"Kegh!" seorang biksu mendapatkan pukulan telak ulu hatinya, melemparkannya dengan kejam menghantam dinding rumah warga. Debu beterbangan, menari dalam pusaran angin yang tercipta dari benturan dahsyat tersebut. Seorang master, dengan tatapan tajam bagai elang mengincar mangsa, menapakkan kakinya ke tanah. Tanah di bawahnya retak, membentuk pola seperti akar pohon tua yang menjalar, menunjukkan kekuatan luar biasa yang mengalir dari tubuhnya.
Dengan energi spiritual yang membara, ia mengayunkan tinjunya ke arah Feng Yongshen, menciptakan desiran angin yang memekakkan telinga. Feng Yongshen, meski menerima serangan beruntun dari para tentara dan biksu, ia tetap tidak mundur. Alisnya mengerut dengan sedikit senyuman. Menunjukkan minatnya dalam pertarungan ini.
Dengan gerakan secepat kilat, ia menghindari serangan tersebut, lalu membalas dengan pukulan telapak tangan yang mengarah ke dada sang master. Benturan terjadi, menghasilkan gelombang kejut yang menyebar ke segala arah, membuat pepohonan di sekitar bergoyang hebat.
Pertarungan mereka berlanjut, seperti dua naga yang saling membelit di udara, masing-masing mencoba mengungguli yang lain. Gerakan mereka begitu cepat dan mematikan. Sang master, dengan teknik "Tinju Naga Menghantam Langit", meluncurkan serangkaian pukulan yang mengarah ke berbagai titik vital Feng Yongshen. Namun, Feng Yongshen dengan lincah menghindari setiap serangan, lalu membalas dengan teknik "Tapak Harimau Sepuluh Arah", menciptakan pusaran angin yang mengelilingi sang master.
Melihat pertarungan dengan energi spiritual murni yang berkoar mengerikan, master biksu dengan bintang pagi ditangannya melompat menerkam Feng Yongshen dari belakang. Feng Yongshen dengan cekatan menyadarinya dan melesat kesamping dengan langkah hantu. Bintang pagi menghantam bumi, mengangkat sebongkah tanah besar ke udara. Dengan gesit master itu memukul bongkahan tanah yang melonjak dengan bintang pagi. Membuat bongkahan tanah tersebut terlempar ke arah Feng Yongshen.
Feng Yongshen di pihak berseberangan, dengan santai menyentuh sisi bongkahan tanah yang terbang ke arahnya dengan ringan. Menggunakan aliran halus energi spiritual di ujung jemarinya, meredam energi keras yang terbawa tanah. Kemudian melompat mengangkat kedua kakinya, melewati bongkahan tanah dengan menjadikannya sebagai poros berputar. Pria itu dengan mulus menghindari serangan yang berakhir menghantam rumah lain warga.
"Kalian ini sungguh-sungguh seorang biksu? Bukan pembunuh? Bagaimana bisa seseorang yang melayani Buddha, memiliki kemampuan bertarung yang mengerikan?"
Dua master yang sebelumnya berkolaborasi untuk menyerangnya kini berdiri berdampingan dengan punggung menghadap punggung. Kepala mereka berdua tertuju menghadap Feng Yongshen yang masih bisa menunjukkan senyum di wajahnya.
"Bahkan pelayan dari sang Dharma harus kuat untuk melindungi ajarannya!" master dengan Bintang pagi ditangannya mengencangkan rantai poros senjata dengan bunyi nyaring kemudian melesat dari tempatnya. Muncul dalam sekejap di hadapan Feng Yongshen dengan kepala berduri senjata yang akan menghancurkan tengkoraknya.
Feng Yongshen berhasil menghindar menggunakan Qing Gong ketika seseorang dari atas menghantamkan tinju ke belakang kepalanya. Membuatnya menabrak tanah begitu keras hingga sebuah lubang dangkal dengan celah retakan ranting pohon yang bercabang muncul.
Master dengan Bintang Pagi itu akan segera memberikan serangan penghabisan ketika Feng Yongshen bangkit dan menangkap kepala berduri senjata dengan tangan kosongnya yang dilapisi energi spiritual. Master lain yang berdiri disamping segera mengepalkan tinjunya dan akan menghantam pelipis Feng Yongshen yang berakhir ditangkis oleh lengan Feng Yongshen yang kini diselimuti lapisan energi spiritual hijau zamrud. Sejurus kemudian, Feng Yongshen memutar lengannya dan menangkap pergelangan tangan master itu.
Feng Yongshen diam menundukkan kepalanya, liontin di lehernya kembali menyala dalam warna hijau yang redup dan misterius. Mendapati kedua gerakan menyerang mereka dikunci oleh Feng Yongshen, kedua master berjuang untuk melepaskan diri. Tangan yang menangkap duri-duri Bintang pagi meneteskan darah karena daging yang terkoyak, namun Feng Yongshen tetap diam.
KAMU SEDANG MEMBACA
[SLOW UPDATE] THE GENERAL'S HATED OMEGA WIFE
Fantasy⚠️⚠️WARNING BL STORY, BAGI YANG TIDAK SEFREKUENSI DIHARAP MENJAUH! BIJAKLAH DALAM MEMBACA!!(WARNING 18+21+!!)⚠️⚠️ Liu Wenhua menjalani kehidupan pernikahan yang berbeda dengan apa yang ia idamkan. Menikahi seorang Alpha terkuat di kekaisaran tak mem...
![[SLOW UPDATE] THE GENERAL'S HATED OMEGA WIFE](https://img.wattpad.com/cover/328828095-64-k654998.jpg)