Beberapa jam sudah Gus Alvian tetap berada di makam Baiti. Bahkan sampai hujan berhenti pun Gus Alvian tetap tidak bergerak sama sekali. Menatap gundukan tanah yang basah akibat hujan, sudah beberapa kali dia menghembus kan nafasnya.
Di karenakan udara yang dingin membuat Gus Alvian ambruk ke tanah.
"Hahaha akhirnya aku bisa berjumpa dengan mu lagi istriku"
Pandangan nya mulai menggelap, sayup-sayup terdengar suara seseorang memanggilnya.
Gus!
Gus sadar!
Nak bangun, bangun Al!
Deg!
Terlihat mata seorang pria terbuka, dia menatap sekeliling ruangan.
"Aku...dimana?" Tanya pria itu
"Ya ampun gus, ini di rumah sakit. Masa kamu lupa sih" pria itu melihat sumber suara itu, dan ternyata itu adalah ummi Zura. Gus Alvian bangkit dengan cepat, pergi ke brankas milik istri yang masih terlelap dalam tidurnya.
"Hah... ternyata hanya mimpi" ucap Gus Alvian menyugar rambut nya.
Gus Alvian melihat istrinya masih terbaring, memang tadi hanya lah mimpi.
*Bagi yang benar selamat untuk kalian 👏*
"Tadi teman Baiti mau pamit pulang tapi kamu nya tidur, jadi mereka nunggu ummi sama abi datang." Ucap kyai Yusuf.
"Dan juga kamu kenapa tadi nangis Al?" Tanya ummi Zura.
"Oh gak ada mi" ujar Gus Alvian menghapus jejak air matanya. Kembali menatap sang istri.
"Kamu tau, mimpi tadi sudah seperti kenyataan. Yang membuat aku larut dalam mimpi saking nyatanya sayang" batin Gus Alvian.
3 bulan sudah berlalu, tapi Baiti masih belum sadar juga. Dan seminggu ini gus Alvian selalu mual mual.
"Nak, lebih baik konsultasi sama dokter aja ya, siapa tau nanti bisa bahaya" ucap kyai Yusuf yang melihat anaknya mondar mandir ke kamar mandi.
"I- iya abi "
Seperti perintah Kyai Yusuf, Gus Alvian pergi menemui sang dokter.
"Apa keluhannya pak?" Tanya dokter itu.
"Badan saya mudah lelah, kram di perut, ingin tidur setiap saat dan juga mual mual" ujar gus Alvian
Dokter itu memeriksa dokumen yang ada di mejanya.
"Ini kejadian yang sangat langka" gumam dokter tersebut yang masih bisa di dengar oleh gus Alvian.
"Anda mengalami syndrom couvede yang dimana laki laki lah yang mengalami mual, pegal-pegal, kram di perut dan sering kelelahan" kata sang dokter menjelaskan.
"Dan apakah anda bersama istri anda? Supaya kita bisa cek langsung" tanya dokter itu sambil tersenyum manis
"I-istri saya lagi ada kerjaan, jadi gak bisa datang menemani saya" jawab Gus Alvian gugup
"Yah sayang sekali ya. Tapi gak papa, coba nanti anda suruh dia pakai test pack " ujar dokter itu dan memberikan resep obat penghilang mual.
"Terimakasih dok"
"Sama sama"
Setelah itu Gus Alvian keluar dan kembali ke ruangan dimana istrinya terbaring sakit.
"Hah, jika kamu bangun mungkin kita bisa USG. Siapa tau kamu hamil" batin gus Alvian
KAMU SEDANG MEMBACA
Al Dan Bai
Fiksi RemajaSeorang Gus yg dijodohkan dengan ketua geng motor. Tanpa Gus sadari bahwa geng motor itu bukanlah geng motor sembarangan. Seorang ketua geng motor yg duduk di bangku SMA hanya karena memiliki tugas dia dan sahabatnya harus kembali lagi duduk di ban...
