chapter 22

2.9K 149 8
                                        

TANDAI TYPO ⚠️

Setelah sholat ashar Gus Arsya ust Agam dan ust Fauji keluar dari pesantren untuk melanjutkan pencarian nya, dengan kecepatan tinggi gus arsya menjalankan mobil nya,

"Sya bisa gak pelan² bawa mobil nya gua takut". Ucap ust fauji ketakutan

sedangkan gus arsya ia tidak menghiraukan ucapan uat fauji. Ust agam pun sama tidak menghiraukan ucapan teman nya.

Ust Agam hanya terus memikirkan ke adaan alya, dalam hatiny ia terus berdo'a Semoga alya tdak kenapa², jujur ia tidak ridho kalau orng itu sampai berani mnyentuh alya apalagi alya adalah oraang yang selama ini ia cintai dalam diam

Gus arsya terlalu fokus menatp ke arah depan dengan pikiran yang terus memikirkan alya, sampai ia tidak sadar tiba² ada sebuah bola menggelinding ke arah nya bersamaan dengan seorang anak kecil yang berlari untik mengambil bola tersebut.

"SYAAA AWASS!!! Teriak ust agam dan ust fauji, dengan cepat gus arsya membelokan mobil nya ke kiri

"Hampr aja lo nabrak tuh anak kecil sya''. lagi² gus arsya tidak menghiraukan ucapan ust fauji

Ya allah lindungilah adik hamba, hamba gak ridho kalau dia macam² sama adik hamba batin gus arsya

***

''Nih makan'' orang itu menyodorkan nasi pada alya namun alya hanya diam menatap orang itu dengan penuh kebencian

''Cepet makan tangan gue pegel nihh''.Ucap orang itu lagi namun alya malah membuag muka anya ke samping

prangg

Bbrakk

Orang itu melempar piring ke sembarang arah sambil menendang kayu membuat alya terkejut bukan main

''Mau lo apa sihh!!' garam orang itu

''LO BISA DIEM GAK! BISANYA CUMAN NAGIS NAGIS DAN NAGIS!

''Dah lah bim mending lo senth aja,kalau nunggu mereka lama''.sahut teman nya, orang yang benama bima itu terseyum sinis

''' bener juga apakata lo''

'' abis lo gue gantian''.

"Ok". Bima beralih menatap Alya

'' lo tenang aja gak bakalan sakit kok''ucap bima membelai wajah alya dengan lembut

''PERGII!! JANGAN SENTUH SAYA!! Teriak alya dengn tangisan yang semakin menjadi

Bima membuka kerudung alya ke sembarang arah, dan sekarang rambut pnjangg alya sudah terlihat, mahkota yang selama ini ia jaga sudah hancur, bima terkesima melihat rambut alya yang sangat indah menurut nya. Dan tangan nya terangkat untuk mengelus rambut alya

''BERANI NYA KAMU NYENTUH KEPALA
SAYA HIKS... DASAR MANUSIA BIADAB!!

PLAKK

''JAGA UCAPAN LO ANJ***

''KAMU MENJADIKAN SAYA TARGET SAYA DATANG KESINI DAN KAMU SAMA TEMAN KAMU MENJEBAK NYA IYA?!!

Bima tertawa kecil dan mendekatkan wjah nya kewajah alya sedangkan alya ia terus memundurkan wajah nya ''yes baby, cup''bima mencium pipialya sekilas

Dughh

Dengan keras alya menendang alat kejantann bima

'' ANJ*** B****T SAKIT TO**L!! Umpat bima

Jujur ia sangat kecewa sama dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga kesuacin nya, sekarang tubuh nya sudah kotor

''Bimm lo gak apa²'' tanya deri

ARKANZATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang