A DESTINY[07]

687 43 4
                                        

assalamuaikum wr.wb
halo semuanya nih aku up lagi!
jangan lupa vote dan komen yah!

HAPPY READING!
.
.
.
.
.

.......

"yaallah raline, aku rasanya lemes banget ngedenger cerita kamu" ujar kanisya sambil menatap raline yang sedari tadi menceritakan sambil menangis

kanisya dan lalitha pun langsung saja memeluk raline dengan sangat erat, mereka juga ikut menangis mendengar cerita dari sahabatnya itu.

sahabat raline pun tahu sehancur apa raline sekarang, masa depan raline sudah di renggut oleh laki-laki brengsek itu, dan dengan tidak berdosanya lelaki itu malah menyalahkan raline bahwa disini lah raline yang bersalah bukan dia.

raline terus menangis didekapan sahabatnya, lalu lalitha menanyakan "terus gimana gus rafka mau tanggung jawabkan?"
tanya lalitha sambil menatap wajah raline.

raline pun mengangkat wajahnya dan berbalik menatap wajah lalitha "awalnya gus rafka gamau tanggung jawab, tapi pak kyai maksa gus rafka buat tanggung jawab" jawabnya dengan tatapan yang sendu

"yang sabar ya line, aku yakin kamu bisa lewatin ini semua dengan sabar, mungkin ini ujian buat kamu" ucap lembut kanisya guna untuk menenangkan raline.

"iya line, pokoknya sekarang pesan aku kamu tabah dalam menghadapi semua ini, jangan gampang menyerah juga ya....." ujar lalitha juga.

lalu raline menatap kedua sahabatnya itu dengan tatapan sendu "makasih ya kalian udah selalu ada buat aku, selalu bikin aku tenang, makasih ya buat semuanya" ucap raline sambil tersenyum walau matanya sembab,mereka bertiga pun berpelukan lagi.

........

berita tentang gus yang memperkosa santrinya pun menyebar dengan begitu cepat di area pesantren, banyak yang tidak menyangka dengan itu semua, bagaimana bisa seorang gus yang terkenal dengan kealimannya dan ketaatannya memperkosa santrinya sendiri? apakah gus nya itu waras? atau tidak.

berita itu menyebar karena tadi ada orang yang menguping pembicaraan antara gus rafka, kyai, bu nyai dan raline, jadi lah beritanya menyebar.

didalam kamar gus rafka terus saja mondar mandir, dia tidak percaya bahwa dia telah memperkosa santrinya sendiri, bagaimana bisa itu terjadi?

itu yang ada di benak gus rafka sampe sekarang, karena dia benar-benar lupa dengan kejadian tadi malam.

rasanya gus rafka tidak percaya dengan itu semua, gus rafka berpikir bahwa wanita itu lah yang menjebaknya "dasar wanita murahan" cacian itu keluar dari mulut gus rafka dengan tidak tau dirinya.

"liat saja nanti kedepannya saya tidak akan tinggal diam, ketika dia nanti jadi istri saya, saya akan buat dia hidup bagaikan di neraka, saya benar-benar tidak terima dengan permainan yang wanita murahan itu mainkan" ujar gus rafka dengan emosi yang tidak stabil, rasanya dia ingin memaki-maki wanita itu sekarang juga.

lalu setelah itu pintu kamar gus rafka di ketuk oleh sang ibunda, gus rafka pun keluar dari kamarnya "ada apa umi?" tanya gus rafka dengan lembut

"kamu disuruh abi ke bawah" jawab uminya itu sambil menatap gus rafka dengan tatapa yang sangat sendu, rasanya dia benar-benar kecewa dengan anaknya itu, dia sepertinya benar-benar gagal mendidik anaknya itu.

"iya umi, nanti rafka ke bawah" ujarnya, lalu uminya pun berlalu begitu saja, dan rafka pun ikut menyusul uminya untuk ke bawah menemui abinya.

......
setelah sampai dibawah gus rafka melihat abinya sedang duduk dengan kedua orang yang tidak rafka kenali, lalu rafka pun menghampiri mereka.

"rafka abi panggil kamu kesini untuk menjelaskan apa yang terjadi saat ini kepada mereka berdua, mereka berdua kedua orang tua raline" ujar kyai zamhari ketika melihat rafka di depannya.

gua rafka hanya mengganggukkan kepalanya saja, dia pun menyalami kedua orang tua raline tersebut,  gus rafka menghela nafas panjang seraya bersiap untuk menjelaskan apa yang terjadi saat ini.

gus rafka menatap mereka, meraka pun balik menatap rafka dengan tatapan yang keheranan, di benak mereka bertanya-tanya kenapa mereka di panggil kesini, apakah karena raline tidak di perbolehkan pulang kemarin? karena raline tidak ada kabar sama sekali sekarang.

"jadi sebenernya apa yang mau pak kyai jelaskan kepada kami berdua?" tanya ayah raline dengan penasaran.

"sebenernya....."

.........

segitu dulu ya temen-temen sampe jumpa di part selanjutnya!

ouh iya nih, aku mau buat adegan dimana raline dilecehin sama gus rafka tapi kayanya ini khusus 18+ aja, kemungkinan aku bakal tulis part itu di nbj sih, jadi kaliann harus baca yaa nanti!!!

jangan lupa vote, komen and follow ya temen'!!

bye love!

A DESTINYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang