Bab 17 ~> Makan Bareng

477 36 0
                                        

{Di Castle}

[2 hari telah berlalu]

Pagi harinya...

Phuwiniy duduk santai diruang tamu sambil main gitar. Disampingnya, Forlan ikut nimbrung, nyanyi-nyanyi gak jelas.

"Oh, gila~" ucap Phuwiniy sok-sok husky sambil petik gitar ala musisi galau.

"Ini mereka nyanyi apaan sih anjir?!" celetuk Savan dari meja makan, sambil nyuapin sosis ke mulut Winan yang mangap kayak bayi.

"Udah, jangan diliatin. Mereka lagi ngamen gratis." ujar Winan santuy sambil ngunyah.

"Tak masuk logika~"
"Termangu hatiku~" lanjut Forlan.

"Nih bocah ngapa sih, belum sarapan udah kerasukan radio rusak." celetuk Brayden yang baru bangun sambil garuk kepala.

"Kau menggenggam~"
"Ku menadahnya~" sambung Phuwiniy dengan penuh perasaan.

"Maaf, ga ada receh, Bang." celetuk Raychen sambil lempar bantal kecil ke arah mereka.

"Oh, gila~" Forlan lanjut lagi, makin semangat.

"Lo yang gila, njir!" celetuk Dunfiw yang lagi masak sama Nayfan, sambil tahan tawa.

"Ini tak biasa~"
"Tertekun hatiku~"
"Kau menggenggam, ku menadahnya~" lanjut Phuwiniy sok deep.

"Ho-oh-oh (ah-ah)~"
"Ho-oh-oh-oh, ho-oh-oh~"
Forlan nyanyi sambil tutup mata, tapi suaranya fals parah.

"Kaya tikus kejepit, sumpah!" celetuk Nayfan sambil ngaduk telur diwajan.

"Nayfan mau cobain dong~" manja Patwan yang tiba-tiba muncul dari belakang Nayfan.

"Nih, makan nih!" Nayfan langsung suapin dia dengan sendok gede.

"Ih, jahat banget lo! Tapi... enak." ujar Patwan sambil lanjut ngunyah.

"Jangan salahkan~ fahamku kini tertuju~ ooh~" lanjut Phuwiniy lagi, makin masuk ke dunia sendiri.

"Siapa yang tau~ siapa yang mau~" lanjut Forlan.

"Ternyata gini ya, kalau dua bocah ini digabung: yang satunya musisi, yang satunya lagi musibah." celetuk Naravan yang tiba-tiba duduk disebelah mereka sambil buka buku.

"Kau di sana, aku di seberangmu~" lanjut Forlan dengan semangat sambil nunjuk ke depannya gak disangka ada Gama.

"Hah?! Gue?" ucap Gama yang baru masuk ruang tamu sambil ngeliat Forlan.

"Bukan lo, ge-er banget njir!" celetuk Forlan langsung nyamber.

"Anjir, Forlan! Dikit lagi bagian enaknya!" ucap Phuwiniy kesel.

"Lo sih, Gama! Ganggu, anjing!" sambung Forlan dramatis.

"APAAN SIH! GUE BARU DATENG, BANGSAT!" ucap Gama frustrasi.

Tiba-tiba Forlec dateng sambil ngulet.
"Ada apa ini ribut-ribut?!"

"Telat lo. Konsernya udah bubar." celetuk Winan sambil ngelap mulut pakai tisu.

"Konser apaan, anjir? Gue laper." ujar Forlec lempeng sambil jalan ke dapur.

Di dapur....

Forlec masuk dan ngelihat tumpukan roti, seperti sandwich yang dimasak sama Dunfiw dan Nayfan.

Forlec masuk dan ngelihat tumpukan roti, seperti sandwich yang dimasak sama Dunfiw dan Nayfan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Forbidden CastleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang