limapuluhtiga

597 58 14
                                        

"tante, makasih udah ungkap semuanya sekarang" ucap arka pada Laras

"you're welcome! tante juga udah muak sama kebohongan baskara. dia selalu sok jadi yang paling baik, nyatanya dia adalah bajingan, cowo brengsek!"

"aku boleh tanya sesuatu sama tante"

"apa?"

"tante kenal sama Cintya?"

"Cintya..." Laras tampak berfikir sejenak "oh, wanita gila itu?"

"dia siapa nya papa?"

"dia mantan pacar papa kamu, dulu sebelum papa kamu ketemu mama kamu, dia punya hubungan sama Cintya, lama banget. tapi, oppa ga setuju sama hubungan mereka, jadinya putus deh dan papa kamu nikah sama mama kamu karna di jodohkan oleh oppa"

"jadi, mama sama papa nikah karna perjodohan?"

"iyaa"

"apa ini sebabnya, papa selingkuh?"

"bisa jadi, asal kamu tau arka. papa kamu itu playboy!"

"apa papa punya anak sama yang namanya Cintya?"

"oh engga, kamu jangan percaya sama omongan wanita gila itu, dia selalu menganggap anaknya itu anak baskara. dasar wanita gila"

"tante masih punya hubungan sama om Cakra?"

"engga, dia udah miskin" ucapnya enteng

****

k

ini arka berada di cafe untuk menemui aluna, mereka sudah janjian

"Aluna, kenapa lo harus nutupin ini semua?" tanya arka

"ar, gue ga sengaja denger om bas ngomong itu. dia nyuruh gue buat bungkam" ucap Aluna sambil menangis

"kenapa?"

"dia ngancem gue bakal ngirim lo ke luar negeri, gue ga mau lo tambah menderita. gue juga tau gimana om bas nutupin semua nya dari lo, dia licik banget ar. gue ga mau lo tambah sengsara sama kekangan om bas"

"kenapa lo tiba tiba peduli?

"karna gue sayang sama lo" ucapnya

arka sedikit tersentak "maksud lo?"

"iya, gue sayang sama lo arka!" ucapnya terdengar tulus dan sungguh-sungguh "gue baru sadar, gue cinta sama lo"

"tapi, ini udah terlambat lun"

"gue tau, lo cinta kan sama Adara?" arka hanya menunduk "gue juga masih cinta sama Dika"

arka menatap Aluna bingung "gue ga ngerti arah omongan lo"

"iya, gue masih cinta sama Dika dan gue juga cinta sama lo"

"lo gila?" ucap arka tak habis pikir "Aluna, gimana lo bisa cinta sama dua orang sekaligus?!"

"gue ga tau! ini perasaan gue"

"lupain gue, karna gue ga akan balik lagi ke lo" ucap arka, "dan lupain Dika juga, jangan usik hubungan mereka" ucap arka

****

Dika ternyata membawa Adara ke pantai "ayo turun" titahnya

Adara turun dari mobil "kenapa kita kesini?"

"kita nikmati sunset" Dika menggandeng tangan Adara

Adara terkesiap saat tubuhnya tiba-tiba terangkat dan didudukkan di kap mobil. angin pantai yang sepoi-sepoi menerbangkan ujung rambutnya, sementara langit mulai berubah warna, bercampur jingga dan ungu.

Ini Kisah Dika Adara [DIRA] - endCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang