Halooooooo.. lama banget gaketemu, semoga masih pada baca yaa!
Mingyu dan Jiho udah janjian buat olahraga pagi sama sama ke Kota Baru Parahyangan, ya mereka sepedahan dari rumah, seperti biasa olahraga sambil olahrasa, Jiho jajan lumayan banyak dan Mingyu juga ikutan.
Disana mereka juga ketemu sama Mina dan Jaehyun, Mina lagi ngambek kayaknya, keliatan dari bibirnya yang manyun.
"Pengen ke IKEA itu belum buka, masa nyuruh dibeli, pusing gue ah." keluh Jaehyun ke Mingyu waktu Jiho coba ngehibur Mina dengan jajan makaroni telor.
"Orang hamil emang gitu kali ya Jae," ucap Mingyu.
"Gue dulu pengen banget liat Rose hamil, ikut nemenin fase ngidam yang aneh aneh, kayaknya lucu buat diceritain ke anak gue sama dia nanti." Jaehyun langsung senyum kikuk, paham banget rasanya jadi Mingyu yang harus berpisah dipaksa keadaan.
"Gak ada kabar emang dari dia?" Mingyu gelengin kepala.
"Semua akses diblokir sama orang tuanya, padahal sama Rose gak ada masalah apapun dari dulu juga." Jaehyun cuma bisa nepuk-nepuk bahunya Mingyu. Gak lama dia ngelirik ke arah Jiho.
"Jiho gimana?" Tanya Jaehyun, Mingyu menarik nafasnya kasar.
"Setelah semua ini, gue ngerasa gak pantes buat siapapun,"
"Termasuk Jiho,"
Jawab Mingyu yang bikin Jaehyun ngerutin dahinya. Kok bisa?
"Terus lo ngapain deket-deket dia anjir? Kalo dia berharap gimana? Terus kalo dia tiba tiba suka dan nyaman sama lo?"
Mingyu mengangguk, paham kok.
"Dia gak mau mulai hubungan lagi sama cowok manapun," kata Mingyu.
"Tahu darimana?" Tanya Jaehyun penasaran.
"Sumedang,"
Jaehyun langsung mukul bahu Mingyu.
"Satu gebok gak akan dosa, sini lo gua pukulin!" Jaehyun muak, apalagi waktu lihat Mingyu ketawa-ketawa.
"Ya dia yang bilang,"
"Gue gak ngarang-ngarang, dan kita berdua emang sepakat buat heal the pain together, gak ada apa-apa."
Jaehyun ketawa,
"Sekarang lo pada bisa ngomong gitu, gak ada yang tau tahun depan kayak gimana." Katanya, Mingyu juga bales ketawa.
"Nah itu, jadi mending pelan-pelan aja gak sih, gak perlu ngarepin apapun, jalanin aja kayak biasa."
"Kita harus pulih sebelum memulai sesuatu, masih bawa bawa masa lalu ke hidup yang lebih baik tuh, aduh gak banget deh." ujar Mingyu.
Jaehyun terToHoK. #ytta
**
"Apa ini?" Eunha kaget waktu Jungkook nurunin barang barang bayi dari dalam bagasi mobilnya, Jungkook ketawa pelan.
"Buat anak Ayah sama Bunda," kata Jungkook sambil elus perut Eunha.
Seneng sih, tapi Eunha jadi merasa bersalah sama suaminya ini. Gimana ya, bingung.
"Makasih ya sayang," kata Eunha yang tiba tiba meluk Jungkook, Jungkook langsung meluk Eunha erat-erat.
Eunha nyiapin makan buat Jungkook sambil nunggu suaminya itu selesai mandi, gak lama Jungkook keluar dari kamar mereka sambil bawa sesuatu di tangannya, yang jelas bikin Eunha ketar ketir.
"Ini kacamata kakak gue kenapa ada disini, yang?"
"Hah? D—dimana?"
"Ini lho, di atas meja rias kamar kita." ucap Jungkook.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nikah ; 97 line
FanfictionSejatinya, setiap rumah tangga memiliki rahasianya masing-masing. Lalu, bagaimana mereka menghadapinya? Ikuti kisah ini, yuk? Highest rank: 05/03/23 #1 Eunha #1 Miyeon 07/03/23 #1 Mingyu
