5

312 43 0
                                        

====

"Woah... Hari pertama langsung dapat teman, ku pikir kau akan jadi penyendiri disekolah itu. Yeah... Tapi siapa yg sedang kita bicarakan, Choi seul-ha yang Agung dengan otaknya yg melebihi Einstein. " Canda Hye-jin yg tidak heran lagi, Seul-ha memang mudah dekat dengan siapapun.

Seperti biasa, seul-ha datang membantu sambil sesekali mencomot beberapa kue di Hye Cake.

"Ya kau benar sekali koki cantikku yg terkasih. Tapi..sayang nya kali ini bukan karena otak ku yg luar biasa ini, semua berkat ini" Ujar seul-ha dengan semangat dan ceria,
Mengambil buku komik naruto dalam tasnya.

"Ta-da~!" Dengan bangga seul-ha memperlihatkan komik naruto Shippuden pada Hye jin ,yg berdiri di samping meja kasir, setelah 10 menit yg lalu baru selesai bersih-bersih--akan menutup toko lebih awal karena ada urusan yg harus ia lakukan.

"Naruto....? " Hye-jin dengan alis terangkat, heran. Bagaimana bisa mendapatkan teman hanya dengan sebuah karya fiksi, dan ini Naruto yg dominan penggemarnya anak-anak dan anak SMP.

"Yap! Kau tau koki ku sayang, ternyata dia juga otaku seperti ku, Hanya aku lebih cerdas saja."

Hye-jin hanya bisa menggelengkan pelan kepala nya. "Syukurlah kalau begitu", tersenyum, ikut senang. Sebelum Terdiam, teringat sesuatu. "Oh,ya. Yg paling penting kau tidak terlibat masalah apapun disana,kan? Terutama dengan empat anak kaya itu"

"F4? Tenang saja~ semua nya aman terkendali" Balas seul-ha, santai mengibaskan tangan nya seolah masalah gampang, Tak terlalu peduli. F4 atau apapun lah itu bukan masalah nya selama mereka tak ikut campur dalam hidup nya

"Bagus lah kalau begitu. Jangan Coba-coba ingat. Mereka bisa sangat sadis, kau tau kan anak yg mencoba bunuh diri itu, anak yg kau selamat kan."hye-jin, mengangguk.

"Yeah.... Aku tau, tenang saja hye-jin , aku janji aku akan baik-baik saja. Aku choi seul-ha, F4 itu bukan apa-apanya di banding aku dan otakku."

"F4 itu... Apa? "Tanya Ji-Ae yg kecil, dengan polos bingung dan penasaran kayaknya anak 8 tahun.

"Oh, F4 itu....empat anak kaya dan berkuasa di sekolah", sambil mencomot kue cookies rasa rumput laut, setelah mengunyah cookies rasa keju. Seul-ha menjawab dengan enteng dan singkat.

"Ini, lengkap nya tentang F4" Tei-jun menunjukkan data dari salah satu situ web Google tentang 4, Pada yg lain.

"Pertama Ada song woobin, penerus bangunan infrastruktur il Shin,salah satu perusahaan arsitektur terbaik. Bahkan ada rumor bahwa setengah dari pulau jeju adalah milik perusahaannya, ini adalah perusahaan besar dengan banyak bangunan real estate,sejarah nya lebih dari 50 tahun. mereka masih memiliki sejumlah klub rekreasi dan aset-asetnya. "

'tuan tanah kiyek', seul-ha hanya melirik layar tersebut, sambil memakan cemilan cookies dari piring diatas meja. Mendengar dengan santai penjelasan ahn Tae-jun.

"Berikutnya..Soo yi jung orang termuda yang melakukan debut di vienna pada umur 16 tahun dan seketika terkenal menjadi ahli keramik yang luar biasa. UNESCO memilihnya menjadi salah satu seniman muda terbaik. keluarga soo nya adalah yg memulai revolusi kesenian,mereka memiliki sebuah museum Woo Sung. Pemiliknya adalah kakeknya yi jung."

"lalu ada si cucu mantan presiden,Yoon suk Young, Yoon Ji Hoo. Pusan Kesenian Su am,, Yayasan kebudayaan Su Am, Tim sepak bola eropa and Tim basball amerika liga utama...semua itu milik yoon"

'yeah...si yatim piatu yg kaya raya, si secon male lead yg ditakdirkan sadboy.' seul-ha acuh, semua ini tidak ada hubungan nya dengan dirinya.

"Dan yang terakhir......"

"siapa yg tak kenal dia." ujar Ahn Ji-Ae, 8 tahun yg tak kalah pintar dengan sang kakak, hanya rasa ingin tahu saja yg tinggi, lengkap dengan kepekaan yg semua membuat nya sedikit lebih dewasa dari anak seumurannya.

"orang yg terlahir dengan sendok emas di mulutnya...." Seul-ha menambahkan, dengan gaya sherlock holmes yg bosan.

"Goo joon pyo, penerus Shinhwa dan pemimpin F4. hanya itu. dan tak satupun dari mereka yg hebat menurutku." Tae-jun, berpendapat. Mengambil satu cookies.

"yeah kau benar, anak yg tak pernah tau susahnya hidup hanyalah boneka kaca dalam istana rumah si Barbie. agak lain memang pengibaratan ini, tapi itulah kenyataannyan.".seul-ha dengan tak acuh dan tak tertarik.

====

paginya, seperti pagi hari yg biasa untuk seul-ha yg masih sempat bekerja sebelum berangkat ke sekolah barunya, SMA shinhwa yg megah luas dgn fasilitas yg terlampau sangat lengkap. Sungguh tempat yg sangat tepat untuk anak konglomerat yg hanya seperti di jadikan tempat bermain dan bersosial demi tujuan bisnis, bukan tempat mencari ilmu pengetahuan.

Melihat kesekelilingnya,  taman yg sepi, dengan polos. 'oh ... Aku kesasar lagi. ' batin seul-ha tanpa beban. Beralih melihat ke peta di sekolah Shinhwa ditangan nya, 'untungnya ada si peta sekarang. '. "mari kita lihat kita dimana sekarang..hmm .... tunggu dulu.  Kok taman ini kayak gak Asing ya ...?" Monolog seul-ha terus berjalan sambil melihat sekitar nya.

Seolah ada bunyi klik,  lampu imajinasi menyala diatas kepala seul-ha.  Menjentikkan jari,  seul-ha ingat sekarang. "Aku ingat! ini adalah tempat pertemuan si jan-di dengan bocah second male lead, prince sadboy itu.  Yeeahh, sebenarnya ini emang dari awal tempat si second male lead yg suka menyendiri, namanya juga introvert. Tapiii ... Mana tu bocah?". Tak terlalu memikirkan,  seul-ha mengedikkan kedua bahu dengan tak peduli. Kembali melanjutkan perjalanan.

=====

Suasana di balkon gedung SMA Shinhwa yg sepi dan begitu tenang, karena jarang didatangi karena tak ada yg menarik bagi para muridnya disana, lengkap dengan angin yg pagi hari yg sejuk.

Sangat cocok dan aman untuk... Nyanyi, pasti! Sambil menunggu Ha-na datang. Dengan gitar biasa, yang sudah pangkuan,  siap untuk dimainkan.  Terdapat banyak stiker tokoh anime yg seul-ha suka, husbunya. Duduk di tangga bangkong menuju rroofto, dekat pintu masuk balkon sepi. Mulai menggerakkan jarinya di senar gitar.  Tak lama melodi dari gitar terdengar, seul-ha mulai menyanyi salah satu lagu Korea dari kehidupan pertama nya, yg dirinya hafal sampai sekarang.


Tempat tenang dan sepi yg seharusnya menjadi daerah kekuasaan si sadboy second male lead dari F4, yoon Ji Hoo, Yg sering digunakan oleh dia untuk tidur ... telah di kuasai tanpa seizin pemilik nya saat ini oleh Seul-ha.

Si pemilik, yoon ji Hoo yg ingin tidur balkon sepi, terhenti langkah didepan pintu, ketika mendengar suara merdu yg indah dan manis dari balik pintu kayu yg tentu saja mahal,  dengan jendela kecil disana. Terdorong rasa penasaran, Yoon ji hoo melihat dari balik jendela tersebut.

Terlihat Seorang dengan penampilan nyentrik yg tak Asing lagi,yg pernah dia lihat, terutama topi yg ujungnya menyembunyikan sebagian wajah pemiliknya. Si murid yg memberikan bunga dandelion padanya. Siswi berjaket kebesaran Memainkan gitar dengan lihainya sambil bernyanyi lagu yg baru pertama kali ini ji-hoo dengar.

====

Seul Ha_ [Slow Up]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang