Happy reading ❗
Menjalani kehamilan dengan bahagia, itu adalah satu prioritas yang Dylan akan lakukan untuk Kenari. Kenari itu perempuan aktif yang tidak bisa diam. Menjadi wanita karier adalah satu kebahagiaan bagi Kenari. Di usianya yang masih terbilang muda, Kenari sudah menempati posisi terbaik di perusahaan besar.
Untuk itu, Dylan berusaha membuat Kenari tidak merasa bahwa kehamilan ini tidak menjadi penghalang akan apa yang sudah kekasihnya itu raih dalam berkarir.
Dylan selalu mengutamakan kenyamanan bagi Kenari. Termasuk menanyakan apakah Kenari masih ingin bekerja di kehamilan mudanya ini. Jika boleh, Dylan lebih senang jika Kenari diam di rumah menyambut dirinya ketika pulang bekerja. Menyambut dengan senyuman manis dan dekapan hangat yang selalu membuat Dylan nyaman.
Tetapi, Dylan lebih mengutamakan kenyamanan dan kemauan Kenari di atas segalanya.
Setelah berdiskusi cukup panjang, Kenari memutuskan untuk berhenti bekerja di bulan depan. Sebenarnya, Kenari masih ingin terus bekerja tetapi Kenari tidak ingin mendengar rumor tidak enak nantinya.
Dylan menyambut baik keputusan Kenari, karena Dylan pun lebih ingin Kenari tidak sibuk bekerja. Apalagi di awal kehamilan ini Kenari mengalami pendarahan yang mengharuskan istirahat banyak.
•~~~~~~~~~•
Hari demi hari. Minggu demi Minggu, bahkan kini sudah menyentuh Bulan, kehamilan Kenari sudah jauh lebih terlihat dari sebelumnya. Kemahalan terasa menyenangkan jika kita menerimanya. Begitu pun dengan Kenari. Kenari memang sudah merencanakan ini dan ia menerima setiap momen yang ada.
Morning sickness, perubahan hormonal sampai berat badan yang mulai naik, Kenari menerima semuanya meski tidak mudah. Kenari ingin bayinya sehat, namun ketika ingin memulai makan mual itu datang. Sehingga hanya air putih saja yang bisa masuk. Kenari mencoba sabar dan menerima setiap masukan dari dokter untuknya.
Perubahan hormonal, membuat emosi Kenari kadang tidak stabil. Kadang kala Kenari merasa hal sepele membuat nya kesal dan sedih. Jika sudah begitu, Dylan lah yang menjadi tempat tumpahnya amarah seorang Kenari. Kenari marah dan kadang kala menangis, meskipun tidak jelas inginnya bagaimana.
Dylan selalu mendengarkan setiap keluh kesah Kenari. Baik itu cerita baik ataupun sedihnya Kenari. Menguatkan Kenari jika semua bisa di lalui dengan baik.
Mengingat kehamilan Kenari yang semakin membesar, perubahan berat badan Kenari juga mengingukti. Kenari selalu menjaga berat badan nya ketika sebelum hamil, namun kini ada bayi di dalam perutnya yang mengharuskan Kenari makan dua kali lipat lebih banyak. Kenari merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya yang semakin membesar, untungnya Dylan selalu ada untuk Kenari. Dylan meyakinkan dan juga memberi pengertian bahwa tidak apa-apa jika bertambah berat badan.
Banyak hal yang Kenari keluhkan, namun Dylan tetap bersabar menghadapi Kenari. Kenari yang manja, Kenari yang marah dan berbagai emosi lainnya.
"Dy, aku mau makan di luar sekarang."
"Dy, aku mau ikut ke kantor."
"Dy, kamu kenal perempuan itu, dia liatin kamu terus."
"Dy, kamu bosan nggak sama aku?"
"Dy, kamu jijik ngga liat badan aku?"
"Dy, kenapa kamu lembur terus? Kamu menghindar dari aku? Kamu udah nggak cinta sama aku lagi?"
