Chapter 108🌺

322 28 1
                                        




Tato tanduk iblis di tangan kiri Fa Hien mendadak berdenyut, seolah ada jantung kedua yang terbangun dari tidur panjangnya. Cahaya merah pekat yang bergetar liar memancar dari tato itu, dipenuhi niat membunuh. Garis-garis hitam kemerahan menjalar cepat dari lengannya, merambat seperti akar neraka yang menemukan tanah subur. Kulit Fa Hien terbelah oleh pola itu, naik melewati bahu, melingkari leher, lalu mencengkeram sisi kiri wajahnya tanpa ampun.

Setiap urat cahaya yang tumbuh membawa aura ganas yang menyesakkan. Pola berakar itu terus memanjang, mengeras, dan menebal. Melahap seluruh tubuh bagian kirinya, menciptakan simetri mengerikan antara manusia dan iblis. Mata kiri Fa Hien berubah dalam sekejap, menunjukkan warna asli yang telah lenyap ditelan merah neraka. Pupilnya menyempit menjadi garis vertikal, tajam dan dingin, seperti mata predator puncak yang telah memilih mangsanya. Chì Yàn Yǐng di genggaman tangannya bergetar, kemudian bilahnya menguarkan energi spiritual yang penuh dengan bau kematian secara ganas.

Taring mungil yang biasanya terlihat ketika ia tersenyum lebar, secara perlahan tumbuh memanjang. Wanita itu menarik sudut bibirnya, menunjukkan senyum yang menebar teror, seolah menantikan sebuah pertumpahan darah.

Rasa merinding merambat di tengkuk Nalan You ketika melihat perubahan tiba-tiba dari orang dihadapannya ini. Pupil mata di balik topeng itu mengecil ketika menyaksikan aura hitam yang menguar dari tubuh Fa Hien.

"Bukankah dia adalah seorang Sanzo?!"

Fa Hien dengan kuat menghantamkan bilah Chì Yàn Yǐng pada penghalang energi Kitab Muten. Sekali lagi, aliran kuat dari Listrik yang menyerang balik terlihat. Chì Yàn Yǐng terpental untuk yang kedua kalinya, namun kali ini lengan Fa Hien dengan kokoh menahan agar tubuhnya tidak terlalu terbuka.

"Sanzo macam apa....Sanzo macam apa yang berdarah iblis?!"

Nalan You bahkan tak berkutik karena keterkejutan yang memerangkap akal pikirannya. Yang tercermin di pupil matanya kini adalah senyum Fa Hien yang berubah menjadi gila dan penuh distorsi.

"BAHAHAHA! MATI?! AKU INGIN MELIHAT BAGAIMANA KAU MENGAMBIL NYAWAKU!" Fa Hien tertawa keras, bahkan tidak menyembunyikan kegilaan yang terpancar dalam sorot matanya. Tidak ada yang akan bisa mengira jika wanita penuh aura kematian itu adalah sanzo yang menjaga Kitab Uten yang mewakili elemen utama kehidupan.

Saat ini, justru ia yang terlihat lebih cocok untuk menjadi sanzo dari Kitab Muten.

Energi kematian dikeluarkan dengan lebih keras lagi dari bilah Chì Yàn Yǐng. Fa Hien mengangkat tangannya tinggi-tinggi sekali lagi, kemudian menghantamkan Chì Yàn Yǐng untuk yang ketiga kalinya!

Kali ini, sebelum Nalan You bisa bereaksi sebuah suara kaca yang pecah terdengar nyaring. Perisai energi Kitab Muten berhasil dihancurkan oleh Fa Hien.

"Ap-?!" Nalan You benar-benar tak berkutik karena terlalu terkejut. Ketika perisai energi itu pecah, Chì Yàn Yǐng ditarik dengan cepat kembali ke ruang Qian Kun Fa Hien.

Tanpa memegang senjata apapun, tangan kiri Wanita itu meraih perbatasan Naskah Penciptaan Langit dan Bumi antara Kitab Seiten dan Kitab Muten yang mulai menyatu. Gerakannya cepat dan tanpa ragu sedikitpun. Cakar iblisnya menusuk masuk ke batas penyatuan dua kitab tersebut. Seketika cahaya aksara kuno meledak liar, meraung seperti makhluk hidup yang dilukai. Hukum langit dan bumi meraung, menolak sentuhan terlarang itu dengan kekuatan menghancurkan.

Dengan satu hentakan ganas, Fa Hien merobeknya.

Fa Hien bukan sekadar memisahkan, melainkan merobek paksa Naskah Penciptaan Langit dan Bumi itu dari inti penyatuannya. Aksara-aksara ilahi tercabik, berhamburan seperti pecahan bintang yang sekarat. Kitab Seiten dan Kitab Muten terpisah kembali, terpental menjauh dengan jeritan panjang hukum dunia yang dipatahkan secara paksa.

[SLOW UPDATE] THE GENERAL'S HATED OMEGA WIFECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang