part 16:Dia akan datang

11 2 0
                                        

Di malam ini sangat canggung karena Baiti dan Alvian berduaan di kamar . Alvian disuruh oleh ayah Jadid untuk menginap malam ini .Karena sudah dua hari mereka berdiaman dan itu juga membuat mereka canggung. Mereka akan pulang ke pesantren besok pagi karna mereka tidak boleh lama lama keluar dari pesantren.

"Ekhem ,ambil wudhu untuk shalat isya' "ucap Alvian mencairkan suasana.

"Iya"

Baiti pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu setelah Baiti mengambil wudhu kini giliran Alvian yang masuk . Setelah semuanya siap mereka melaksanakan kewajiban bagi umat muslim.

"Assalamualaikum warahmatullahi"

"Assalamualaikum warahmatullahi"

Alvian menyodorkan tangannya ke Baiti,Baiti mencium tangan Alvian. Mereka melanjutkan shalatnya dengan Doa . Selepas selesai shalat Baiti merapikan sajadah dan mukena ke dalam lemari . Kini mereka di kasur yang sama tapi tidak berhadap hadapan.

"Maaf"

"Hah?"ucap Alvian

"Maaf karna sudah berbohong kepada mu dan tidak pernah memberikan hak mu"kata Baiti

"Aku sudah memaafkan mu dan untuk hak itu aku akan menunggumu sampai kamu siap"ucap Alvian

"Terimakasih"

"Sini hadap aku"kata Alvian, Baiti pun menghadap ke Alvian. Alvian pun memeluk Baiti saat mereka sudah berhadapan.

"Aku sudah siap"gumam Baiti

"Apa kamu yakin"tanya Alvian,Baiti hanya mengangguk

"Kita sholat Sunnah dulu"kata Alvian. Mereka mengambil wudhu dan shalat. Setelah selesai shalat Alvian menghadap belakang dan membuka mukena Baiti dan menggendong nya ke kasur .

"Sebelum mulai kita baca doa dulu,apa kamu tau doanya"ucap Alvian

"Tidak"

"Yaudah ikuti aku, bismillahi"

"Bismillahi "

"Allahumma"

"Allahumma"

"Jannibnaassyyaithaana"

"Jannibnaassyyaithaana"

"Wa jannibi syaithoona maarazqtanaa"

"Wa jannibi syaithoona maarazqtanaa "

Saat hendak mencium bibir Baiti datanglah bocil pengganggu yang membuka pintu.

"Aaaa,bundaaa"teriak Fatimah

"Awas"

"Aaaghk,aduh"ucap Alvian saat badannya jatuh dari kasur karna di dorong oleh Baiti.

"Heh sini kamu"kata Baiti tapi Fatimah tetap menuruni tangga menuju ke ruang tamu.

"Gak mauuu"

"Bundaaaa"

"Jangan lari nanti jatuh"peringati Bunda Aira

"Bunda kakak"

"Kenapa kakak sayang"tanya bunda Aira

"Tadi Bun kakak mau berciuman dengan bang Vian "kata Fatimah

"Mana ada"elak Baiti

"Iya bunda, sumpah Hira mana bohong "ucap Fatimah

"Waw, sepertinya gue akan punya keponakan"kata Hani

"Gak ya gak"ucap Baiti lalu naik ke atas.

"Ada apa sayang"kata Alvian saat berpapasan dengan Baiti di tangga.

Al Dan Bai Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang