............??

427 42 4
                                        

Menuju end, untuk cerita baru, memang sudah thor pikirkan, tapi semua tergantung sikon juga, semoga tidak terlalu sibuk, jd bisa langsung nulis☺
.
.
Selamat membaca semua😘

.
.

"Bund, bundaa, laah bunda kemana ya, kok gada di kamar,? Di dapur juga tidak ada, bundaaa" Panggil khatrin di lantai bawah,

"Ada apa sih dek, teriak2" Kata gracio datang dari luar sambil menenteng tumbler

"Hehehe tidak ada ayah, ayah abis joging.? Kok gak ke kantor.?" Tanya khatrin

"Iya sekarang dek, selesai ayah mandi sarapan, langsung berangkat, kamu cari bunda kenapa emang.?" Tanya gracio, ia juga menghentikan langkah nya yang mau masuk kamar

"Gini yah, kakak kan masih di rumah sakit, jd gada teman khatrin ke sekolah, kak gita juga hari ini katanya tidak ada kuliah, bagaimana kalok kita jenguk kak adel" Khatrin berjalan ke ayah nya sambil lenggak lenggok seperti orang mau manja2an

"Nanti siang aja, kan kamu sekolah hari ini" Jawab gracio datar

"Nah makanya itu yah... Hehe" Khatrin menjawab sambil nyengir2

"Nggak dek, kamu harus sekolah, kakak kamu juga akan bunda suruh pulang" Tiba2 saja shani datang dari belakang langsung Menimpali jawaban khatrin, karena ia tau maksudnya apa.

"Laah bunda datang darimana.? Tadi khatrin panggil ga nyahut" Tanya khatrin berbalik badan jadi menghadap bunda nya

"Dia dari kamar zizi, apa..! Kamu mau izin,.? Gada ya.." Gita juga datang dari belakang shani langsung menjawab khatrin yang ingin tidak masuk sekolah

"Yeaaaah hmm" Khatrin buang nafas pasrah, jika sudah gita ikut Melarang, pupus sudah usaha nya, karena ia tau banget, kakak tertua nya itu tidak bisa di bantah

"Dedek mandi sana, ayah kita perlu bicara" Kata shani langsung menarik gracio masuk kamar

Melihat orang tuanya masuk kamar, dan khatrin tidak mungkin merengek pada ayah dan bunda nya, ia mencoba merayu kakak nya.

"Kaaaak.." Rengek khatrin

"Gada ya dek, kamu harus sekolah" Jawab gita datar.

.
.

"Ada apa bunda,? Kok langsung narik ayah?" Gracio terlihat bingung dengan sikap istrinya

"Ayah, ada rahasia besar yang kita tidak tau" Kata shani, gracio mangangkat alisnya sebelah makin bingung

"Nanti bunda jelasin, yang penting ayah sekarang tolong telpon zizi suruh pulang" Suruh shani

"Tapi bund, dedel pasti gamau di tinggal, tau sendiri mereka gimana" Jawab gracio tidak langsung menurut

"Karena itu ayah, azizi harus pulang, titik.!" Ucap shani, ia menekan kan kata pulang.



************

"Enghh.." Sambil melenguh, adel meraba samping nya

"Kak, kak zee" Panggil nya tetapi masih menutup matanya

"Kak zee jangan tinggalin adel, hiks hiks.." Sambil muka mata nya adel langsung menangis

RASA YANG SALAHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang