44.Dream catcher

109 15 0
                                        

'Semoga dengan ini, konflik cinta segitiga antara Ji Hoo, Jan Di, dan Jun Pyo seperti di drama aslinya tidak akan terjadi'. Sayang sekali, harapan yg sangat bagus seulha. Tapi.. Andai kau tau apa yg sedang terjadi sekarang ketika kau saat ini tertidur pulas diatas tempat tidur dengan kasur yg nyaman di penginapan pulau merk.

Dua dari tiga orang yg ada dalam harapan, jandi dan jihoo sedang duduk di perahu tak jauh di pinggir pantai, di malam hari dan hanya berdua diterangi cahaya tiang lampu yg tak jauh dari sana... Dan lampu jembatan tak jauh dari posisi keduanya terlibat pembicaraan yg seperti di drama nya. Padahal sebagian perkataan dari mulut jihoo pernah di bicarakan dengan seulha tadi di sekitar jalan penginapan mengapung mereka selama liburan.

Entahlah, apa tujuan dari ji Hoo yg kini kembali membicarakan nya dan menceritakan pada jandi, mungkin...sebuah Test, dulu seulha pernah terus terang berkata kalau jandi itu suka jihoo, tepatnya sehari sebelum min Seohyun dibandara kembali ke Perancis yg berakhir di susul jihoo. Lihat benar-benar pesis di dramanya, ji Hoo memeluk jandi!

Tidak ada yg tau sebenarnya apa yg ada dalam pikiran second male lead yg telah banyak membuat para penonton nya, terutama yg perempuan, mengalami second lead sindrom.

====

Seulha berdiri di depan meja pantry di restoran, matanya masih sedikit mengantuk saat memilih makanan dari deretan hidangan sarapan yang telah disiapkan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Seulha berdiri di depan meja pantry di restoran, matanya masih sedikit mengantuk saat memilih makanan dari deretan hidangan sarapan yang telah disiapkan. Hidangan-hidangan itu diperuntukkan bagi Tuan Muda Jun Pyo, pemilik pulau, dan teman-temannya. Suasana pagi terasa tenang, hanya terdengar sayup-sayup deburan ombak dari kejauhan.

Tak lama, Yoon Ji Hoo muncul, langkahnya tenang seperti biasanya.

Seulha menoleh padanya, memperhatikan sesuatu di pergelangan tangannya. "Wah, gelang! Kau suka memakai gelang seperti itu?" tanyanya, nada suaranya ringan dengan sedikit rasa ingin tahu. matanya tertuju pada aksesori di pergelangan tangan Ji Hoo.

Melihat lebih dekat, pikirannya tiba-tiba terusik. 'Klasik, estetik... Tapi kok rasanya nggak asing ya? Seperti pernah lihat sebelumnya... Mungkin cuma firasatku saja,' batinnya, sembari mencoba mengabaikan perasaan aneh yang tiba-tiba muncul.

Ji Hoo melirik gelangnya sebentar, lalu menatap Seulha dengan senyum tipis yang hangat namun penuh makna. "Bukan soal suka atau tidak. Gelang ini... punya makna tersendiri bagiku," jawabnya pelan, seperti berbicara pada dirinya sendiri.

Seulha mengangkat alis, ekspresinya sedikit skeptis. "Makna? Terdengar filosofis sekali," balasnya, nadanya setengah menggoda tapi tetap serius.

Ji Hoo hanya tertawa kecil mendengar nya, dan tenang seperti biasanya. "Mungkin memang begitu. ".

 "

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seul Ha_ [Slow Up]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang