Nginep

3.3K 273 25
                                        

.
.
.
.

" Assalamualaikum."

Jay membuka pintu utama rumahnya. Siang ini dia pulang ke rumah buat ambil dokumen yang ketinggalan tadi pagi.

" Waalaikumsalam, kok dad udah pulang?" ucap Mark yang sedang bermain PS di depan televisi.

" Mau ambil dokumen, ketinggalan tadi."

Mark mengangguk.

Jay menuju ke ruang kerjanya dan mengambil dokumen yang tertinggal. Sebelum kembali ke kantor, ia sempatkan dulu ke dapur untuk masak makan siang anak-anaknya.

" Masih ada bahan-bahan gak ya" Jay membuka kulkas. Ada beberapa bahan yang Jay bisa masak jadi beberapa makanan.

" Buat sayur sop aja deh. Ada pentol, tempe, tahu, sama telur" Jay mengeluarkan bahan-bahan yang dibutuhkan. Kemudian dengan terampil Jay memotong bahan-bahan dan menyiapkan bumbu-bumbunya.

Kayaknya nanti dia harus belanja bulanan karena bahan makanan udah pada abis. Jajanan anak-anaknya juga pada mau abis.

" DAD! Ada paket cod" ucap Mark.

" Pake uang di laci tv, kak" balas Jay sedikit berteriak.

" IYA."

" Paket apaan njir cod. Perasaan gak pernah cod deh" gimana Jay.

Mungkin punya anak-anaknya pikir Jay.

" Dadi, minta uang dong?" ucap Mark yang tiba-tiba sudah ada di dapur.

" Buat apa, kak?."

" Beli es tung tung di depan."

" Di laci tv gak ada uang lagi?."

Mark menggeleng. " Uangnya pas buat bayar paket."

Jay merogoh saku celana kerjanya untuk mengeluarkan dompet. Ia memberikan Mark uang sejumlah dua puluh ribu.

" Dad beliin lima ribu, kak" ucap Jay.

" Kenapa gak sepuluh ribu? Lima ribu dikit loh, dad. Harga normalnya dua ribu satu cup kecil" ucap Mark.

Jay menambahkan sepuluh ribu ke Mark. Emang ya anak-anaknya tuh kalo soal jajan hebat banget. Kalo sampe Omanya tau pasti dimarahin karena suka jajan terus. Padahal sama Yuna disuruh menabung biar gak jajan terus.

" Pas ya uangnya satu orang sepuluh ribu" ucap Jay.

Mark memberikan jempolnya dan langsung lari ke depan. Orangnya udah nungguin di depan soalnya.

Jay kembali berkutat dengan masakannya. Kurang lebih ya satu jam semua makanan sudah jadi.

Jay tata makanan di meja makan dan mengambilkan nasi untuk Mark dan Joe. Kuah sop nya panas jadi nasinya di dinginin dulu biar gak sama-sama panas. Setelah itu Jay mau angkat jemuran dulu. Kalo ngandelin anak-anaknya sampe Maghrib gak diangkat tuh jemuran.

Selesai angkat jemuran, Jay panggil mau bangunin anak bungsunya dulu. Sejak Jay pulang tadi, Joe udah tidur di sofa depan tv.

" Dek bangun yok, makan dulu" Jay mengelus kepala si bungsu.

Daddy Jay's FamilyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang