berkunjung

118 23 8
                                        

Karena kejadian anak tadi siang, Jaemin kembali dilanda kesulitan tidur. Padahal hidupnya sekarang jauh lebih bahagia, bahkan ia masih memiliki orangtua angkat yang lengkap dengan kekayaan yang luarbiasa. Tapi perasaan ditinggalkan itu kembali hadir walau hanya berupa kenangan kelam.
  

Lalu kembali Jaemin putuskan untuk membaca buku kesukaannya, yang mungkin sudah dibaca berulang-ulang lebih dari lima kali, karena pada edisi yang terkahir si penulis memutuskan untuk hiatus tidak jelas.

“Hah semoga aku bisa ngantuk setelah membawa ini, ck sampulnya sudah sangat rusak, siapasih ‘yellow’ ini? aku harus segera menemukan dia, jika dia tidak mau merilis buku, paling tidak dia harus bercerita padaku!”





Berbicara soal buku ‘Pink Undercover’, awalnya Jaemin tidak sengaja mendapat buku itu sebagai hadiah gratis dari toko buku karena sudah banyak membeli buku lain. Sepertinya karena masih baru rilis buku itu masih coba untuk diperkenalkan, dengan memberi harga murah dan dijadikan sebagai gift.
 
  
Disaat senggang sepulang dari kampus Jaemin sedang mengistirahatkan diri, namun ponsel dan laptopnya sedang di charge, jadi iya coba mencari kegiatan lain. Diliriknya buku dengan sampul berwarna pink dengan guratan kuning itu sedikit mencolok, barulah ia ingat dapat buku ini secara gratis. Jadi coba ia buka plastik pembungkus dan membaca sedikit sinopsisnya. Baru kali ini Jaemin membaca buku yang bukan tentang keilmuan, melainkan fiksi kehidupan sehari-hari. Entah mengapa Jaemin terhanyut akan rangkaian demi rangkaian kata yang ditulis disana, entah mengapa Jaemin merasa nyaman akan penyampaian kata demi kata dari penulis itu.
  
 
Ternyata yang merasakan hal sama bukan hanya Jaemin, buku itu lumayan laris dipasaran walau tidak semeledak buku dari penulis terkenal juga. Hingga bisa merilis volume kedua, tentu kali ini Jaemin dengan antusias membeli kelanjutan buku sebelumnya. Lalu rencana rilis volume ketiga pun sudah berada di depan mata, penulis sudah merilis beberapa bab di ebook terlebih dahulu sebagai preview.
  
 
Buku yang bisa dikatakan seperti Novel itu sebenarnya hanya kisah sederhana tentang seorang pria yang terlihat dingin dan kasar dari luar, namun berhati bijaksana, mulut dan otaknya bekerja secara selaras sehingga membuat semua tindakannya penuh perhitungan. Ditambah memiliki kepandaian, sehingga banyak orang yang terkagum pada pria itu, dan menjadikannya sebagai penasehat tim khusus. Dan poin plus pria ini tampan dan begitu mempesona.

(misal ada yang nonton The Art of Negotiation – Lee Jehoon, nah mirip seperti itu)

Namun entah kenapa si ‘Yellow’ itu memutuskan untuk hiatus sementara tanpa tau kapan akan kembali, sehingga volume ketiga dari buku itu mangkrak begitu saja.




Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

 

 

Karena itulah Jaemin berada disini sekarang, di depan pagar Panti Asuhan tempat tinggal pertamanya dulu setelah ditinggalkan. Tidak ada banyak perubahan dari bangunan utama rumah ini malah terlihat semakin tua, namun ada penambahan beberapa area bermain. Dimana sesuai informasi dari anak buahnya bahwa Panti ini salah satu sumber informasi dimana dia bisa memcari yellow si penulis.

HERE JAEMRENTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang