Chapter 99🌺

559 37 9
                                        




"Haaa..." Liu Wenhua menghela napas panjang dan menyenderkan tubuhnya di sebuah kursi kayu dengan ukiran kepala harimau di kedua sisinya. Mengelus perutnya yang membuncit, Liu Wenhua mengangkat pandangannya. Memperhatikan kondisi ruangan di sekelilingnya yang terasa familiar dan asing di saat yang bersamaan.

Saat ini ia sedang berada di dalam ruang kerja Tang Weiheng. Biasanya, Liu Wenhua tidak memiliki keberanian untuk sekadar membuka pintu ruangan ini. Namun, entah mengapa ia merasa sangat gelisah dengan kepergian Tang Weiheng dan akhirnya memutuskan untuk bersikap berani dengan berdiam diri di ruangan ini.

Selama ini ruang kerja inilah tempat dimana Tang Weiheng melakukan Sebagian besar aktivitasnya di dalam rumah. Hal itu membuat ruangan ini secara alami dipenuhi dengan jejak-jejak feromonnya. Liu Wenhua menelan kenyataan pahit bahwa dengan menyembunyikan kehamilannya itu berarti dia harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan akan feromon alpha.

Tak hanya dirinya sendiri, paman Yuan secara terang-terangan juga mengusulkan agar Liu Wenhua masuk ke dalam ruang kerja Tang Weiheng untuk meredakan suasana hatinya yang buruk.

Omega itu memperhatikan lagi perutnya yang membuncit. Setelah Tang Weiheng pergi dan janji yang diucapkan oleh pria itu terdengar, Liu Wenhua akhirnya berani untuk mengganti gaya berpakaiannya. Tubuh rampingnya yang dulu selalu rapi dililit oleh tiga lapis pakaian dengan ikat pinggang yang indah kini ditutupi oleh tiga lapis pakaian longgar yang tidak memberikan tekanan pada perutnya. Selain itu, dengan bertambahnya usia kandungan maka mau tak mau perut Liu Wenhua akan semakin membesar.

Liu Wenhua menarik napas panjang, berusaha menghirup sisa-sisa dari feromon Tang Weiheng yang tersisa di udara. Feromon orang itu biasanya membawa nuansa hutan pinus yang terasa dingin. Akan tetapi, dengan sisa-sisa feromon seperti ini, rasa mencekam dan dingin dari intimidasi feromon yang biasanya, dapat terasa sangat menenangkan. Liu Wenhua berpikir itu mungkin adalah efek dari kehamilan yang sedang dijalaninya dan ia juga senang dengan pemikiran ini.

Pandangan menelisik Liu Wenhua tiba-tiba berhenti terpaku pada sebuah lemari dengan banyak ornamen hiasan dan senjata kecil yang terpajang di dalamnya. Ia hanya pernah kesini dua kali dan tiap kali ia kesini, yang Liu Wenhua lihat hanyalah lantai kayu yang dingin. Ia tak pernah berani mengangkat kepalanya untuk menatap Tang Weiheng, terlebih lagi memperhatikan kondisi ruangan.

Membawa rasa penasarannya, Liu Wenhua berdiri dan berjalan mendekati lemari di sudut ruangan. Ketika ia tiba di hadapan lemari di hadapannya, Liu Wenhua berdecak kagum menatap ornamen dalam berbagai bentuk yang terpajang. Mulai dari patung emas, kura-kura giok, belati garuda, dan lainnya menunjukkan dengan jelas keterikatan sang pemilik dengan hal-hal militer.

"Aku tidak pernah tau dia memiliki hobi semacam ini...atau mungkinkah ini hanya pemberian orang?" Liu Wenhua bergumam, mengangkat tangannya untuk menyentuh kepala kura-kura giok. Omega itu tersenyum ketika menyentuh kepala kura-kura giok yang mengkilap, merasa senang dengan fakta baru yang ia temukan terhadap Tang Weiheng.

Ketika matanya menelusuri satu persatu benda di lemari, ia menangkap sebuah benda dengan warna mencolok di pojok bawah lemari. Omega itu kemudian duduk bersimpuh di lantai karena kondisi perutnya tak memungkinkannya untuk berjongkok.

Di pojok lemari yang menyedihkan namun tak berdebu terdapat sebuah kantung kain kecil yang teronggok menyendiri. Kantung brokat itu berwarna biru laut dengan bordiran bunga apricot bermutiara yang menghiasinya. Mata Liu Wenhua mengerjap begitu melihat benda yang tampak tidak asing baginya. Ia kemudian meraih kantung itu.

"Bukankah ini..." sewaktu ia kecil, ia memiliki model kantung yang sama persis dengan yang ia temukan saat ini. Ia ingat bahwa ia pernah memiliki sebuah kantung brokat halus yang disulam oleh neneknya untuknya. Karena dulu ia selalu sakit-sakitan, Liu Wenhua menggunakan kantung buatan neneknya untuk membawa elixir tetesan embun bulan. Liu Kong mengkhawatirkan kondisi kesehatannya, sehingga ia hampir selalu memastikan apakah Liu Wenhua membawa elixir bersamanya atau tidak untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan.

[SLOW UPDATE] THE GENERAL'S HATED OMEGA WIFECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang