🍁🍁🍁
Seokjin mengangkat lengan baju Taehyung dan melihat semua bekas luka sayat yang masih merah hingga tangannya terulur membuka luka yang masih terbalut perban
Lagi-lagi hatinya terasa sakit melihat semua luka ditubuh kurus Taehyung. Namun belum sempat dia mengoleskan obat ke luka-luka itu Taehyung langsung menarik tangannya dari Seokjin
Rupanya Taehyung sudah bangun saat Seokjin membuka perban ditangannya. Seokjin pun terkejut saat tiba-tiba Taehyung menarik tangannya
" Kenapa kau ada disini? " Taehyung
" Begitukah caramu menyapa? " Seokjin kembali menarik tangan Taehyung
Taehyung menarik tangannya kembali dan menurunkan lengan baju piyamanya
" Aku sudah melihatnya. Cepat kemarikan agar aku bisa memberikan obat dan menutupnya kembali " Seokjin meminta dengan suara pelan
" Dimana Hoseok, hyung? " Taehyung
" Dia sudah menyerah padamu, karena itu aku menggantikannya " Seokjin
Raut wajah Taehyung pun berubah sedih, dia menunduk merasa bersalah pada Hoseok lalu beberapa detik kemudian Taehyung turun dari tempat tidurnya
" Kau mau kemana? " tanya Seokjin
" Aku akan kerumah Hoseok hyung " Taehyung
" Kau lihat jam dinding disana? Jam berapa sekarang? Sudah pasti Hoseok sudah ada di rumah sakit sekarang " Seokjin
Taehyung melihat jam dinding yang sudah menunjukkan jam 08.00 kst yang artinya memang benar Hoseok pasti sudah ada di rumah sakit untuk memulai shiftnya
" Hoseok hyung yang memintamu kemari, itu artinya dia sudah memberitahu semuanya padamu tentang kondisiku? " Taehyung
" mmm, benar. Karena itu, kau tidak perlu menutupinya. Cepat kemari. Atau mungkin.. kau sudah menyiapkan jawaban jika nanti nenekmu bertanya saat melihat luka-luka itu? " Seokjin mengulurkan tangannya kearah Taehyung kemudian menepuk bagian dari tempat tidur yang sebelumnya diduduki Taehyung
" Jadi.. Hoseok hyung tidak memberitahu nene tentang kondisiku? " Taehyung
Seokjin menatap Taehyung yang masih berdiri, " Wae? Apa kau berharap sebaliknya? "
Melihat Taehyung kembali diam, Seokjin pun bicara, " Aku tidak mengunci pintu, jadi cepat kemari "
Taehyung mendekat perlahan dan duduk ditempatya semula. Seokjin pun langsung melanjutkan kembali tugasnya membersihkan semua luka dilengan Taehyung
Setelah 20 menit Seokjin sudah selesai memberikan salep diluka-luka Taehyung dan mengganti perbannya
" Lepas bajumu " kata Seokjin
" Mwo! " Taehyung terkejut
" Aku bilang lepas bajumu. Aku akan membantu menggantinya " Seokjin kembali mengulangnya
" Tidak perlu. Aku bisa melakukannya sendiri " Taehyung
" Benarkah? Kalau begitu lakukan tanpa mengenai salep yang sudah ku oleskan diluka-lukamu. Dan pakai ini untuk membersihkan tubuhmu sendiri " Seokjin menyodorkan baju piyama yang baru dan washlap basah ditangannya yang lain
Taehyung terlihat berpikir sebelum menerima piyama dan washlap, hasilnya dia hanya menatap kedua barang itu begitu lama
" Ah satu lagi. Jangan terlalu lama. Kau tidak ingin kembali mendapat suntikan karena alergimu kambuh, kan? " Seokjin

KAMU SEDANG MEMBACA
Black Shadow
FanfictionDua saudara kandung hidup terpisah karena kedua orangtua mereka bercerai, Kim Taehyung dibawa oleh ayahnya saat umurnya masih 7 hari sedangkan Kim Seokjin dibawa oleh ibunya saat umurnya masih 5 tahun. Taehyung tidak mengingat sama sekali kenangan t...