang yang berada di pangkuan sang ibu menatap orang-orang tersebut dengan tatapan polosnya. Mereka berdua tengah duduk menunggu panggilan perawat, karena hari ini adalah jadwal pemeriksaan kesehatan si bungsu menggemaskan Alexius.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kayra yang tidak mau membuat si kecil merasa bosan akhirnya mengajak Bintang untuk berbicara dan lucunya si kecil begitu ekspresif memberikan jawabannya.
"Baby Bintang mau sabar?"
"Bal.."
"Habis ini kita masuk ya.."
"Ya.."
"Nanti kalau sudah masuk kita ketemu dokter cantik"
"Hump.. tik.."
"Janji tidak menangis ya.."
"No no ngis.."
"Iya.. karena baby Bintang anak .." sengaja Kayra memotong kata terakhir karena ia ingin mendengar lanjutan si kecil.
"Eci.." jawaban polos Bintang membuat Kayra terkekeh gemas karena merasa jawaban si kecil antar benar dan tidak.
"Lebih tepatnya hebat sayang, bukan kecil" balas Kayra sambil tertawa kecil dan hal itu membuat Bintang ikut tertawa melihat sang ibu.
"Bintang Regantara Alexius!" Di tengah obrolan hangat antara ibu dan anak itu terdengar panggilan dari perawat yang memanggil nama Bintang. Kayra yang mendengar pun bergegas menggendong si kecil dan berjalan ke ruang dokter anak.
Bintang yang tadinya diam dan tenang mulai menunjukkan sikap yang berbeda. Wajahnya yang tadi terlihat senang kini langsung muram ketika mata bulat menggemaskan itu melihat sosok dokter yang memiliki hubungan buruk di masa lalunya.
Lebih tepatnya satu bulan yang lalu.
"Maaf nyonya Kayra, anda sampai mau datang ke rumah sakit karena saya. Saya tidak bisa berkunjung ke rumah anda karena kebetulan hari ini ada agenda tambahan yang bertabrakan dengan jadwal pemeriksaan Bintang" ucap dokter bername tag "Silvia". Raut wajah dokter tersebut merasa bersalah karena membuat pasien VIP malah datang ke tempatnya padahal seharusnya ia harus siap jika memiliki agenda untuk pasien VIP. Apalagi yang ia hadapi keluarga Alexius, yang mana Jeffran tidak suka orang yang menunda segala sesuatu apalagi kesehatan putra kecilnya.