charter 36

1.2K 74 6
                                        

                      SELAMAT MEMBACA ❤❤

                                 TANDAI TYPO ⚠️

Jangan tinggalin jejak kalian guys vote dan komen nyaa🤗🤍🤍

Sesi tanya-jawab para santri masih berlangsung dengan meriah dan penuh semangat, dengan para santri yang bersemangat untuk menjawab pertanyaan karena mendapatkan hadiah. Gus Arsya, abah dan juga guru²lain nya sangat bangga dengan kemampuan dan semangat para santri.

"Siapa nama ibu Nabi Muhammad SAW?" Seorang santri kecil dengan percaya diri mengangkat tangan dan menjawab, "Aminah binti Wahb!" Tamu undangan tersebut tersenyum dan memberikan hadiah kepada santri kecil itu. Santri kecil itu mengangkat hadiah nya ke atas dengan bangga.

Para tamu dia buat tertawa dengan tingkah nya.Saat tengah melihat keseruan para santri tiba² HP Gus arsya berdering menandakan ada telfon masuk, ia pun langsung mengangkat nya

Assalamu'alaikum sya istri lo...

"Waalaikumsalam Istri saya kenapa?

Istri lo pingsan

" Apa!! Dimana? "

Deket kamar mandi santriwati, buruan lo kesini

"Saya kesana sekarang".

Tut tut tut , Gus arsya mematikan sambungan nya sepihak. Saat ingin beranjak tiba²abah memanggilnya nya

" Mau kemana nak? "Tanya abah pelan

"Istri arsya pingsan abah".mendengar hal itu abah langsung panik

" Dimana?

"Di area santriwati abah"

"Abah ikut nak".pinta abah

" Jangan, abah disini aja biar arsya yang kesana".

"Yasudah hati²ya nak, kalau ada apa kasih tahu abah".

" Iya abah assalamu'alaikum ".

" Waalaikumsalam " Setelah itu Gus arsya pun turun dari panggung, dengan langkah cepat ia berjalan menuju area santriwati, dalam hatinya ia terus berdoa semoga istri nya tidak kenapa²

Beberapa menit kemudian ia sudah sampai di area santriwati, tak sengaja ia mendengar suara tangisan anak kecil, ia langsung berlari ke arah suara itu. betapa terkejut nya ia saat melihat keadaan istri nya sudah tak sadarkan diri dengan darah yang keluar dari kepala nya menembus jilbab nya

"Astaghfirullah, sayang".gus arsya mengangkat kepala istri nya kepangkuan nya

"Bangun sayang, ini mas".gus arsya menepuk pipi istri nya agar membuka matanya, tapi tidak ada tanda²istri nya sadar

"Apa yang terjadi agam? " Tanya Gus raya pada ust agam

"Gue juga gak tahu, waktu gue, hanan sama farhan lagi patrol trus gak sengaja denger ada yang nangis dan pas kesini istri lo udah begini dan dia nangiss karena ketakutan".jelas ust agam

" Terus hanan sama farhan kemana? "

"Mereka ngejar seseorang, menurut gue dia yang udah nyelakain istri lo".

Tangan Gus arsya mengepal kuat, emosi nya sudah mulai tidak bisa di kendalikan namun ia harus menahan nya dulu

" Saya akan bawa istri saya ke rumah sakit, kamu antar kan dulu gevan ke mbak adira"

"Oky, hati²sya".

Gus arsya mengangguk dan langsung menggendong istri nya lewat jalan belakang, sementara ust agam ia membawa gus kecil nya ke lapangan namun saat di tengah perjalanan nya bersyukur ia bertemu dengan shaka

ARKANZATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang