empatdelapan

635 52 9
                                        

"pak liat Adara ga?" tanya Naura pada pak mamat

"liat" ucap pak mamat cuek

"dimana?"

"kamu bilangin ya sama temen kamu itu, jangan suka ngerjain orang tua" ucapnya sambil kesal, mukanya jutek, seperti tak biasanya

"maksudnya gimana si pak? bapak yang jelas dong ngomongnya, jangan kayak cewek lagi mens"

"Adara tuh kabur lari ngibrit dia"

"kemana?"

"ya bapak ga tau, dikira bapak sempet nanya?"

Naura yang kebetulan bersama vio tadi, ia ingin keluar juga tapi langsung ditahan oleh pak mamat

"jangan coba coba untuk kabur kayak Adara"

****

tut tut tut

"halo mang, kenapa?"

"den Dika kesini cepetan!!" ucap mang Ono terdengar panik

"ada apa mang? kok kayak panik gitu?"

"den dika pokonya cepet kesini! non Adara sama den Aksa ribut disini. mamang takut nanti non Adara nya di apa apain sama den Aksa"

tuttttt

Adara menginjak kaki Aksa "arghhh !" ia meringis kesakitan

"dasar cewe sialan!!" lalu mendorong Adara "aaaaaaa"

hap

"ka Dika" Adara jatuh di dekapan Dika, sedangkan Dika menatap Aksa tajam

"aduh, cowonya Dateng" ucap Aksa "eh! sorry lupa, mantan nya" Aksa tersenyum mengejek

Dika dan Adara masih dengan posisi tadi, Dika menatap Aksa tajam seakan ada api amarah didalam matanya

"gue ga suka lo natap gue kayak gitu, anjing!" ucap Aksa, ia melayangkan pukulan

Adara memejamkan matanya "aaaa"

dengan cepat Dika membalik tubuh Adara dan menendang Aksa

bugg

brakkk

Aksa terlempar sampai ke bangku bangku di warung mang Ono berantakan

"ngomong sama aku, kamu di apain aja sama dia?"

"gapapa kok, kak"

"jangan bilang gapapa, Adara. jelas jelas dia nyakitin kamu"

"dia cengkram bahu aku kuat banget"

"terus?"

"dia... mau... cium aku"

"bangsat!" Dika langsung menghampiri Aksa yang sedang kesakitan, menariknya dengan kasar lalu memukul nya. terjadilah perkelahian antara mereka

Aksa kalah, Dika membawa Adara pergi dari sana menggunakan motornya. sebelum itu, tak lupa Dika memberikan uang pada mang Ono untuk ganti rugi kerusakan yang ia buat

"Adara udah aman, gue telat" ucap arka dari kejauhan "gapapa deh, sama cowonya"

****

"Adara sama Dika? mereka ga sekolah?" gumam Aluna, ia melihat Adara dan Dika di taman dekat smander

fyi, Aluna ini ceritanya home schooling yah, sama kayak arka. karna mereka itukan seumuran sama Dika, so pasti kelas 12 ga bisa Nerima murid baru atau pindahan

Ini Kisah Dika Adara [DIRA] - endCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang