chafter 38

568 33 3
                                        

                       SELAMAT MEMBACA🤍🤍🤍

            VOTE NYA GUYS JANGAN LUPAAA🥰🥰🥰

Di rumah sakit

"Assalamu'alaikum "salam dari Gus arsya, abah juga umi

" Waalaikumsalam ".jawab mereka yang ada di sana, Gus arsya sangat bahagia melihat istri nya sudah sadar, ia berjalan menuju brankar istri nya

" Alhamdulillah kamu udah sadar sayang".

"Kamu siapa? "

Deg

Bagaikan di sambar petir di siang bolong, hati nya sangat sakit ketika mendengar ucapan yang di lontarkan istri nya. Mimpi itu? Yah dia ingat dengan mimpi itu, ternyata mimpi itu menjadi ke nyataan

"Kamu mau bohongin mas hm?

" Sya kamu yang sabar yah".ucap dirgan seraya memegang bahu Gus arsya

"Pah ni pasti bohongkan? Dirgan bukan nya menjawab ia malah membawa menantu nya ke pelukan nya, Gus arsya menangis di dalam dekapan dirgan

Umi dan abah pun sangat terkejut dan tidak percaya dengan semua ini, umi menatap putra sulung nya kasihan. Umi menangis di pelukan abah dengan lembut abah mengusap punggung istri nya agar tenang

"Assalamu'alaikum"salam dari kenan, aisyah dan juga ilham yang baru saja memasuki ruangan itu, tapi sebentar, kenapa mereka menangis? Ada apa? Bukan kah harus nya bahagia karena khanza sudah sadar?

"Waalaikumsalam"

"Sayang alhamdulillah kamu udah sadar nak".bunda Aisyah langsung memeluk putri nya untuk melepas rindu

" Bunda? "

"Bunda kangen sama kamu nak".aisyah melerai pelukan nya

"Khanza juga kangen sama bunda, bunda kenapa nangis? "Khanza mengusap air mata yang membasahi wajah cantik bidadarinya

" Bunda gak apa²kok".

"Ayah".ucap Khanza

Ilham tersenyum ketika di panggil oleh Putri " Iyah sayang ayah di sini".

"Khanza kangen ayah".ilham memeluk tubuh putri nya, setelah itu ilham mencium kening dan juga pipi Khanza

" Ayh juga kangen sama kamu sayang".

Kenan menatap bingung ke arah arsya, kenapa arsya menangis?

"Sya lo kenapa? Tanya kenan

"Ti-

" Khanza tidak mengingat arsya".bukan  Gus arsya yang menjawab tapi vina

"Maksud nya? "

"Kata dokter Akibat benturan yang keras Khanza gak akan keingat kejadian-kejadian sebelum kecelakaan. Bahkan, khanza mungkin tidak mengingat orang²terdekat nya atau dirinya sendiri".jelas Vina

" Kamu sama sekali gak inget suami kamu dek? "Tanya kenan pada Khanza, namun Khanza menjawab dengan gelengan kepala

" Ayah suruh dia pergi Khanza gak mau liat dia".ucap Khanza pelan pada ilham

Kenan maupun ilham dan aisyah sama²terkejut

***
Sekitar pukul 17:25 di ruangan Khanza, saat ini Khanza sedang makan di suapin oleh aisyah

"Kepala kamu masih terlalu sakit gak? " Tanya aisyah di sela² nyuapin putri nya

"Lumayan sih tapi gak terlalu banget".

" Syukur deh, habis ini makan obat yah biar cepet sembuh".

"Iyah bunda".jawab Khanza sambil tersenyum manis

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 19, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ARKANZATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang