Tiga hari telah berlalu, di salah satu kamar rawat VVIP seorang gadis tersenyum saat membaca pesan yang di kirim seseorang.
+6282738901***
"Dia sudah mengetahuinya"
Disaat bersamaan seseorang memasuki kamar rawatnya.
"Dek udah sadar lu?" Sedikit jengah dengan pertanyaan tak bermutu abang keduanya.
"Belum masih tidur"
"Dih ni anak, gimana ada yang sakit?" Mendengar itu, Aura menaikan salah satu alisnya.
"Maksudnya?"
"Heh markonah, lu tuh habis di operasi. Iya cuma operasi kecil si, tapi tetep aja lu butuh transfusi darah"
Transfusi darah, katanya?
"Untung aja ada yang suka rela donorin darahnya, kalo ngga gue jamin detik itu ni rumah sakit dah ngga berbentuk"
"Siapa?"
"Apaan dah?"
"Siapa yang donorin darahnya ke gue?"
"Ngga tau, gue tanya ke bang Adrian aja dia ngga tau"
"Papah?"
"Sama aja, kaga ada yang tau siapa yang suka rela donorin darahnya. Lu beneran udah ngga papa kan? Perlu gue panggil dokter?"
"Ngga usah,"
Hening seketika.
Brian terkadang bingung dengan adiknya ini, kaya seakan-akan dia bukan adik yang dia kenal.
Mereka tumbuh bersama dengan pula asuh yang sama juga, namun di saat seperti ini Brian merasa Aura berbeda.
Brian tau emosi Aura tak pernah tertahan, tapi adiknya itu juga bukan tipekal yang akan lepas kendali jika tak ada pemicu.
Sebenarnya, apa yang terjadi dengan adiknya ini. Kenapa semenjak datangnya dia ke Indonesia sifat dan perilaku nya berbeda, seperti orang lain dengan wajah yang mirip dengan sang adik.
Aura menatap Brian yang tengah memandangnya, lalu tersenyum.
"Ada yang mau lu tanyain?"
"Apa yang terjadi?" Tanya Brian.
"Tanpa di jelasin gue rasa, keluarga Alexander akan dengan mudah menemukan informasi" Jawab Aura tersenyum dan kembali menonton televisi.
"Lu bukan Aura" Mendengar itu Aura tersenyum.
"Dan lu ngga percaya sama adik sendiri?"
"Bukan itu maksud gue, perilaku lu beda Ra. Kaya-"
"Kaya apa? Gue masih sama"
"Lu ngga pernah makan strawberry dan ngga akan pernah bisa, sedangkan sekarang lu makan strawberry"
Aura menatap Brian dan bergantian menatap sepiring strawberry yang ada di tangannya saat ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
BACK [TERBIT]
Teen FictionSudah terbit di nawalara.media. Untuk info pembelian bisa DM Instagram author @a_pjlst Rank: # 1 - bunuh diri (20 Desember 2023) # 1 - pembalasan (16 Mei 2024) # 2 - dendam (20 Mei 2024) # 3 - misteri (7 Juli 2024) Kedatangannya bagai bom waktu, te...
![BACK [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/356311066-64-k491685.jpg)