Manja

591 48 4
                                        

Aldo dan gaby kembali sekitar jam 10 malam, tidak lupa ia bawakan nasi untuk dua orang yang mereka tinggal di dalam ruangan adel.

"Azizi sayang, makan dulu yuk" Ajak gaby, zee tidak menolak, karena sejak pagi ia balum makan apa2, tadi pagi, dan siang ia di tawarkan makan tetapi selalu saja menolak sebelum mengetahui kabar adel lebih baik.

"Iya ma" Jawab zee, sebelum pindah duduk ke sofa, ia sempat kan berbisik..

"Kaka zee tinggal sebentar ya sayang, mau makan doang, nanti aku balik sini lagi jagain kamu, muach.." Zee mencium  sebentar kening adel lalu berjalan menghampiri gaby yang sedang menyiapkan makanan

"Kakak juga makan ya" Ucap zee dengan nada mengajak pada oniel

"Iya, kak oniel juga makan kok dek," Jawab oniel mengangguk.

Sementara zee dan oniel makan malam, gaby dan aldo menggantikan posisi zee tadi, yaitu duduk di samping adel.

"Cepat bangun nak, mama kangen" Ucap gaby, lalu mencium tangan adel

"Del, bangun nak, papa gak tenang sebelum kamu sadar, papa hawatir sayang" Kata aldo mengusap2 kepala adel.

*******

Zee dan oniel selesai makan, gaby dengan gercep membersihkan perlatan2 yang kotor.

"Mama sama papa istirahat aja ya, kak oniel juga, biar zee yang jaga adel" Kata zee melihat ke arah mereka bertiga

"Kamu aja yang istirahat nak, kami yang jaga adel, kamu pasti capek" Jawab aldo, zee menggeleng cepat

"Tidak ada kata capek dalam kamus zee kalok itu soal adel pa, ia sudah zee anggap adik sendiri, nanti kalok zee capek, baru deh kita gantian" Kata zee tersenyum

"Udah pa, zee sama dengan adel, kalok menyangkut soal salah satu dari mereka, mau kita bujuk gimana pun tetap kekeh anak nya, sedikit kerasa kepala" Timpal gaby agar suami nya mengerti

"Kayak kembar identik saja, hmm ya sudah, kami akan istirahat, tp janji ya zee, kalok kamu capek, kasih tau kami" Kata aldo. Zee mengiyakan dengan anggukan, tidak lupa senyum lebar nya ia berikan pada orang tua adel, yang sudah ia anggap orang tua sendiri

Sekitar jam 11 malam, aldo, gaby dan oniel memutuskan istirahat, agar nanti bisa gantian dengan zee menjaga adel.

"Kalok ada apa2, langsung kasih tau ya dek" Pesan oniel sebelum benar2 menutup tirai yang menjadi pembatas antara tempat mereka istirahat dengan tempat adel koma.

"Iya kak" Jawab zee. Setelah keluarga adel istirahat, zee kembali berfokus pada adel.

"Del, betah banget sih tidur, bangun dong, kak zee sendirian nih" Kata zee sambil main2 in tangan adel.

"Tau nggak del, tadinya, selesai kita di acara kelulusan itu, dan selesai sama keluarga dan sahabat kita, kak zee mau ajak kamu kerumah panggung lagi, kak zee pengen kita nginap disana del" Zee terus berbicara sendiri, berharap adel bisa dengar terus bangun dari koma nya

"Eh iya juga, kata kamu, kamu mau kasih kami kejutan, kak zee sangat menanti itu sebenarnya, tetapi, kalok tau kejutan nya akan kek gini, kak zee bakalan bilang, kak zee ga butuh kejutan dari kamu,"

"Aku jahat del, aku nyuekin kamu sampai 5 hari, maafin aku ya sayang, maafin kak zee, hiks hiks" Zee menunduk sambil membawa tangan adel ke muka nya. Zee juga menangis karena teringat bagaimana adel 5 hari kemarin berusaha mencari cara agar bisa bertegur sapa dengan dirinya tetapi selalu ia hindari, selalu ia cuekin.

"K-k.." Suara adel seperti tertahan di lehernya. Zee yang sibuk dengan pikiran nya juga tidak mendengar nya, sampai adel berusaha menggerakkan jari nya pelan.

RASA YANG SALAHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang