Perdebatan

101 5 0
                                        

HALO SEMUANYA!!
MAAF SEBELUMNYA KARENA SAYA JARANG SEKALI UP CERITA KEBETULAN SAYA MASIH SEKOLAH JADI SULIT UNTUK MEMBAGI WAKTU UNTUK UP . TERIMAKASIH KARENA SUDAH SABAR MENUNGGU SEMOGA UP KALI INI MEMUASKAN 😇🙏

Kemudian Alex langsung menggendong Laura, setelah itu dia menggunakan kekuatan teleportasinya untuk membawanya sampai ke rumah, setibanya disana Kenzo melihat Laura dari kejauhan sedang berdiri bersama lelaki, namun dirinya merasa bingung siapa lelaki itu yang akhirnya Kenzo pun menghampiri mereka berdua dan bertanya.

"Siapa kamu?" Tanya Kenzo dengan nada yang ketus.

"Aku? Aku adalah Kekasihnya." Balas Alex sembari mengangkat satu alisnya yang seolah-olah mengejek.

Ketika Alex berkata bahwa dirinya itu kekasih Laura, Laura menarik telinga Alex dengan kuat. Alex hanya bisa tertawa karena tarikan nya itu tidak terasa bagi dirinya, ia berpura-pura merasa kesakitan.

"Awww sakit sakit! Ampun.." Jerit Alex berpura-pura kesakitan.

"Laura, apa itu benar?" Tanya kenzo terhadap Laura dan berharap yang dikatakan lelaki tadi hanya bualan saja.

"A-anu" Ucap Laura canggung.

Ketika Laura ingin menjawab, tiba-tiba nenek Laura keluar dari dalam rumah.

"Eh eh eh, ada apa ini? Kok pada ribut begini.." ucap nenek sambil menenangkan suasana agar tidak terjadi keributan kembali.

Alex pun menjawabnya dengan wajah tenang yang seolah-olah tidak terjadi keributan " Ah nenek, kita cuma berbincang bincang saja tidak lebih."

"Ya sudah, sekarang hari mulai gelap tidak baik berlama-lama diluar, lebih baik kita masuk saja kedalam sambil menunggu waktu makan malam." Ucap nenek.

Mereka pun menuruti ajakan dari nenek, sesampainya didalam mereka duduk di lesehan yang beralasan tikar empuk dan nyaman. Rumah nenek Laura memanglah sederhana dan tak semewah rumah warga lainnya tetapi rumah ini nyaman sekali untuk ditempati. Agar suasana tidak canggung nenek Laura pun memulai percakapan.

"Ehem! Omong omong Laura abis darimana? Sampai Alex tiba-tiba disini?" Tanya nenek sebagai pembuka topik pembicaraan.

"Hah? Nenek kenal lelaki itu?" Ucap kenzo terkejut.

Laura hanya terdiam dan kini pikiran nya masih terbayang tentang kejadian yang terjadi ketika dirinya masih berada di mansion. Pipi Laura pun perlahan memerah, Alex yang menyadari nya hanya bisa tersenyum.

"Iya, dia yang membantu nenek waktu nenek sekarat ketika Laura di culik." Jelas si nenek.

"Maksudnya nek? Laura di culik gimana? Kok ga pernah cerita sama Kenzo." Balas kenzo kebingungan.

"Nenek juga bingung mau jelasinnya gimana karena ceritanya itu panjang, jadi kamu cukup tau sampai disini aja ya Kenzo."  Ucap nenek.

Kenzo kecewa karena tidak bisa mengetahui kelanjutan ceritanya, selain itu Kenzo juga merasa cemburu karena Laura masih lengket bersama lelaki itu. Kenzo menyukai Laura sejak masih SMP, karena ketika Kuliah dia diharuskan ikut keluarga ayahnya yang dikota dengan terpaksa ia meninggalkan Laura, sebelum datang ke desa ini dirinya berharap bisa menembak Laura dan mengajaknya untuk berpacaran. Namun sungguh disayangkan rencananya itu gagal, tetapi dirinya masih belum menyerah untuk mencuri perhatian Laura.

"Aku ga boleh nyerah begitu aja!" Ucap Kenzo dalam benak hatinya.

"Laura, ikut nenek ke dapur sekarang!" Perintah nenek.

Laura bergegas mengikuti nenek nya menuju dapur, kini hanya ada mereka berdua diruang tamu suasana pun terasa canggung.

Disisi lainnya Laura bingung kenapa dirinya diajak ke dapur.

"Ada apa nek?" Tanya Laura kebingungan.

"Nenek cuma mau minta tolong aja untuk menyiapkan makan malam." Jelasnya.

Laura hanya mengangguk anggukkan kepalanya, tanpa banyak bicara mereka berdua langsung dengan cepat menyiapkan makanan nya. 15 menit berlalu masih sama kondisi di ruang tamu terasa hening dan canggung karena tidak ada salah seorang pun yang membuka topik pembicaraan, tiba-tiba Alex merasakan kejanggalan dengan rumah nenek Laura, ia merasa diawasi oleh seseorang.

40 menit kemudian makanan sudah siap untuk disajikan dan siap untuk dinikmati bersama. Aromanya sungguh mengunggah selera  bahkan yang tadinya Alex memiliki niat untuk pulang duluan pun tidak jadi.

HANTU GANTENGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang