❤Selamat membaca❤
Tandaiiii typoo
Jangan lupa vote dan komenn
karena vote dan komen kalian sangat di butuhkan buat author 😊🤍🙏🙏
⋇⋆✦⋆⋇
Sesampai nya di bawah gus arsya terkejut ternyata mertua nya sudah datang, langsung saja Gus arsya berjalan dengan sopan lalu menyalimi tangan dirgan, Vina dan juga shaka di ikuti oleh khanza dari belakang dan saat depan adira Gus arsya menangkupkan tangan nya di depan dada tapi tidak dengan khanza.
Setelah itu Mereka berdua pun duduk di kursi yang masih kosong, tepat sekali khanza duduk nya di kursi yang di samping nya ada mertua dari Gus arsya alias orang tua alm syifa
" Istri mu ini sya? "Tanya pak dirgan
Gus arsya tersenyum dan mengangguk" Iya pah".
"Masya allah cantik sekali kamu nak".puji Vina pada khanza, sementara khanza hanya bisa terseyum malu
" Maaf yah kita nggak dateng waktu acara nikahan kalian, karena waktu itu kita juga lagi ada di Mesir".lanjut Vina menjelaskan
"Tidak apa-apa mm-".khanza kebingungan, ia harus memanggil apa pada Vina. Vina yang menyadari itu tersenyum sembari memegang tangan khanza lembut
" Panggil Mama aja nak".
"Ah iya ma".khanza tersenyum canggung, ia menggenggam tangan suami nya sangat erat karena menahan rasa malu. Gus arsya yang mengerti pun mengusap tangan istri nya
" Nggak apa²sayang ada mas".bisik Gus arsya, khanza pun hanya tersenyum sembari mengangguk kecil.
Setelah beberapa menit berbincang² abah mengajak mereka ke lapangan karena acara sudh mau di mulai, sesampai nya di lapangan mereka langsung di sambut dengn suara santri/wati yang sedang bersolawat di iringi dengan alunan hadroh, mereka di persilahkan untuk duduk di tempat yang sudah di persiapkan khusus keluarga ndalem.
Sementara Gus arsya, abah dan juga pak dirgan mereka naik ke panggung. Saat sudah naik para tamu² langsung bersalaman pada abah, Gus arsya dan juga pak dirgan.
Semua santriwati bersorak ria ketika Gus arsya naik ke atas panggung
"Ya allah Gus aura nya kaya bujang"
"Aaaaa bercahaya banget muka Gus arsya"
"Aaaa gus aku tunggu duda mu lagi Gus"
Kira²Begitulah ocehan² mereka semua Dan banyak lagi.
"Ekhem masih semangat bersholawat? " Tanya Gus arsya dengan menggunakan mic
"MASIIHHH!!!" Jawab mereka semua dengan penuh semangat dan kegembiraan
"Masya allah siap sholawatan lagi?
" SIAP!!!
"SOLLU'ALANNAB MUHAMMAD! "
"SOLLU ALAIH!"
Dengan suara merdu nya gus arsya mulai melantunkan sholawat nya di ikuti dengan alunan suara hadroh yang menggema merdu di lapangan pondok pesantren al hikmah
"Dhoharoddiinul muayyad bidzhuhuurin nabi Ahmad
"Dhoharoddiinul muayyad bidzhuhuurin nabi Ahmad
"Ya hanana nabi muhammad dzalikal fadhlu minallah.....
" ALLAH"
Tepat pada bagian lafadz"ALLAH", para santri itu menyebutnya dengan sangat keras dan penuh semangat, Suara mereka yang keras dan serempak membuat suasana semakin meriah penuh makna, seolah-olah langit dan bumi bergema dengan suara mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARKANZA
Teen FictionSILAHKN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ⚠️ INI HASIL HALUAN DAN PEMIKIRAN SAYA SENDIRI!! SAYA TIDK MENYONTEK ATAU MENSALIN CEITA LAIN. maaf kalo ada , tokoh² atau kejadian dll yang sama maaf karna itu tidak di sengaja 😊 ini cerita hasil pemikiran saya...
